hari ini pukul 15:54 pm
di amuinay school
pelajaran kelas XI Ips 1 telah selesai
Lin Shan Shan seorang bendahara sedang membereskan buku buku nya dan bersiap untuk pulang , saat ia selesai membereskan alat tulis nya tiba-tiba saja ia di panggil oleh guru nya yaitu Liang Ji-an
mendengar panggilan itu pun ia segera melangkah ke arah meja guru dan berkata "ada apa pak ?"
"datang keruangan saya , ada hal penting yang harus dibicara kan" ucap Liang Ji-an seraya berjalan pergi meninggalkan kelas XI Ips 1
setelah mendengar perintah guru nya Lin Shan Shan segera mengambil tas nya di tempat duduk nya , lalu menyusul guru nya ke ruangan guru nya
setelah sampai di ruangan Liang Ji-an
Lin Shan Shan gugup karena ini pertama kali nya ia di panggil seorang diri oleh guru nya , biasa nya ia akan datang bersama ketua kelas atau sekertaris
ia pun mengetuk pintu nya
Tok... Tok... Tok...
"masuk saja tidak di kunci" ucap Liang Ji-an dari dalam
mendengar ucapan guru nya ia pun membuka pintu ruangan Liang Ji-an secara perlahan , lalu melangkahkan kaki nya memasuki ruangan tersebut
setelah ia masuk ia pun menutup pintu nya , lalu melangkah mendekati meja guru lalu berkata "urusan penting apa yang ingin bapak sampai kan pada saya ?" ucap Lin Shan Shan setelah ia berhenti di dekat meja guru
"duduk dulu" ucap Liang Ji-an seraya menutup berkas berkas nya , mendengar itu Lin Shan Shan segera duduk di kursi yang berhadapan dengan kursi guru nya
Liang Ji-an menoleh dan menatap Lin Shan Shan dengan tatapan penuh arti
"pak bisa kah... kita langsung to the points ?" ucap Lin Shan Shan dengan gugup , ia masih tidak percaya bahwa ia berbicara secara langsung dengan guru yang ia sukai sejak masuk SMA tanpa ada seorang pun di sana kecuali mereka berdua
"baik lah karena kamu ingin to the points" Setelah mengatakan itu Liang Ji-an mengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna merah dan berbentuk love yg ada di laci nya
ia mulai menatap serius Lin Shan Shan lalu ia mengatakan "mau kah kau menikah dengan ku?" ucap Liang Ji-an seraya membuka kotak kecil berwarna merah dan berbentuk love itu , ternyata isi kotak itu tak lain dan tak bukan adalah cincin berlian dengan desain yang sesuai dengan kesukaan Lin Shan Shan
mendengar ucapan guru nya ia terkejut sampai tidak bisa berkata kata lagi , ekspresi wajah Lin Shan Shan terkejut namun di hati nya ia merasa bahagia
"ku kira cinta ku bertepuk sebelah tangan" ucap Lin Shan Shan di dalam hati nya
"eum... bagaimana ya pak... saat ini saya masih kelas XI , dan umur saya juga masih 17 thn... usia kita juga beda..." ucap Lin Shan Shan yang terpotong "8 thn kan ? , aku tahu..." ucap Liang Ji-an dengan nada serius
"aku tak masalah jika harus menunggu 1 sampai 5 tahun lagi jika kau ingin lulus sekolah dulu bahkan sampai sarjana I" ucap Liang Ji-an dengan antusias
Lin Shan Shan terkejut dengan ucapan Liang Ji-an , saat ini ia sedang beradu dengan pikiran nya
"tunggu apa lagi... terima aja , bukan kah kau menginginkan hal ini ?" ucap pikiran nya namun pikiran lain nya mengatakan "jangan terima dulu , lihat dulu dia tulus atau tidak..."
"aku bersedia..." ucap Lin Shan Shan dengan gembira
"Sungguh ?" ucap Liang Ji-an tak percaya
"iya aku bersedia menikah dengan mu guru" ucap Lin Shan Shan
tanpa basa-basi Liang Ji-an langsung memasang kan cincin di jari manis Lin Shan Shan setelah itu ia langsung berdiri lalu berjalan mengitari meja dan langsung memeluk Lin Shan Shan