Pemeran utama : lianna/anna
"Na, maafin gw na, gw mohon jangan bunuh gw, waktu itu gw beneran gaada niatan buat ngebunuh lu" terdengar suara wanita yang sedang memohon agar ia tidak di bunuh, siapakah wanita itu?
Wanita itu bernama aillie, orang yang sudah membunuh anna [nama lianna di kehidupan sebelumnya]
"Oh ya? Lu gk sengaja ya? Asal lu tau ya, gw dulu jg mohon-mohon ke lu kayak lu sekarang ini, tapi apa? Lu sama sekali gk meduliin gw, dan tetep nusuk gw pake pisau, jadi... sekarang ini adalah giliran gw buat bunuh lu"
Setelah mengucapkan kalimat itu lianna pun menancapkan sebuah pisau kepada aillie, ia menancapkan pisaunya tepat di dada aillie.
Setelah itu muncul sesosok pria di belakang lianna, dan ia langsung memeluk lianna dari belakang sambil berkata :
"Gimana? Udah selesai belum? Kalau begitu ayo kembali, jangan lupa bawa dulu pisaunya, dan nanti baru buang ke laut, biar gk ketahuan polisi"
"Iya vin, tenang aja" jawab lianna, nama laki-laki itu adalah vino.
Apa kalian penasaran dengan alur sebelumnya? Di mana aillie membunuh anna? Lalu anna terlahir kembali sebagai lianna? Yuk, simak ceritanya.
*2 tahun yang lalu
Hari itu adalah hari minggu, dan anna (lianna) sedang rebahan di kasur, dan dapat di lihat bahwa ia sedang bermain handphone nya sambil tersenyum sendiri.
Apa yang sedang di lakukan anna? Ya, benar sekali, anna sedang fokus chattingan sama temannya, yaitu aillie.
________________________________________
Isi chat anna dan aillie
Aillie :
Na, lu lagi sibuk gk?
Anna :
Nggak nih lie
Aillie :
Ketemu yuk
Anna :
Boleh tuh
________________________________________
setelah aillie mengirimkan lokasi pertemuannya kepada anna, anna pun langsung datang ke tempat itu
"Lie, ini knp kita ketemuannya di gedung kosong gini?" Tanya anna
"Udh, gpp na, kita masuk aja dulu yuk" jawab aillie
"Beneran gpp nih lie?" [Anna]
"Iya na, jgn takut kan ada gw" [aillie]
Setelah percakapan itu aillie dan anna pun langsung memasuki gedung itu, saat mereka sudah memasuki gedung aillie langsung menutup pintu gedung tersebut.
"Na, maafin gw ya, tapi gw harus bunuh lu tau, salah siapa lu mau di ajak pacaran sama arga, asal lu tau ya, gw udh suka arga dari dulu, dan gw bakalan nyingkirin siapapun yang berani ngehalangin gw" ucap aillie.
Aillie pun mengeluarkan sebuah pisau dari salah satu saku yang ada di celananya.
"Lie, lu jangan aneh-aneh lie, kan kita bisa omongin ini baik-baik" jawab anna.
"Gk bisa na, waktu gw gk banyak, hari ini gw sibuk bgt tau" [aillie]
Aillie pun mendekati anna, dan anna pun mundur ke belakang secara perlahan untuk menjauhi aillie.
"Lie, gw mohon, jangan kek gini dong lie" ujar anna.
"Udh diem aja, jangan komen trs" jawab aillie.
Tiba-tiba tanpa anna sadari anna di tahan oleh seorang laki-laki suruhan aillie, karena itu lah anna tidak bisa bergerak, dan aillie trs mendekat sampai akhirnya aillie tiba tepat di depan anna.
Aillie pun langsung menusuk anna menggunakan pisau yang ia pegang sedari tadi.
Setelah itu, tiba-tiba anna terbangun di sebuah kamar yang sangat luas, kamar itu sangat indah, dan di hiasi dengan beberapa hiasan yang berwarna vintage sehingga memberikan kesan aeshtetic dan sedikit kesan mewah di dalamnya.
"Eh, apa yang terjadi? Bukannya gw udah meninggal gara-gara di tusuk aillie ya? Trs ini gw di kamar siapa? Apa jangan-jangan gw ini lagi bermimpi?" [Anna]
Beberapa menit kemudian ada seorang laki-laki yang memasuki kamar tersebut sambil memanggilnya, ya, orang tersebut memanggilnya lianna, karena sekarang ini anna memang berada di tubuh lianna.
"Lianna, lu udh bangun belum?, ayo sarapan dulu, bang reno sama gevan juga udah di bawah tuh, kalo gitu gw tunggu di bawah ya" ucap laki-laki tersebut, ia bernama azka.
"Iya" jawab anna/lianna, setelah anna mengucapkan itu, tiba-tiba semua ingatan lianna memenuhi pikiran anna, lalu anna mendengar sebuah suara wanita "hai anna, lu harus bantu gw jaga tubuh gw ya, gw mohon, lu harus hidup sebagai gw, dan lu bisa balas dendam menggunakan tubuh gw".
Itu adalah suara lianna, dan kini anna tahu bahwa lianna sudah meninggal, dan alasan lianna meninggal karena serangan jantung yang ia alami secara mendadak, karena ia syok dengan kabar kematian temannya, dan teman lianna itu adalah anna.
"Iya, lia, gw bakal menjaga dan merawat tubuh lu kayak tubuh gw sendiri"
Setelah mengucapkan itu lianna/anna pun turun ke bawah untuk pergi sarapan.
"Selamat pagi semua" [lianna]
"Pagi juga dek" [gevan, reno, azka]
*skip setelah sarapan
Setelah sarapan selesai lianna pun memutuskan untuk keluar buat jalan-jalan sambil menyusun rencana buat balas dendam.
Lianna pun memutuskan untuk pergi ke taman saja.
Beberapa jam kemudian saat lianna duduk di sebuah kursi yang ada di pinggir taman, tiba-tiba ada seseorang yang berjalan ke arah lianna.
Laki-laki itu bernama vino, salah satu teman dari anna, lianna, dan aillie.
"Hai lia" sapa vino
"Hai juga vin" jawab lianna
"Lia, lu kan temen deketnya anna nih ya, lu tau gk pembunuh lia? Gw gk percaya sih kalo anna bakal ninggalin kita secepat ini"
Anna yang lupa bahwa ia sedang berada di tubuh lianna pun sontak kaget lalu berdiri dan menepuk pundak vino.
"Apaan sih vin, gw masih hidup lho" jawab lianna
"Hah? Gw kan bilangnya anna bukan lu, lia, are u okay?" [Vino]
"Oh, ya, maap, jujur ya, gw tau pembunuhnya" [lianna]
"Siapa tuh? Gw mau balesin dendam si anna, jujur aja nih ya, sebenarnya gw itu suka sama anna, tp gara-gara si arga udah pacaran sama anna jadinya gw gk bisa ngungkapin perasaan gw" [vino]
"Hah? Lu suka gw?" [Lianna]
"Bukan lu anying, tapi anna" [vino]
"Gw anna cok, jd gw itu ceritanya reinkarnasi jadi lia, dan yang udah bunuh gw itu aillie" [lianna]
"Beneran ini anna? Jangan bercanda deh lu, gk lucu tau" [vino]
"Beneran lah ya, yakali gw boong" [lianna]
"Jadi, lu mau bantuin gw vin?" [Lianna]
"Iya sayang, tapi lu beneran anna kan ya?" [vino]
"Hooh, gw anna" [lianna]
Setelah membuat rencana akhirnya mereka memutuskan untuk menjalankan rencana mereka.
Mereka berdua mengundang aillie dengan akasan untuk mengajak pergi makan malam dan membahas soal kematian anna.
Aillie pun datang ke tempat perjanjian, yaitu di villa kosong yang baru di tinggal pemiliknya beberapa hari lalu.
Mereka bilang bahwa villa tersebut milik vino.
Akhirnya malam pun tiba, mereka pun bertemu di tempat yang sudah di janjikan.
Lalu mereka masuk, dan vino menutup pintu villa, dan menjaga pintu villa.
Dan lianna pun melakukan bagiannya.
Lianna pun menjelaskan semuanya ke aillie, sambil memegang sebuah pisau, sama seperti yang di lakukan aillie kepadanya.
"Na, maafin gw na, gw mohon jangan bunuh gw, waktu itu gw beneran gaada niatan buat ngebunuh lu" terdengar suara wanita yang sedang memohon agar ia tidak di bunuh, siapakah wanita itu?
"Oh ya? Lu gk sengaja ya? Asal lu tau ya, gw dulu jg mohon-mohon ke lu kayak lu sekarang ini, tapi apa? Lu sama sekali gk meduliin gw, dan tetep nusuk gw pake pisau, jadi... sekarang ini adalah giliran gw buat bunuh lu"
Setelah mengucapkan kalimat itu lianna pun menancapkan sebuah pisau kepada aillie, ia menancapkan pisaunya tepat di dada aillie.
Setelah itu muncul sesosok pria di belakang lianna, dan ia langsung memeluk lianna dari belakang sambil berkata :
"Gimana? Udah selesai belum? Kalau begitu ayo kembali, jangan lupa bawa dulu pisaunya, dan nanti baru buang ke laut, biar gk ketahuan polisi"
"Iya vin, tenang aja" jawab lianna, nama laki-laki itu adalah vino.
"Jadi... ada imbalan buat gw gk nih?" [Vino]
"Ada dong, jujur saja, sebenarnya gw juga suka sama lu vin, dan dulu gw pacaran sama arga cuma gara-gara arga yang nembak gw, karena gw kayak gk enak gitu jadinya gw mau aja deh, tapi gw gk nyangka bahwa itu bakal bawa petaka bagi gw" [lianna]
"Berarti udah resmi nih?" [Vino]
"Iya" [lianna]
Tamat........
Maap klo gk nyambung, gw udh cape ngetik, bayyyyy