Namaku Felicya. Aku bukanlah orang yang pandai berbicara, tapi aku ingin berbagi cerita tentang bagaimana aku belajar untuk menghargai dan melindungi hatiku.
Sebelumnya, aku tidak tahu bahwa hatiku bisa dirusak. Aku mengira bahwa aku bisa melewati semua masalah itu dengan mudah. Namun, ketika aku mulai menyadari bahwa aku tidak bisa menangani semuanya sendiri, aku mulai belajar bagaimana menjaga hatiku.
Kita tidak tau bagaimana karakter manusia lain diluar sana, aku pun masih kesulitan untuk memilih orang kepercayaan untuk bisa jadi partner dalam bersosialisasi. balik lagi, yg menjaga hati dan perasaan hanya diri sendiri yg bisa menjalani nya.
aku berusia 17 tahun, dan aku menyadari bahwa usia aku ini adalah usia pertumbuhan remaja. aku cukup menikmati masa remaja saya dan cukup menjalani nya dengan baik. aku fikir demikian dikarenakan aku yakin di balik prosesku ini, aku akan menempuh masa depan.
Semua orang pastinya memiliki masa depan, tapi balik lagi dengan cara dia memperjuangkan.
pengalamanku yg didapatkan di usia ini sudah cukup ada. aku bisa mengambil banyak pelajaran dari beberapa organisasi yang saya ikutin.
dengan organisasi ini kita bersosialisasi dengan berbagai macam karakter manusia. ada yang menyenangkan ada juga yang menyebalkan.
Aku juga belajar banyak tentang menghargai diri sendiri. Aku sadar bahwa aku harus menghargai setiap aspek dari diriku, baik kebaikan maupun kekurangannya. Aku mulai belajar untuk menghargai kelebihanku dan membuat komitmen untuk meningkatkan kelemahanku.
Ketika aku mulai mempraktikkan hal-hal ini, aku lebih tenang dan damai. Aku bisa merasa lebih terhubung dengan hatiku dan mengajarkan pada orang lain bagaimana cara menghargai dan melindungi buah hati mereka. Ini adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan mental dan emosional kita.
Suatu hari aku harus bergegas menuju aula sekolah untuk berlatih public speaking.
Ketika aku tiba, aku melihat semua teman-teman latihanku yang sudah lebih dulu datang dan telah memulai latihan. Aku tersenyum dan bergegas menuju mereka. Aku mulai berlari dan duduk di antara mereka. Sesi latihan dimulai dan aku berusaha untuk tetap bersaing dengan mereka.
Aku mencoba untuk menyelesaikan setiap latihan dengan baik dan aku tak pernah berhenti berusaha untuk mencapai yang terbaik. Setiap kali aku jatuh, aku segera bangkit dan berusaha lagi. Aku tak pernah mundur dan itu menginspirasi teman-teman latihanku untuk berusaha lebih keras. Aku tersenyum dan terus menginspirasi mereka dengan semangatku.
Akhirnya sesi latihan berakhir dan aku merasa lega bahwa aku bisa menyelesaikan sesi latihan meskipun aku terlambat. Aku melihat teman-teman latihanku yang telah mencapai level yang baru dan aku merasa bangga. Aku tersenyum dan berpikir bahwa usaha keras pasti akan membawamu ke tempat yang lebih baik.
Sesampainya di kamar tidur aku merasa cukup tenang di hari itu. aku melewati hari penuh dengan senyuman. aku tidak pernah memikirkan tentang hal hal yang buruk di hari itu.
Aku bersihkan diri ku dan memulai kebahagiaan untuk diriku sendiri.
Kebahagiaan yang berasal dari hal-hal kecil, seperti menikmati makan siang, berbagi cerita dengan teman, menonton film favorit, atau bahkan hanya berjalan-jalan di taman. Selalu ada cara untuk menemukan kebahagiaan, karena setiap orang memiliki kehidupan yang berbeda dan indah.
Kebahagiaan juga membuat kita lebih produktif dan kreatif. Jika kita bahagia, maka kita akan lebih mudah untuk berpikir dengan jernih dan memecahkan masalah. Kebahagiaan juga dapat membantu kita menjaga kesehatan jasmani dan mental.
Kebahagiaan adalah sesuatu yang sangat berharga. Jadi, jangan ragu untuk mencari dan menikmati kebahagiaan setiap hari. Jangan terburu-buru dalam mencapai tujuan Anda, nikmati saja perjalanan menuju tujuan Anda. Hidup adalah tentang menikmati setiap hari. Kebahagiaan adalah kunci untuk membuat hari-hari kita lebih indah.
Terimakasih untuk hari ini, aku bangga dengan diriku sendiri.