Di suatu kerajaan hiduplah seorang putri yang sangat cantik, namanya Cinderella, orang tua nya meninggal ketika dia masih berusia 1 tahun, untung saja ada sepasang suami istri yang menemukan nya, kemudian merawat nya, tapi saat dia berusia 17 tahun kedua orangtua angkat nya meninggal.
Suatu hari ada sebuah pesta dansa yang diadakan bagi semua wanita yang ada di daerah kerajaan, untuk memilih pasangan calon istri para pangeran yang ada di istana.
Sejak kecil Cinderella sangat ingin melihat istana secara langsung, tentu saja dia tidak tertarik dengan para pengeran, karena menurut nya kehidupan di dalam istana sangatlah terkekang, seperti burung di dalam sangkar emas, tidak mempunyai kebebasan sama sekali, tidak bisa ini tidak bisa itu, harus ini harus itu, sangat merepotkan, itulah yang dia pikirkan selama ini.
Jadi dia berencana pergi ke istana hanya untuk jalan2, mengelilingi istana, "Jarang2 ada kesempatan untuk masuk ke dalam istana" Ucap nya dengan senang hati.
"Aku harus berpenampilan sesederhana mungkin agar tidak menarik perhatian para pangeran" Gumam nya dengan penuh semangat, dia tidak tahu bahwa semua rencananya akan gagal, walaupun dia berpakaian sederhana tapi karena kecantikan nya yang alami, membuat para pangeran terpesona hanya dalam sekali pandang.
Dengan mengenakan gaun yang cantik walaupun sederhana dan sepatu kaca, Cinderella pun pergi untuk mengikuti pesta dansa di istana.
Saat masuk ke dalam istana dia langsung menjadi pusat sorotan, bagaimana tidak, para pangeran ingin mengajak nya berdansa, setelah perdebatan yang sangat panjang, akhirnya pangeran Tristan yang menjadi partner dansa Cinderella, walaupun para pangeran yang lain tidak rela, setelah dansa yang sangat membosankan, Cinderella mengusulkan untuk mengobrol sembari memakan beberapa kue yang telah di sediakan.
Saat perbincangan Cinderella dengan pangeran Tristan mulai menuju kearah pangeran Tristan ingin mengenal Cinderella lebih dekat dan ingin menjadikan Cinderella sebagai pasangan hidup nya, Cinderella akhirnya memutuskan untuk berpura-pura ingin ke toilet, untuk melarikan diri, dia tidak ingin pangeran Tristan mengetahui segalanya tentang dirinya, karena Cinderella tidak ingin hidup di dalam istana selama sisa hidup nya.
pangeran Tristan menyuruh salah satu pelayanan untuk mengikuti Cinderella, tapi itu tidak menghalangi nya untuk kabur dari istana, dia melihat ventilasi yang berada di toilet ternyata cukup besar, "Rencana yang sempurna untuk melarikan diri" gumam nya dalam hati.
Dia kemudian memanjatnya untuk keluar dari istana, tapi dia malah tersesat, dengan sepatu kaca nya dia berlari, sampai membuat seseorang melihatnya karena mendengar suara dari sepatu kaca yang di pakainya, lalu kemudian melaporkan nya kepada pangeran, setelah itu pangeran langsung mengutus semua pelayan dan pengawal untuk mencari nya.
Sebelum berhasil meninggalkan istana, para pengawal dan pelayanan sudah mulai mengejar nya, tapi sayang sekali, dia adalah gadis dengan langkah tercepat di seluruh kerajaan ini.
Dia langsung memecahkan sepatu kaca yang dia pakai, karena sejak tadi dia sudah sangat kerepotan bila harus memakai sepatu kaca sambil berlari.
Tidak ada pilihan lain akhirnya dia menyelinap ke dalam istana, dan tersasar ke dalam kamar pelayan wanita, "Sungguh suatu keberuntungan di tengah kesialan" Gumam nya tertawa dalam hati.
Dengan menggunakan pakain pelayan dia sangat mudah untuk keluar dari istana ini, "Aku tidak akan pernah masuk ke dalam istana ini lagi" Ucap Cinderella saat sudah berada di luar istana, dengan perasaan yang sangat lega.
Tamat