"Hai..kenalan dong" aku mendongak kan kepalaku,mengarahkan pandangan ku pada suara lembut itu.
"Angga" ku ulurkan tangan ku,yang disambut olehnya..gadis berambut ikal,berhidung mancung,dengan bibir yang sedikit tebal di bagian bawah..seksi banget sih,pikirku.
"Lolita..panggilnya terserah kamu deh" ujarnya.
"namanya seseksi orangnya" ku colek pipinya sedikit,dan dia hanya tersenyum malu,bikin tambah gemes ah...
"motornya kenapa,mas Angga?" tanya Lolita
Aduh..aku lupa jika saat ini sedang sebal karena motorku yang tiba-tiba saja mogok,untung masih area kampus,jadi bisa minta tolong pada tukang tambal ban yang ada disitu untuk membenahinya.
"eh..itu..mogok Lit..kamu kuliah disini juga?" aku mengalihkan pembicaraan.
"iya mas..aku fakultas pertanian" jawabnya
"wow..pertanian? jarang banget cewek masuk fakultas itu,apalagi kalo secantik kamu,kok bisa nyasar kesini.." aku salut padanya,mengingat fakultas yang dimasukinya,biasanya tempat itu didominasi oleh kaum Adam.
"biasa aja mas..oh iya .aku juga mau ngambil motor aku,kemarin ku titipkan disini" balasnya
duuh aku jadi tambah gemes liat dia bicara malu-malu gitu,pengen kulumat bibir seksinya,sayang dia bukan pacarku..aah sebuah ide tiba-tiba muncul diotakku..kenapa aku gak nembak dia aja? lagian,apa coba maksud dia ngajak kenalan,pasti karena suka sama aku..narsisku mulai nongol nih.
"Mas Angga melamun aja,mikirin Loli ya?" sebuah senyum yang teramat manis disuguhkannya padaku,bikin hati ini ketar ketir liatnya.
"tau aja ih..kamu gemesin soalnya,jadi pengen nyipok tu bibir" aku nyoba impov deh,kali aja dia juga suka sama aku.
"aah mas Angga nakal" dicubitnya lenganku pelan.."tapi Loli mau kok"
"aaaah yang bener..emang Loli mau?" sepertinya gayung bersambut,aku harus lebih gencar nih..
"kalo mas Angga mau,Loli pasrah aja deh.." jawabnya.
"yaudah..kalo mau dicipok,harus mau jadi pacar mas Angga dulu,mau gak jadi pacar mas Angga?" kutembak aja sekalian.
"Iih mas Angga bikin Loli malu.." ucapanya disertai anggukan kepalanya.
Ya Tuhan..mimpi apa aku semalam,kenapa bisa hari ini bisa dapat cewek semudah ini,cantik dan seksi pula.
Akhirnya kami pun jadian..bahagia banget rasanya,setelah lebih dari empat bulan aku menyandang status jomblo,hari aku resmi melepas gelar itu..bibirku tak hentinya tersenyum.
Sejak hari itu,kemanapun aku pergi pasti ada Lolita disampingku..tapi beberapa teman Lolita sepertinya gak suka jika aku dekat dengannya,ada yang ketawa cekikikan sambil menutup mulutnya,ada yang terang-terangan menatap sinis padaku jika aku dan Lolita lewat depan mereka.
ah..paling mereka iri padaku,karena aku bisa mendapatkan kembang fakultas mereka..secaraaa..Lolita cantik,seksi,bodynya aduhai banget,ramah dan tentu saja pintar,pantaslah jika mereka iri padaku.
Sejauh ini hubungan kami lancar-lancar saja seperti pasangan pada umumnya,makan bareng,jalan bareng,bahkan terkadang aku sampai lupa diri jika berdua saja dengannya,seperti pada saat ini..
bibirku dengan rakusnya melumat bibir seksi Lolita,dan dia pun membalasnya dengan pasrah dan panas..tanganku mulai bergerilya diarea tubuh atasnya,tapi hanya dari luar saja,Lolita memang mengijinkan aku meraba tubuhnya,tapi hanya dari luar saja,tak pernah lebih dari itu..belum saatnya..katanya.
aku pun gak memaksa,tapi terkadang aku hampir kebablasan saking gak bisanya menahan gejolak didalam sana..untung saja Lolita selalu mengingatkanku..
.......
"Hari Sabtu nanti,ada acara di rumah sepupuku..kamu ikut ya sayang" hari ini kami sedang makan siang di kantin tengah kampus,aku mengajak Lolita ke acara pertunangan sepupu ku di Bogor.
"Aku harus bawa apa mas? dress code nya warna apa?" dengan semangat '45,dia bertanya.
"gak usah bawa apa-apa,nanti aku yang siapin kadonya..hhmm soal baju,sepertinya warna peach deh say,kamu pasti paling cantik di acara itu nanti,aku bangga banget jadi pacar kamu" ucapku
"Mas Angga selalu aja bisa bikin senang aku,kalo kayak gini terus,aku bolehin deh mas Angga minta satu permintaan,aku akan mengabulkannya" ucapannya membuatku sedikit tercengang tapi senang..sudah lama aku menginginkan satu hal itu..
"Beneran say? aku boleh minta apa saja?" tanyaku memastikan.
"iya mas..boleh..apapun itu" tegasnya.
Aku tersenyum lalu mencium tangannya,kami segera menghabiskan makanan kami,kemudian berpisah untuk mengikuti jam kuliah masing-masing.
Hari Sabtu pun tiba..
Aku terpana melihat Lolita..dia sangat cantik malam ini,gaun yang dipakainya semakin menambah kecantikannya..bahkan mata para lelaki di ruangan ini pun semuanya menatap takjub padanya..aku harus menjaganya dengan baik,agar tak ada serigala berbulu domba yang mendekatinya.
"Kamu cantik banget sayang..kamu masih ingat janjimu kan?" bisik ku pelan di telinganya.
Sesaat kurasakan tubuhnya menegang saat aku meremas lembut bokongnya yang seksi itu.
"Emang mau minta apa sayang?" dia balas berbisik di telingaku.
"Aku ingin itu...aku gak tahan liat body mu,boleh ya malam ini kita melakukannya? ingat..kamu janji akan memenuhi apapun yang aku minta loh" ucapku sedikit ragu,takut ditolak seperti biasanya
Kulihat dia menarik nafas panjang,lalu berucap..."iya mas..aku sudah siap,sepertinya memang sudah seharusnya kita terbuka"
Keningku mengerinyit,sedikit aneh tapi mungkin maksudnya adalah sudah waktunya kami buka-bukaan..hwaahh aku tersenyum senang,otakku sudah berfantasi kemana-mana,tak sabar rasanya ingin agar acara ini segera berakhir dan membawa Lolita terbang bersamaku..
terbang ..iya..terbang..kalian tahulah apa maksudku.. hehehe
Hampir 2 jam acara itu berlangsung,begitu semua keluarga berpamitan pulang,aku pun menyeret Lolita agar segera keluar dari tempat ini..aku tak sabar ingin mencicipi tubuh moleknya..
Kularikan motor dengan sedikit ngebut ke arah hotel terdekat..segera setelah sampai disana,aku memesan kamar dan buru-buru menarik tangan Lolita agar mengikutiku,dia hanya tertawa kecil melihat ketidak sabaran ku..
"Sabar sedikit sayang..aku ini milikmu,gak akan kemana-mana" katanya sambil mendorong tubuhku yang menempel padanya sesampainya kami di kamar,aku segera membuka seluruh pakaian yang melekat di tubuhku..aku tak menghiraukan kata-katanya.
"buka bajumu sayang..aku bantu ya" ucapku dengan nafas yang tersengal menahan gejolak birahiku
"tunggu sayang.." dia beranjak dari pelukanku lalu menuju ke samping tempat tidur,dimana saklar lampu kamar ini berada..klik..spontan lampu kamar mati,yang tersisa hanya lampu temaram,menambah suasana romantis..
"buka semua sayang..aku gak tahan" kataku memaksanya..
Lolita kemudian membuka gaun yang dikenakannya,tapi hanya sebatas perut..aku terpana melihat tubuhnya,dia lalu naik ke atas ranjang kemudian kami berciuman sangat panas,kutarik sisa gaunnya melewati kepalanya,dia masih nampak malu-malu,diapun meraih bantal menutupi Miss C-nya..
"Kamu sudah janji loh sayang,kamu masih malu ya?" kata ku sambil menariknya mendekat lagi ke arahku..kutarik bantal yang dipegangnya,kemudian menciuminya lagi dengan penuh nafsu..tanganku lalu mulai meraba tubuhnya dengan agresif..
Tapi...
sampai di area Miss V'nya,gerakan ku sontak terhenti..ada yang aneh saat aku merabanya,ada sebuah tonjolan disana,jika diraba sekilas mirip punyaku..
klik..
kunyalakan lampu kamar...
"Kamu...aaaaaaaaahhhhhhhhh...." aku berteriak histeris,kemudian menjauh dari ranjang lalu meraih semua pakaian ku yang teronggok di lantai dekat pintu,buru-buru aku mengenakan celana lalu membuka pintu..aku harus segera keluar dari sini..
"Mas Angga..kemana..katanya gak tahan.." kudengar suara Lolita memanggil ku..tapi kuacuhkan..
aku terus berlari tanpa mengenakan baju terlebih dahulu...puuuiiihh..ppuuuiihh..berulang kali aku meludah sambil terus menggosok bibirku...rasa jijik terus saja membayangi..hueeekkk...perutku mual serasa ingin muntah...pantas saja teman-temannya mencibirku,menertawakan ku bahkan sinis padaku..Lolita sialan..makhluk jadi-jadian..awas saja kau..aku merasa tertipu.
" Mas Angga..mas Angga.." aku berbalik ke arah suara yang memanggilku..
"Tidaaaakkk...jangan mendekat ..pergi kau..dasar banci.." melihatnya semakin dekat,aku histeris kembali... sampai-sampai aku pulang naik taksi,lupa pada motorku..biarlah besok saja aku kembali mengambilnya..yang penting tidak melihat wajah Lolita si banci itu..