Jean, jika kamu membaca ini sekarang ketahuilah aku sudah tidak ada lagi di sisimu...untuk itu belajar lah untuk mandiri jangan lupa untuk makan dan jangan tinggalkan sarapan, karena perut mu selalu dalam masalah jika melupakan nya.
Yang sebenarnya terjadi sekarang adalah aku tidak pernah menyerah pada kita, hanya saja sepertinya usaha ku tidak mengubah apapun. Kamu tetap kamu yang selalu peduli dengannya di banding aku yang pacar mu sendiri.
Aku pernah memenangkan kamu dulu, sebelum hatimu direbut oleh pemenang lain nya dan yang terjadi selanjutnya adalah aku yang kalah oleh juara baru.
Kamu, orang yang mengajarkan aku kata 'jatuh' jatuh cinta dan jatuh sakit, sangat sakit hingga sekarang aku takut untuk di sakiti lagi dan aku memilih mundur.
Karena sejak awal yang kamu cintai adalah dia, bukan aku.
***************
Flashback on
***************
"Jean kamu udah dimana? aku udah siap nih"
ucap gembira seorang gadis pada telefon, ia sudah rapih memakai gaun bunga terbarunya
"Ah maaf sayang aku ga bisa Nayla tiba tiba kabarin aku dia kecelakaan"
Ujar seseorang laki laki di sebrang dengan nada gelisah
"Emangnya harus kamu yang ke sana sekarang? maksud aku kan dia palingan juga ada keluarga nya, kenapa harus kamu Jean. Kamu ga lupa kan hari ini Anniversary kita?"
"Aku tau.... aku minta maaf oke. Aku juga ga tau bakal gini, kamu jangan mulai debat ya aku lagi nyetir lagian kamu ga punya hati banget sih, dia kecelakaan loh butuh aku di samping nya"
Nada suara Jean mulai terdengar emosi
"Gak punya hati gimana?! Kamu yang ga punya hati Jean"
"Udah lah gue sibuk, Lo berisik"
Ucapan terakhir Jean lantas ia memutus panggilan sepihak.
Sementara di rumah sang wanita ia terdiam kecewa, membanting tas branded nya ke sofa tubuhnya merosot terduduk di lantai.
"Lagi lagi Nayla, kapan kamu liat aku sebagai pacar kamu Jean.....hiks"
*********
Keesokan harinya,
"Hai sayang"
Sapa Jean saat sang gadisnya datang
Mereka sepakat untuk berbaikan soal kemarin dan Jean pun mengakui salah nya dan hendak mengajak pacarnya pergi bertemu di sebuah cafe
"Maafin aku soal kemarin ya, ini aku bawakan hadiah buat kamu"
dibukanya paper bag dari sang kekasih, dan di dalamnya ada setoples cookies kesukaannya, lantas senyuman manis mengambang dari bibirnya
"Makasihh Jean, nanti aku makan"
Dengan tanpa aba aba Jean memegang tangan kekasih nya yang berada di atas meja, sambil berucap....
"Happy anniversary, Anggia"
"I love you Jean"
**************
Ketika sudah sampai di rumah, Anggia hendak membuka paper bag berisi cookies pemberian kekasihnya tersebut tetapi sebuah kertas jatuh mengenai kaki nya...
Di pungut nya dan tertera tulisan,
"Cepat sembuh Nayla, from Keysa teman kerja mu"
Brakkk!!
Cookies yang di berikan pacarnya adalah pemberian oleh orang untuk Nayla, yang artinya selama ini Jean sering mengunjungi dia di rumah sakit.
Rasa senang seketika memudar, selama ini dan sampai detik ini hanya ada rasa kecewa dan sakit yang tidak terlihat.
**********
Anggia berusaha untuk mengerti selama ini tapi selalu tidak dapat di pahami kenapa Jean begini. Apa cinta dari satu orang saja tidak cukup untuk nya?
Mengapa menjadi seperti ini? mengapa dia masuk diantara aku dan Jean? atau sedari awal memang hanya ada mereka dan aku masuk di antaranya? mungkin memang begitu.
*********
"Kamu kenapa ngasih cookies itu buat aku? padahal punya Nayla"
"Kok kamu tau?"
"Ada tulisannya"
"Sorry kamu tau Nayla alergi kacang jadi dari pada di buang"
"Kenapa ngasih nya ke aku? kamu kira aku tempat sampah?"
"Aku ga maksud, aku pikir karena itu makanan kesukaan kamu jadi aku kasih itu ke kamu"
"Pikiran kamu yang salah Jean! Ga perlu kamu kasih itu ke aku, aku bisa beli sendiri!"
*************
Aku lelah Jean, aku harus lepas dari kamu.
Karena dari dulu kamu memang sudah melepaskan diri dariku.
Jadi untuk apa aku bertahan??
Terimakasih banyak atas luka nya,
Aku berhak bahagia meski bukan bersamamu
Karena tidak ada yang lebih menyakitkan dari pada memiliki orang yang cinta nya bukan untuk kita....
.......TAMAT.....
"Hubungan akan lebih berharga jika kedua orang yang menjalani nya dengan cinta yang seutuhnya, tidak ada yang di sembunyikan tidak ada nama orang lain, hanya ada kata 'Kita' berdua saat bersama" -loulouloveu2022
Yuk baca juga cerpen aku yang lain nya, beri dukungan karena itu sangat berharga buat aku untuk tetap lanjut menulis dan membuat karya lain nya, terimakasih sampai jumpa...