Buat my mine........
senyummu indah bak bunga mekar.
penghangat hati penawar rindu
dalam setiap langkah menyongsong hari.
tampa lelah berharap walau terkikis waktu.
bunga indahku ........
senyum mu bak pelangi.
pewarna hari dan penyejuk kalbu
dalam diamku yang hanya bisa menatapmu.
jangan bertanya dan mencari .....
cukup tersenyum saja setiap hari
untuk menyemangat dalam hatiku
melangkah bersama waktu.
bunga indahku.
dalam doaku tersemat namamu.
dalam hatiku hanya ada senyummu.
obat penawar jiwa dikala gundah gulana malamku
agar terbawa mimpi bisa bersamamu
bunga ku mentari hati
diamku hanya menatapmu.
tersenyum slalulah meniti hari
agar aq tenang mengagumimu.
salam rindu slalu untukmu.
jangan gelisah mencari.
aq slalu mengawasimu.
secret admiralmu...........
Deg ........
Aq terpaku membaca surat itu.yang kutemukan disepatu yang ada di rak sepatu. selesai sholat
dalam masjid sekolah.
" woi.....kok bengong nanti kesambet lho" tegur sari padaku.
" ah ngak sar. cuma aneh aja " kataku lalu meremas kertas surat itu dan cepat memasukkanya kedalam saku rok ku.
" aneh kenapa" kata sari heran dan curiga.
" ah bukan apa apa sar. yuk....." kekelas kataku ketika selesai memasang sepatu lalu berdiri.
" benar ngak ada apa apa " kata sari penuh selidik.
"iam.ok" kataku tersenyum lalu melangkah pergi.
menuju kelas kembali.
.............................
Hari ini aq dan sari baru saja meminjam buku diperpustakaan sekolah.untuk bahan pemelitian yang sempat tertunda beberapa hari lalu.
" sudah dapat " kata sari merangkul pundakku.
" nih baru satu, mungkin kurang ya.biar kucari lagi" kataku seraya memilih milih buku di rak buku.
Ketika selesai kami pun keluar dari perpus. aq cukup kaget ketika hendak memakai sepatu
" astaga .....surat lagi" gumanku seraya cepat menyimpan surat itu disaku bajuku.
" sya langsung kekantin ya,lapar nih " kata sari ketika duduk memasang sepatunya disebelahku
karna perpus menyediakan karpet tebal untuk membaca lesehan jadi kamipun harus melepas sepatu agar tidak menginjak karpet.
" ok ...mau nyoto atau bakso" tanyaku pada sari
" dua duanya juga boleh" jawab sari
" ih kemaruk amat sar,, kaya perut gentong aja protesku.
" kalo lapar juga habis beb. bodo amat sama perut yang penting kenyang" jawab sari santai..
" terserah deh sar, aq nyerah" kataku seraya bangun dan melangkah menjejeri sari menuju kantin.
......................................
Malam setelah sholat isya dan makan aq mengerjakan tugas sekolah.lalu setelah semua selesai aq merapikan buku buat mapel besok.
Setelah selesai aq teringat dengan surat kertas pink yang kutemukan di sepatu siang tadi.
lalu kubuka perlahan dan membacanya
Buat sang mentari.....
hari ini kau slalu tersenyum manis
membuatku terasa senang dan bahagia.
setiap menatapmu dari kejauhan.
jangan .....cemberut biar sekejap.
tersenyum lah slalu biar hatiku riang.
ada rasa gundah ketika melihatmu muram
duduk terpaku dibangku taman.
buat bungaku seorang......
setiap senyum mu membawa terang
digelapnya malam yang kupandang tampa bintang.
aq slalu berdoa siang malam.
menyemat namamu disetiap aq sembayang.
salam hangat buat mu seorang
untuk ku dari jauh buatmu tersayang
dalam rindu perindu bulan.
yang berharap menjadi seorang penyayang.
secret admiral.....
Aq melipat kembali kertas pink itu dan meletakkannya di sela sela buku dalam laci meja.
bersama surat yang kemaren yang sempat hampir ku buang namun belum terlaksana.
entah kenapa aq penasaran dengan pengirimnya.
membuat aq bertanya dan penasaran.
karna aq tak bisa menebak siapa?
juga bingung pada siapa untuk bertanya.
.........................
" woi......sya yuk kekantin " ajak sari ketika bel istirahat berbunyi.
" sana duluan " kataku seraya merapikan buku.
" bareng lah sya , malas sama yang lain" kata dari sambil menungguku.
" yah.....kan bisa sambil jalan" kataku santai.
" iya tapi ngak enak ngak ada kawan" jawab sari sambil manyun.
" eh sya.tadi aq lihat ada kaka kelas yang memperhati kamu deh sya" kata sari.
" hah siapa' kataku heran.
" kak rio itu lho yang ganteng putih kaya oppa oppa
korea " kata sari.
" hah....ah ngak mungkin lah, yang ketua osis itukan" jawabku seraya menarik tangan sari menuju kantin.
" iya masa aq bohong sih, wong aq ngelihat sendiri" kata sari kekeh.
" ah ngak mungkin.,kamu salah lihat kali sar, paling lagi lihat bella tuh " kataku yang belum percaya.
" ya sudah kalo ngak percaya. aq lapar nih" kata sari yang cepat melangkah dan bebalik menarik tanganku.
Sesampai dikantin kami berduapun memesan bakso. sari yang kelaparan tak perduli lagi dengan sekitar kita.dia asyik dengan lahap memakan bakso yang ada didepannya.ketika pesanan datang.
Selama beberapa hari aq dibuat penasaran dengan setiap surat yang kudapat namun tak membuatku
geer atau ingin mencari siapa pemilik surat itu.
aq hanya ingin fokus belajat untuk persiapan
masuk kampus ternama dikotaku.
Tak terasa ujian akhir pun usai.surat pink yang
tempo dulu slalu datang.tak pernah lagi ada.
walau aq penasaran tak aq juga tak ingin tahu.
karna sibuk fokus menata masa depanku.
Aq tersenyum senang ketika lulus disalah satu perguruan tinggi yang kuinginkan begitu juga dengan sari.kami senang bisa satu kampus lagi
seperti dulu di sma. bersahabat saling mendukung.
untuk bisa kuliah bersama. mencari ilmu.
Aq tak pernah pacaran bukan tak laku atau jual mahal tapi. bunda bilang pacaran mengundang dosa dalam agama.sebab itu aq hanya sibuk
sekolah dan menuntut ilmu juga menata masa
depanku biar kelak bisa menyenangkan bundaku seorang janda yang berjuang menyekolahku agar
bisa menjadi orang yang sukses.
Aq hanya bisa berharap suatu saat nanti bisa menemukan orang yang baik dan menyayangiku
dengan apa adanya.ketika aq menyelesaikan kuliah.cukup surat berwarna pink sebagai penyemangat ku ,sepeti dia yang juga mengagapku
sebagai obat perindu.
Tamat.
.
.