Sebuah rumah yang sudah tua berdiri di samping jalan raya yang ramai saat pagi hingga sore dan sepi saat malam hari. Orang orang mengatakan kalau rumah itu berhantu atau angker. Tetapi, masih ada juga orang yang tidak percaya dengan hal itu. Salah satu di antara mereka yang masih tidak percaya akan hal tersebut adalah Lili. Lili adalah seorang perempuan yang tidak percaya akan hal hal berbau mistis. Akhir nya, Lili memutuskan untuk tinggal di rumah itu agar orang orang percaya bahwa rumah itu tidak berhantu.
"Tidak boleh! Kenapa kamu masih ingin tinggal di rumah itu? Banyak rumah lain yang lebih bagus dari pada rumah itu!" Kata petugas penyewaan rumah begitu Lili mengatakan bahwa dia ingin menyewa rumah tersebut. "Kenapa saya tidak boleh tinggal di sana?" Tanya Lili. "Rumah itu berhantu! Kamu tidak dengar pembicaraan orang orang?" Kata petugas penyewaan rumah lagi. "Saya tidak percaya dengan hal seperti itu! Pasti itu tidak benar!" Ucap Lili. Lili memaksa agar dibiarkan menyewa rumah tersebut. "Baiklah, kalau kamu ingin menyewa rumah itu, silahkan saja. Tapi, lebih baik kamu berhati hati" Kata petugas penyewaan rumah akhir nya.
Tanggal 11, Bulan 11. Lili membereskan barang barang nya dan membawa barang milik nya ke rumah tersebut. Lili memerhatikan rumah itu. "Rumah ini sangat tua. Seperti nya rumah ini sudah ditinggalkan oleh pemilik nya sekitar 7 tahun" Gumam Lili. Lili masuk ke dalam rumah tua itu. Di dalam, Lili langsung melihat banyak jaring laba laba di seluruh ruangan di rumah itu. "Jaring laba laba. Banyak sekali. Pasti karena ini dikira rumah berhantu. Aku akan membersihkan nya" Ucap Lili. Lili menaruh barang barang nya dan membersihkan rumah itu. Lili membersihkan ruangan ruangan di rumah itu sampai bersih. "Ah, akhir nya selesai juga. Dengan begini, orang orang pasti nggak bakal ngira ini rumah berhantu" Kata Lili begitu selesai membersihkan ruangan ruangan di rumah itu. Tanpa disadari, hari sudah mulai gelap. Jalanan di depan rumah itu mulai sepi. "Ah, nggak kerasa udah mau malam. Aku tidur sekarang aja"Kata Lili bergegas pergi ke tempat tidur. Tak lama kemudian, Lili sudah tertidur.
Pukul 11:00 Malam. PRANG! Suara barang dari kaca pecah. Lili terbangun karena suara itu. "Suara apa itu? Asal nya dari dapur" Tanya Lili kaget. Lili beranjak dari tempat tidur nya dan pergi menuju dapur tempat suara itu berasal. Di dapur, Lili melihat ada sebuah gelas yang pecah di lantai. Tetapi, tidak ada siapa siapa di sana. "Kenapa gelas ini bisa jatuh? Padahal tidak da orang disini" Tanya Lili bingung. Tiba tiba, BRAK! Pintu dapur tertutup dengan sendiri nya. Sontak, Lili menoleh ke belakang. Tidak ada siapa siapa. "Kok bisa begini...... Nggak ada siapa siapa dirumah ini...." Lili mulai gemetaran.
Pukul 11:10 Malam. Tiba tiba, lampu berkedip kedip. Lili yang masih ada di dapur mulai ketakutan. Pukul 11:11 Malam, WUSH! Tiba tiba, di hadapan Lili, ada seorang perempuan berbaju merah dengan wajah yang sangat menyeramkan sedang membawa pisau dan sepertinya hendak menusuk Lili. "AHHHHH!!!!!!!!!!" Lili berteriak sekencang kencangnya. Sosok menyeramkan itu tiba tiba menghilang. Lili berlari ke luar rumah dan pindah ke rumah lainnya. Jalanan yang sepi membuat nya lebih menyeramkan. Hantu itu muncul kembali di jalanan sepi itu. Lili berlari pergi ke rumah petugas penyewaan rumah yang dia ajak bicara tadi siang.
"Paman, paman! Tolong! Buka pintunya...." Lili berteriak berharap paman petugas penyewaan mendengarnya. Sosok menyeramkan itu makin dekat dengan Lili. Pintu terbuka. Sosok itu menghilang lagi. "Eh, kamu kan yang tadi siang. Malam malam kenapa kesini?" Tanya nya. "Tolong biarkan aku masuk paman..." Lili memohon agar dibiarkan masuk. "Eh, baiklah" Lili masuk ke dalam rumah. "Sebenarnya kenapa?" Tanya paman petugas. Lili menceritakan apa yang tadi dia alami. "Ohhh. Sudah paman bilang kan. Rumah itu berhantu" "Sudahlah. Lebih baik kamu tidur" "Baiklah, paman" Lili tidur di rumah itu. Keesokan harinya, Lili pindah dari rumah itu.
-------------TAMAT--------------
Hati hati dibelakangmu~~~~