Di sebuah bangunan yang tinggi terdapat beberapa gadis
Gadis yang berada di sela sela pagar mendapati matanya kosong, gadis lainnya mencemoohnya dengan kedua anteknya
"Heh orang jelek, apakah kamu akan melompat"
"Hahaha, apakah dia berani? Orang pengecut seperti itu sungguh pemborosan"
"Beraninya dia mengaku pada tuan muda zhang! "
Namun gadis itu tidak memperdulikan omongannya ia masih dipenuhi dengan kebingungan
Tiba-tiba rasa sakit yang amat menyakitkan menghantam kepalanya membuatnya sedikit mengerutkan kening
'Aku sudah mati!, ternyata sekarang aku berada ditubuh orang lain'.
Kemudian ia berbalik dan menghadap tiga gadis didepannya "siapa yang berani berucap didepanku"
Ia berjalan selangkah demi selangkah membuat satu saudaranya dan dua anteknya tidak nyaman tanpa sadar mundur, namun segera ia menyadari bahwa ia takut dengan momentum udik ini
"Sial kau beraninya kau membalas perkataan kami"
Ucapannya tidak dipedulikan dan dalam sekejap mata ia terlempar sampai batas roftop, yang melihat itu tercengang sebelum mereka sadar apa yang sudah terjadi mereka juga terlempar
Chu ting berjalan dengan tidak tergesa-gesa untuk keluar setelah diambang pintu roftop ia berhenti
"Tunggu untukmu berbicara sembarangan lagi aku tidak tahu apa yang akan ku lakukan dengan kalian?"....