hidup lah keluarga yang jauh dari kata berada ia seorang anak tunggal yang mempunyai mimpi ingin berkuliah di luar negri segala cara akan dilakukan untuk mendapatkan beasiswa kuliah di luar negri.
ia selalu belajar dengan meminjam buku di perpustakaan sekolah nya dan juga jangan heran ketika memasuki kamar nya banyak kata kata motivasi yang membuat ia bersemangat lagi untuk belajar meskipun ia baru bangun dari tidur nya yang ia tahu kisah ini tidak bisa ia jelaskan dengan mudah cerita ini penuh rintangan dan perjuangan.
pada suatu hari ia berdoa : "Tuhan. jika aku lelah berikan aku kekuatan untuk bersemangat lagi dan berikan aku kekuatan untuk meneruskan harapan ku ucap nya ketika ia mulai lelah."
suatu hari orang tua nya mengetuk pintu dan masuk ke kamarnya Dan orang tuanya berkata: "anak ku sayang bolehkah kita berbicara sebentar?"
"Ada apa ibu" ucap nya dan ia mendengarkan dan memahami setiap kata dengan baik.
Ibu berkata : "ibu dan ayah tidak bisa memberikan mu apa apa selain doa yang kami panjatkan.apakah kamu yakin ingin berkuliah di sana ayah ibu khawatir nak biaya untuk kamu kuliah di sana sangat besar kami orang tidak berada untuk makan sehari hari pun kami susah."
serentak ia menangis dan berkata :"ibu. ayah percaya kepadaku aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk kuliah disana dan ia berjanji tidak akan membebani ibu ayah." ia sangat yakin dengan pilihan nya sendiri yang terpenting ibu ayah selalu mendoakan nya dan itu sangat berarti bagi nya.
ia akan selalu mencari solusi setelah berbincang kepada orang tuanya
berbagai solusi aku cari untuk menjawab semua pertanyaan di pikiran nya ia berusaha untuk terus mencari informasi lewat buku koran pihak sekolah dan lain lain.
dan hari demi hari malam demi malam ia selalu berdoa kepada Tuhan dan berharap kepada tuhan untuk menjawab dari segala doa dan usaha nya.
setiap hari ia lewati dengan belajar yang lebih giat lagi ia belajar hingga larut malam yaa memang tidak mudah namun ini perjuangan yang ia barengi dengan usaha doa nya perjuangan yang tidak berhenti.
kerja keras untuk ini akan terbalas dengan lebih ia berharap perjuangan ini akan ia ingat ketika ia masuk kuliah di luar negeri.
Pagi hari ketika ia datang ke sekolah kabar baik datang kepada nya beliau berkata "ada beasiswa untuk berkuliah di luar negri dan tes akan di laksanakan 2 Minggu kedepan" betapa senang nya ia mendengar kabar baik ituu dan tidak lupa lebih giat lagi belajar.
ia pun pulang dan berbicara ini kepada orang tuanya kemudian mereka bahagia sekali dan terharu karena melihat nya mempunyai kesempatan berkuliah di luar negri.
Sejak saat itu orang tuanya selalu tidak pernah berhenti untuk menyemangati dan mendoakan nya. bersyukur rasanya ketika mimpi memberikan peluang harapan untuk menggapai nya.
Ia pun tidak lupa untuk meningkatkan belajar nya dan selalu berdoa kepada Tuhan karna tuhan mempunyai rencana yang terbaik untuknya. bahkan ia pergi ke perpustakaan sekolah lebih sering dari sesering sebelumnya ia rajin meminjam buku untuk ia pelajari.
Akhirnya setelah beberapa Minggu ia lewati tibalah waktunya untuk tes dan tes ini dilaksanakan diskolah tepatnya pada hari senin. tak lupa sebelum berangkat ia berpamitan dan miminta doa dari kepada orang tuanya agar tes nya berjalan dengan lancar.
dengan perasaann campur aduk menjadi satu untuk ia pergi kesekolah.
Ia pun sampai di sekolah dan memulai tes tersebut waktu demi waktu ia lewati dengan mengisi soal soal nomor demi nomor ia doakan dan berharap bahwa itu adalah Jawaban terbaik.
Setelah melewatkan tes yang menegangkan bagi nya akhirnya tes tersebut selesai dan ia mendapatkan informasi bahwa pengumuman tes akan di umumkan seminggu setelah tes dilaksanakan.
Seminggu pun berlalu dan tak terasa hari demi hari yang mengkhawatirkan akhirnya selesai. pengumuman kelulusan beasiswa di luar negri akan di umumkan di sekolah dan ia sangat bersemangat untuk hari itu.
Ia selalu berucap kepada Tuhan "Tuhan jika aku lulus aku selalu bersyukur atas pemberian mu."
Dan hasil nyaa ia lolos dari 1000 ia adalah 10 besar peserta calon mahasiswa Indonesia yang keterima.
Betapa senangnya ia mendengar kabar baik itu.
ini adalah awal harapan menjadi mimpi nyata.ia pulang dengan berlari langkah demi langkah ia rasakan kebahagian.
hingga tiba di rumah ia memeluk kedua orang tuanya dan berterimakasih atas seluruh doanya.
tidak ada yang mampu di ucapkan selain kata syukur. orang tuanyaa pun sangat bahagia dan tiada henti mengucapkan selamat kepadanya.
tak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha dan berdoa.