Kringg.....kringg.....kringggg terdengar suara bel istirahat berbunyi
” baiklah semuanya kerjakan tugas kalian di rumah ingat Minggu depan semuanya harus di kumpulkan dan tidak ada alasan apapun untuk tidak mengerjakan nya paham”
" Paham pak ”
Setelah pak guru meninggalkan kelas satu persatu para siswa di kelas juga mulai meninggalkan kelas dan saat ini hanya tersisa 6 orang siswa perempuan di dalam kelas tersebut.
” Nadia kamu mau beli apa nanti di kantin ?” ucap salah satu siswi itu.
Nadia ya itulah namaku, aku adalah seorang siswi dari sebuah sekolah SMK kecil yg berada di perbatasan kota , sekolah ' Bunga harapan ' namanya, aku juga memiliki 5 orang sahabat disini yang selalu senantiasa ada untukku.
” apa aja lah yang penting bikin kenyang wkwk” ucapku pada teman-temanku
Kehidupan ku terasa menyenangkan ketika berada di dekat mereka walaupun tidak jarang ada perselisihan dan perbedaan pendapat di antara kami , tetapi itu semua tidak cukup untuk bisa memecah belah hubungan kami itu yang membuat ku merasa tenang berada bersama mereka.
Akan tetapi .....
Brakkkkkkkkkk terdengar suara meja di gebrak sangat keras
" Maksud kamu apa ry pindah? Kamu mau pindah sekolah? Kenapa kamu baru ngasih tau kami sekarang hahh, kenapa kamu harus segala pindah sekolah, walaupun sekolah kita sekarang tergolong kecil tapi setidaknya kita masih bisa belajar dengan nyaman disini, kenapa harus pindah ry? Kenapa? Hiks hiks ”.
" Udah dew udah jangan nangis kasian Riry setidaknya kasih dia kesempatan buat ngejelasin kekita okay ” ucap Meisya mencoba menenangkan dewi .
" Maafin aku semuanya aku juga gak mau pisah sama kalian tapi aku gak bisa ngelakuin apa apa ini semua sudah di atur orang tuaku, aku juga baru diberi tahu soal keputusan ini semalam dari mama dan ayahku , aku juga sebelumnya nggak tau apa apa soal ini hiks maafin aku semuanya hiks hiks " ungkap riry sambil menangis tersedu-sedu .
Sedih rasanya ketika harus berpisah dengan orang orang yang kita sayangi tapi apalah daya setiap orang memiliki arah takdirnya masing-masing.
Seperti halnya ketika aku dan yang lainnya mendengar penjelasan teman kami riry rasanya berat dan sakit untuk berpisah.
Hening!!!
ya itulah yg terjadi di sebuah salah satu meja kantin yang menjadi tempat biasa kami berkumpul sekedar menghabiskan waktu istirahat dan tentunya makan .
Tidak ada satupun diantara kami yang mengeluarkan suara sedikit pun sampai pada akhirnya salah satu temanku nisa mencoba mencairkan suasana
" Emmm gimana kalo kita makan dulu setelah itu baru bahas lagi , makanannya udah hampir dingin, nanti jadi gak enak lagi loh " ucapnya.
" Riry kapan kamu bakal pindah sekolah? " Tanya alia
" kira-kira sekitar satu bulan lagi " jawab riry dengan wajah tertunduk lesu " mungkin tepat setelah pembagian raport bulan depan aku bakalan langsung berangkat ke kota"
Lanjut riry berkata " aku tau kita sering mengambil foto bersama selama ini, tapi aku ingin kita semua melakukan foto studio bersama sama sebagai pengambilan foto terakhir dan juga kenangan terakhir aku bersama kalian aku mohon kalian semua mau melakukan nya sebelum aku pergi "
" Ry tenang aja jangankan foto studio bersama, kami janji sebelum kamu pergi kami bakal ngasih kamu banyak kenangan lainnya " jawab Meisya sambil menatap sendu riry.
" Tentu aja " kata Dewi
" Iyaa pasti seru, iyakan nis ?" kata alia
" Iyaa tentu aja al " jawab nisa
" Baiklah ayo kita semua buat banyak kenangan bersama sama sebelum riry pindah " kataku setuju
" Terimakasih semuanya " ucap riry kepada kami semua sembari tersenyum
...........
Hari demi hari tak terasa telah berlalu dan tak terasa juga sudah banyak kenangan indah yang kami ciptakan bersama.
Selama beberapa hari terakhir ini waktu kami habiskan bersama dengan menonton, menginap, berpesta api unggun, menjelajahi berbagai tempat hiburan dan banyak lagi itu semua kami lakukan untuk sahabat kami riry .
Dan sekarang tak terasa dua Minggu lagi menuju pembagian raport sekaligus perpisahan kami
" Halo mei udah dimana aku sama yang lainnya udah nunggu lama di rumah alia kamu lagi ngapain sih lama banget " omel ku kepada Meisya karna sudah jadi kebiasaannya setiap ada acara apapun selalu saja terlambat .
Kami sebagai temannya sudah muak dengan kebiasaan nya ini, rasanya setiap kali dia terlambat ingin rasanya kami datang beramai ramai ke rumahnya dan langsung menyeretnya pergi .
Hari ini adalah hari yang kami sepakati untuk melakukan foto studio yang sudah sejak lama kami rencanakan
Kami semua sepakat untuk berkumpul di rumah alia sebelum ke studio foto, kami juga berencana untuk jalan jalan dulu sehabis selesai foto studio, aku pikir kami sudah akan bisa berangkat sekitar pukul 8 pagi tapi sudah jam setengah 10 kami malah masih menunggu Meisya untuk datang hadehhhhh.
Pada akhirnya pada pukul 10 pagi kami semua mulai berangkat dan selesai pada sore hari nya.
Malam sebelum hari yang tidak di tunggu tunggu pun tiba aku, Dewi, Alia, Meisya, Nisa dan juga riry kami semua 6 bersahabat mengadakan acara menginap di rumah teman kami riry
" Ry nanti di sekolah baru kalo kamu udah dapat teman teman baru jangan sampai ngelupain dan jadi asing ke kami yang ada di sini ya awas aja kalo sampe lupa " ucap dewi " iyaa ry awas aja kalo sampe lupa bakalan ku teror kamu ry " sambung alia
" Iyaa tenang aja aku gak bakalan lupain kalian kok apalagi jadi asing ke kalian janji " ungkap riry
Tok... tok
Suara pintu di ketuk pelan dan perlahan lahan mulai terbuka
Setelah pintu terbuka terlihat tante karina berjalan ke arah kami sambil membawa minuman dan cemilan
" Mama " ucap riry
" Tadi mama denger semua percakapan kalian mama juga turut sedih juga, tapi Perpisahan bukan berarti kalian tidak akan bisa berjumpa kembali, perpisahan hanyalah nasihat supaya kalian tetap akrab ketika bertemu kembali " ungkap mama riry
Sambung nya " kalian masih bisa berkirim pesan dan saling menghubungi lewat telpon meski kalian terpisah oleh jarak sekalipun, jangan sampai kalian menjadi asing setelah perpisahan ini, mengerti "
" Iyaa mama "
" Iyaa tante " ucap kami semua
...........
Keesokkan harinya ...
" Juara ke tiga Dewi , juara kedua zenick , dan juara pertama selamat kepada Subkhi " prok..prok..prok bunyi riuh tepuk tangan menggema di seluruh kelas.
Akhirnya acara pembagian raport telah selesai dan sekarang saatnya mengucapkan salam perpisahan kepada riry karna hari ini juga dia akan segera pergi .
Di taman belakang sekolah ....
" teman teman terimakasih karna sudah jadi sahabat terbaik aku selama ini terimakasih , karna aku bakal pergi kalian jangan sampe ngelupain aku ya " ucap riry sendu
" Riry sahabatku yang paling aku sayang, tenang aja seperti kamu yang janji nggak akan ngelupain kami , kami juga janji gak bakalan lupain kamu karena setiap ada pertemuan pasti ada juga perpisahan, tetapi dengan perpisahan tersebut bukan menjadi alasan untuk kita saling melupakan, kamu tenang aja perpisahan ini juga bukan akhir dari pertemuan. Kita pasti akan bertemu lagi suatu hari nanti okey " ungkap dewi
" Iyaa tentu saja " balas riry
Pada akhirnya kami semua hanya bisa saling memeluk dengan erat , meskipun kami berlima tidak bisa mengantar sampai stasiun tetapi setidaknya kami bisa bertemu dan memeluknya sebelum pergi .
Dulu aku menganggap mereka yang kini menjadi sahabatku hanya sebagai teman. Kukira dulu 'teman' hanyalah sebuah kata. Tidak kurang, tidak lebih. Tapi setelah bertemu dengan mereka semua, aku sadar bahwa yang penting adalah makna di dalamnya dan ketika salah satu dari mereka pergi perasaan tidak rela selalu ada di hatiku meski berat tapi inilah takdir dan tidak ada yang bisa mengubah nya .
» TAMAT «