Bab 2
Sesampai nya di rumah aku langsung minta no orang yang ku impi impikan
Aku: assalamualaikum
dia : waaalaikum salam siapa ya?
Lalu aku menjawab dengan penuh kegugupan
Aku:aku Arif nganggu ya ?
Tanya ku pada nya
Lalu dia menjawab
Dia :ngk kok ada apa ya kok chat aku?
Tanya dia balik lalu aku mulai mengutarakan isi hati ku karna aku tidak suka basa basi ia menjawab namuuuun jawaban nya tidak memastikan ku untuk bisa bersama nya karna jawaban nya yang terlalu tidak memastikan aku bersabar hingga akhir nya dia menjawab smua pertanyaan ku dengan Teran
Dia: assalamualaikum
Aku : waaalaikum salam
Dia:Aku sudah menemukan jawaban nya
Aku:oh iya
Dia:iya tapi ada syarat nya
Karna ia tau bahwa aku takut pada perempuan dan gugup bila ada di dekat perempuan dia memberikan aku sebuah tantangan di mana aku harus nembak dia dengan bertatap tatapan namuuun aku agak ragu karna pengawasan di pondok agak kettar tapi Demi orang yang ku impikan aku rela menerima smua resiko itu setelah 15 hari di rumah akhir nya balikan pondok pun sudah tiba
Sesampai nya di pondok seperti biasa aku merenung sambil menangis karna sangat tidak bettah kalo ada di pondok namun semangat ku kembali di saat ada temen saya yang ngirim surat dari dia aku seneng banget sampai Samapi aku tidak bisa tidur di malam itu lalu aku buka surat itu dan ternyata isi nya
Assalamualaikum
maaf telah menggangu aku cuma pengen bilang aku bisa nemrima kamu tapi ada satu syarat yang harus kamu lakuin syarat nya cuma satu jaga ibadah nya dan jangan lupa ngaji turuti peraturan pondok dan Jan ngerokok terus ya udh
Assalamualaikum