Bab 3
Setelah aku membaca smua isi surat itu hari ku terasa hilang dan jantung ku terasa berhenti berdetak sebentar pikiran ku melayang hingga aku tak bisa tdur semalaman sambil memikirkan betapa senang nya aku bisa mendapat kan wanita yang ku damba damba dan ku impi impikan
Ke esokan hari nya teman ku yang bernama riski mengajak ku ke kantin belakang pondok putra entah mengapa di saat aku sudah ada di kantin dia orang yang ku cintai lewat namuun seketika hatiku terasa bimbang dengan sifat nya yang amat dingin aku mencoba untuk tennang dan menyapa dengan SE lembut lembut nya tapi tetap saja ia hirau kan sejak itu aku merasa ragu akan kehadiran ku di dalam hidup nya,apakah ia tidak menyukai ku ??namuun smua itu harus ku ketahui!aku menuliskan kertas putih yang berisi:
Assalamualaikum
Maaf telah mengganggu aku hanya ingin bertanya apakah kehadiran ku hanya membuat mu merasa tidak senang atau memang dirimu yang menerima ku hanya karna kasihan aku merasa asing setiap bertemu dengan mu dan aku butuh smua jawaban itu
Assalamualaikum
Lalu ku berikan surat itu kepada teman nya,satu Minggu pun telah berlalu kini saat nya skolah SMA kami masuk kembali dan berapa terkejut nya ketika aku mengetahui bahwa ia satu kellas dengan ku aku merasa senang karna sudah mempunyai penyemangat karna sebelum aku memiliki nya aku sering di marahin guru sering dapat kasus karna sering bolos namun sekarang aku sudah bisa perlahan mengubah sikap ku hari ke hari ku lalui dengan penuh semangat skolah ngaji sampai akhir nya smua hancur ketika kaki ku patah karna bermain bola, kaki ku di hantam keras oleh sahabat ku sendiri aku tidak merasa kessal,namuun hati ku bertanya tanya mengapa ia melakukan smua itu