cerita ini berawal dari seorang gadis yang sedang duduk di taman sambil tersenyum manis.
gadis itu bernama Olivia putri prawatno
seorang gadis cantik yang memakai jilbab kini sedang duduk bersama seseorang
awalnya dia Bingung dan bertanya kepada orang itu namun orang yang di sebelah Olivia tak menjawab satu pun pertanyaan Olivia
tiba tiba handphone Olivia berdering ia mengangkat panggilan itu lalu bertanya.
"halo?siapa ya?"
orang dengan pita suara wanita menjawab
"aku Olivia"
awalnya Olivia berpikir positif dan mengira namanya sama namun tiba tiba wanita itu bicara lagi
"aku Olivia Putri prawatno"
sontak dia kaget, bagaimana bisa nama mereka sama di tambah prawatno adalah nama ayah Olivia
Olivia bertanya lagi
"nama kita sama ya haha"
namun tiba tiba panggilan itu tertutup.
bulu kuduknya berdiri perlahan,dia menoleh ke belakang dan wanita dengan paras wajah yang sangat cantik tadi sudah tiada.
saat Olivia hendak duduk kembali dia menemukan secarik kertas yang berisi 'ikut lah lomba olimpiade matematika untuk masa depan'
Olivia semakin curiga dengan yang terjadi dengannya.lalu tanpa sadar hari sudah mulai gelap.olivia segera pulang untuk beribadah.
hari demi hari Olivia memikirkan itu sambil belajar untuk olimpiade matematika
hari olimpiade pun tiba lagi lagi dia mendapatkan panggilan dari seorang wanita.
wanita itu berkata dia adalah seseorang di masa depan.
Olivia hanya menganggap nya bercanda
namun sudah 3 tahun berlalu kini dia duduk di bangku SMA kelas 3.
tanpa di sengaja seseorang yang mirip wanita yang di taman 3 tahun lalu lewat dan menyapa Olivia dengan ramah.tapi saat dia menanyakan ke teman temannya tak ada yang sedari tadi menyapa Olivia.
temannya juga pernah berkata bahwa orang yang selalu menelfon nya hanya orang iseng dan tadi mungkin hanya halusinasi Olivia.