Lee Heeseung seorang aktor tampan, berbakat dengan akting nya,bisa nyanyi.apa lagi yang kurang dari Heeseung ini.Namun,semua orang belum tahu kalau Heeseung adalah duda anak 4.
"papa,jeyi mau mobil mobilan."ucap anak pertama.Lee Jay.
"ih papa uwon pipis lagi."ucap Sunghoon anak ke tiga.
"Huwaa papa kaki Jeki cakit Huwaaa."teriak anak ke dua Jake.
Begitu lah pendengaran Heeseung hari ini.dengan cepat Heeseung menganti popok Jungwon yang baru berusia genap 1 tahun.
"Uwon pipis lagi hm?papa gantiin popok nya ya, Sunghoon ganti celana kamu."
"ciap!"
Heeseung langsung mengendong Jungwon ke kamar bayi,dengan lihai ia langsung membuka popok Jungwon dan membersihkan Jungwon setelah nya ia memasang popok baru.
setelah selesai Ia langsung membaring kan Jungwon di samping Jay yang tengah duduk sambil memainkan mobil mainan milik nya.
"jeyi,papa titip uwon dulu,papa mau ngobatin jake dulu."
"iya papa."
Heeseung langsung pergi ke ruang tengah dimana Jake masih menangis karna kaki nya yang terkena kaki meja.
"Huwaaaaa!!!papa!!!!"
"iya jake,ini papa.mana coba liat yang sakit nya."
Jake langsung memperlihatkan kaki nya yang sudah membiru."sini papa obatin."
Jake degan tenang langsung duduk di pangkuan Heeseung,Jake langsung menutup mata nya menggunakan kedua tangan nya agar ia tak melihat tangan Heeseung yang tengah mengobati kaki nya.
"nah udah selesai,lain kali jangan lari larian ya jake."
"iya pa!"
w(°o°)w
Heeseung hari ini berangkat untuk pergi bekerja ia menitipkan anak ke ke Sunoo,adik sepupu nya."nitip mereka,kalo Jungwon pipis lagi popok ada di lemari kamar nya.kalo ada apa apa telepon aja kakak."ucap Heeseung sambil memasukan barang yang di butuh kan ke dalam tas nya.
"iya kak,sana pergi."
Heeseung langsung pergi menggunakan mobil nya dan berangkat menuju lokasi syuting.
di rumah Sunoo terus mengendong Jungwon yang terlihat mulai mengantuk,Jay sedang di kamar nya.jake dan Sunghoon tengah menonton kartun di ruang tv.
"JAY!!!NGAPAIN DI KAMAR?!"teriak Sunoo.
"JEYI LAGI NGERAPIHIN MOBIL JEYII!"
Sunoo langsung mendudukan diri nya dan melihat Jungwon sudah tertidur di pangkuan nya.dengan cepat ia langsung menyimpan Jungwon di Box bayi.Ia langsung menutup pintu nya dan menghampiri Jay yang masih berkutit dengan mainan nya.
"Masih belum beres jay?"
"bayum,kakak Jeyi mau mainan baru."rengek Jay sambil memeluk Sunoo.
"nanti sama papa kamu ya,kalo sekarang Jungwon lagi tidur,nanti siapa yang jaga Jungwon?"
"Yaudah,nanti pas uwon bangun."
Jay langsung membereskan kembali mainan nya,Ia langsung turun dan ikut gabung dengan Jake dan Sunghoon.
w(°o°)w
Heeseung baru saja selesai syuting,ia beristirahat di mobil milik nya."boleh langsung pulang ga?"tanya Heeseung ke manager nya.
"bisa sih,tapi harus ijin dulu.bentar aku ijinin dulu."
Heeseung hanya bisa diam sambil memainkan ponsel nya dan melihat beberapa foto anak nya.hingga tak lama manager datang dan memperbolehkan Heeseung untuk pulang duluan.
w(°o°)w
"Huwaaa!!"
Jungwon baru saja terbangun dari tidur nya karna sang kakak terus berisik di sekitar Jungwon,Sunoo yang baru saja terlelap langsung menghampiri kamar Jungwon.Sunoo langsung mengendong Jungwon.
"cup cup,papa bentar lagi datang jangan nangis ya,nanti kakak nya di marahin."
Jay selaku orang yang tak sengaja membangun kan Jungwon langsung menghampiri Sunoo dan meminta maaf.
"maaf,tadi Jeyi ga sengaja nendang kasur Uwon."
"gapapa,ga sengaja kan.lain kali jangan main di kamar Jungwon pas dia lagi tidur."
Heeseung baru saja datang,Ia langsung di peluk oleh Jake dan Sunghoon."anak papa ga nakal kan?"
"Hoon ga nacal,tadi Hoon nonton aja bareng Jeki."
Heeseung langsung mengendong Sunghoon dan Jake,tak lama Jay keluar dari kamar Jungwon bareng dengan Sunoo dan Jungwon yang ada di gendongan Sunoo.
"ah mereka ga nakal kan?"
"ga kok,lagi anteng dari tadi."
"bagus deh,sana pulang."
"udah di bantuin malah ngusir."
"mau nya apa emang?"
"pengen Jaehee,dia kan jadi lawan akting kakak."
"ya tinggal chat aja sono,atau besok mau ikut ke lokasi?"
"ikut dah,anak anak biar aku yang urus."
w(°o°)w
Minggu nya Heeseung sengaja melibur kan diri nya untuk sang anak."Jeyi mau mainan baru?"tanya Heeseung sambil memakaikan Jay Baju.
"mauu!!"ucap Jay semangat.
Setelah semua nya selesai Heeseung langsung berangkat,tak lupa Jungwon di dudukan di kursi khusus anak di kursi belakang.
sesampai nya di pusat perbelanjaan Jay selaku anak pertama langsung mengandeng sang adik.Jungwon tetao di gendong oleh Heeseung.Setelah siap mereka pun langsung mulai berbelanja apa yang mereka ingin kan.
Setelah selesai Heeseung langsung kembali ke mobil nya karna anak anak sudah mulai kelelahan."jeyi ga ngantuk?"
"ndak,Jeyi mau main dulu."
Sesampai nya di rumah Heeseung langsung membawa anak nya ke dalam satu per satu,Jay ikut tertidur di perlajanan.tiba tiba Ibu Heeseung menelepon nya.
"halo,kenapa bu?"
"..."
"iya,asal dia baik ke anak aku."
"..."
"terserah."
"..."
"oke,besok aku bakal ada di rumah bareng anak anak,bawa aja dia kesini."
"..."
"iya.dah ibu."
Heeseung langsung masuk kekamar nya dan berganti pakaian,ia kembali ke bawa untuk membuat kan makan malam untuk anak nya.
(づ ̄ ³ ̄)づ
Keesokan hari nya Heeseung terbangun karna Jungwon terus menangis, Heeseung langsung menghampiri Jungwon dan mencoba menenangkan nya.
"iya papa disini,cup cup."
pukul 12.00 kemudian,Ibu Heeseung datang dengan seorang wanita.Heeseung yang sedang menggendong Jungwon langsung membuka Pintu dan memperbolehkan mereka masuk.
"nah,nah ini Soojin,ibu yakin dia tipe kamu."
"ya,nama ku Heeseung."ucap Heeseung sambil menyondorkan tangan nya.dengan cepat Soojin membalas nya."saya Soojin."
"oke mama tinggal dulu,kalian ngobrol dulu aja."
Setelah ibu Heeseung keluar,Soojin terus saja diam melihat Heeseung yang tengah berbicara bersama anak bungsu nya."kenapa diam?"tanya Heeseung.
"ah,saya tak tau harus gimana."
"bicara saja."
"..."
"hais,baik lah,ini ibu saya yang memaksa kamu buat nerima kan?"
Soojin hanya menggeleng,sebab ibu nya Heeseung tak memaksa nya sama sekali untuk di jodohkan dengan Heeseung.
"terus?"
"saya bingung jawab nya."
"tak usah terlalu formal,santai saja.kalau begitu aku tinggal bentar,Jungwon sudah tidur."
"ah,baik."
Tak lama Heeseung datang dengan di buntuti ke tiga anak nya."papa itu ciapa?"ucap Sunghoon sambil menunjuk ke arah Soojin.
"calon ibu buat kamu Hoon."ucap Heeseung sambil membenarkan baju milik Sunghoon.
"buat aku juga pa?"Tanya Jake sambil memiringkan kepala nya,dan di jawab anggukan oleh Heeseung.
Jay langsung menghampiri Soojin dan duduk di sebelah nya."tante suka Uwon?"Tanya Jay.Soojin langsung melirik Heeseung sebab ia tak tau siapa Uwon.
"jungwon."
"suka,tante juga suka kamu kok."
"oh ya?namaku Jeyi."ucap Jay Semangat.
Heeseung hanya melihat interaksi sang anak dengan Soojin,baru kali ini anak Heeseung mau menerima orang baru,harus kah Heeseung menaruh harapan ke Soojin?
Sunghoon yang masih melamun langsung menghampiri sang ayah."papa,Hoon mau gendong."
"kenapa ga ke tante Soojin?"
"kak Jeki sama kak Jeyi udah ambil tante Soojin."ucap Sunghoon yang mata nya mulai berkaca, Heeseung langsung mengangkat Sunghoon kedalam pangkuan nya.
"nanti giliran ya."
w(°o°)w
"kau tak masalah dengan duda anak 4?"
"tak masalah,aku suka mereka.walaupun kau tak mau boleh kah aku bertemu dengan anak anak?"
Heeseung masih diam,tak lama ia bangkit dari duduk nya dan kembali duduk di samping Soojin.
"kau hanya suka mereka? bagaimana dengan ayah nya?"
"ah..Ya aku juga suka ayah nya."
"udah mau setahun,kau masih kaku."
"maaf."
"aku suka kau Soojin.menikah lah dengan ku."
Soojin masih diam, walaupun ia sudah setahun kenal Heeseung dia memang mulai menyukai duda anak 4 inii,namun apakah Soojin berhak atas itu?
"ada yang menganggu?bilang saja."
"ah,apa aku berhak Heeseung?"
"kau berhak Soojin,maka dari itu mau kah menikah dengan ku?"
"ya,mau."
Lee Heeseung ENHYPEN
Lee Soojin WEEEKLY
gj ga sih? kepikiran bikin cerita iniಥ‿ಥ
mau bikin novel tapi kek ga mungkin,bagus ga sih kalo cerita nya di panjangin?