Siang hari sepulang keluar dari kelas aq langsung ke perpustakaan. karna ada tugas dari dosen yang harus kuselesaikan. dari pada ditambah tugas lagi
mending dikerjakan lebih awal.
Ketika memasuki perpustakaan terasa hening karna sepi, ku tarik sebuah kursi dipojok kan agar lebih tenang membaca buku.
Deg.......
Sebuah tangan menyentuh pundak ku. lalu aq pun sempat menolleh karna kaget.
Kulihat azzzam tersenyum berdiri disebelahku.
" tumben sudah disini" katanya sambil berbisk ketelinggaku.
tubuhku rasa meremang mendengar bisikannya.
cowo yang satu ini slalu berhasil membuat ku deg degan.
" mhemmm.......jawabku berdehem
" aq kesana dulu ya" bisknya lagi lalu pergi dan menghilang diantara rak rak buku yang tinggi.
" gila tuh cowo hampir buat aq jspot jantung aja. bisa mati mendadak nih kalo sering kaya gini" kata hatiku.
Hampir 2 jam aq duduk membuat referensi tugas.
setelah selesai aq merapikan buku untuk ku kembalikan lagi dan melapor ke bagian admin untuk meminjam buku.
Setelah beres semua aq melangkah keluar dari perpustakaan.namun mataku langsung tertuju pada seorang pria yang besandar di depan pilar gedung sambil melipat tangannya didepan tdada.
" dah selesai?" katanya yang tak lain azzam.
" sudah kok disini" tanyaku
" nungguin kamu ay" katanya to the point.
" yah....ngapain ditungguin, biasanya langsung kabur " jawabku santai sambil melangkah dan azzam menjajari langkahku.
" kangen......." kata azzam yang berhasil membuat langkah berhenti.
" asal.....kamu zam ,kan tiap hari juga ketemu" kataku kembali melangkah.
" pulang bareng ya, ku antar pulang "katanya menawari untuk naik motornya.
" aq bawa motor sendiri zam, makasih lain kali aja" kataku seraya menuju parkiran motor.
" yah....... pasti mau menghindar" kata azzam dengan senyum kecut.
Aq tak terlalu mengubris perkataan azzam. setelah keluar dari parkiran kubawa motor kesayanganku itu pulang.
.................................
Siang ini aq kembali ke perpus, karna untuk menambah meteri yang semalam masih kurang.
lama aq memilih buku buku yang tersusun rapi
sampai ada sebuah buku yang membuat tertarik
lalu mengambilnya
" bagus nih, nanti pinjam ah ' gumanku pelan
lalu aq kembali kemeja kosong dipojokan i biar biar bisa nyaman.
Kuletakkan buku buku diatas meja juga buku tadi yang kuambil sangat tebal.setelah agak lama akhirnya selesai juga.
aq membuang nafas kasar . lalu membereskan semua buku dan mengembalikan buku buku yang tadi buat referensi. kecuali satu buku yang berjudul
" Cahaya zaman, bagus ta bawa pulang aja kali" bathinku.
Lalu aq pun melangkah ke admin untuk meminjam buku untuk di bawa pulang.
" seminggu ya mb" kata sang admin.
" ya mb makasih" jawabku tetsenyum dan berlalu setelah tercatat.
Diwaktu sengangku ku baca buku itu selama beberapa hari, isinya cukup menarik karya seorang syekh dan hafiz alquran bernama Dr aidh alqarni
yang di terjemahkan oleh abdul hayee alkatani.
Buku itu berisi tentang spritual , dan kehidupan orang orang yang tekun beribadah kepada tuhannya dan sisi lainnya. menarik memang dan itu membuat ku sangat kagum dengan isi buku
tetsebut yang syarat dengan nasehat dan aturan.
" cahaya ,zaman"
Buku itu membuat ku betah selama beberapa hari membacanya. dan cukup membuatku terpengaruh dan berpikir secara logika. pengarang buku ini sangat mendetail dalam menjelaskan suatu makna
yang membuatku kagum. dan terkesan.
hal hal spritual yang baik, tata cara dan bagaimana
pandangan didalam buku tersebut dikupas dengan lengkap.
Hatiku larut untuk memahami setiap malna yang ditulis pengarang dan sempat membuatku menangis.banyak juga nasehat yang tekandung.
dan itu membuat ku sadar bahwa sejatinya vahaya
jaman itu takan mati atan lengkang bersama waktu.apabila kita iklas dan tawaqal dalam sikap dan ibadah yang kita jalani.
Aidh alqarni juga menulis buku tentang la tahzan( jangan bersedih allah bersama kita).
dimana sikap dan kesabaran kita menghadapi tantangan hidup didunia yang berbahaya ini.
selama seminggu aq membaca dan mendalami buku tersebut. membuat belajar untuk bisa menulis
seperti beliau. memberikan mamfaat dan safaat
di buku yang beliau tulis.
Banyak hal yang kepelajari dari buku cahaya zaman.dan itu membuat ku merubah dalam pola berpikir. bagi ku buku itu sudah mempengaruhi
dengan baik.dan bisa bersikap dan berpikir tentang
langkah masa depanku kedepan.
........................
seminggu berlalu setelah membaca buku cahaya zaman aq mengembalikannya. berat rasanya ketika
aq melepas buku yang seminggu ini menyita waktu ku untuk membacanya.
sejak saat itu aq lebih banyak merenung dan membaca buku. bahkan aq banyak menghabiskan waktu di perpus ketika waktuku luang dan makul
kosong.
..........................
" mhemm ..............
Aq menoleh dan melihat azzam sudah duduk sisampingku ketika siang itu aq membaca di
taman kampus.
aq hanya menatap sejenak lalu tersenyum dan
kembali melanjutkan membaca buku.
" yah di angguriin nih......." katanya menyindirku.
ketika aq sibuk membaca
" menarik banget ya ay sampai aq dicuekin" katanya lagi.
" mhemm.........." jawabku.
" ya ampun ....aq bicara sama patung nih" katanya lagi.
Aq membuang nafas lalu melnatapnya sambil tersenyum
" kalo bete......cari kesibukan sendiri, lagian siap suruh kesini.sana ......cari teman ngobrol" kataku.
" ay .......tega nih ngusir .semarik apa sih tuh buku sampai aq dicuekin gini" katanya cemberut.
" biasa sih.....cuma aq hanya pengen memaxmalkan aja membacanya" jawabku tenang.
" yah.....kalah saing dong aq, sama buku" kata azzam lagi.
" maksudnya.......?"
" aq jadi buku aja ay, biar kamu bolak balik aq setiap hari dan mandangi aq lalu menciumku" kata azzam lirih.
" he....he....he...." kekeh ku lalau menatapnya.
" kenapa " katanya juga menatapnya.
Mata kami saling bertatapan satu sama lainnya.
untuk beberapa saat.lalu aq pun membuang muka setelahnya karna malu.
" emang ngak punya kerjaan lain zam" kataku.
" ada ay, ngangeni kamu " jawab azzam yang membuat ku tercengang.
" bisa aja, hatiku berbungga bunga" jawabku adal.
" tapi sayang aq ngak bisa memetiknya" jawab azzam
" heh .......ngak ada receh nih" kataku.
" pake yang kertas juga mgak apa" sahutnya tersenyum mengoda.
" seminggu ini kamu sibuk diperpus terus ya ay?" kata azzam
" kenapa memang" jawabku.
" kangen ngobrol " jawabnya.
" ini sudah ngobrol " kataku tersenyum manis semanis gula.
" mhemmm........cantik kalo senyum gitu" kata azzam.
Bluss.................
Wajahku pun langsung merona merah mendengan
gombalan receh azzam.
" lagi kesambet ya zam " kataku.
" iya setan cinta " jawabnya santai
" emang ada setan cinta, wah aq baru tahu ada setan yang jatuh cinta" kataku meladeni perkataan azzam.
" adalah ...semua mahluk tuhan itu punya cinta" kata azzam.
" masa iya sih" kataku.
" ay besok kalo pulang cepat jalan yuk" kata azzam.
aq diam tak menjawab azzam dan menatapnya sejenak
" memang mau ngajak kemana" kataku
" bagaimana kali ke toko buku" kata azzam
" boleh ...." kataku.
" benar nich .....besok janjian disini ya, nanti kamu boleh beli buku yang kamu suka, aq yang bayar " kata azzam sumringah.
" mhemm........." jawabku hanya berdehem.
" ya sudah aq masuk kelas dulu ya, besok jangan ingkar " katanya berdiri dan berlalu sambil
melambaikan tangannya.
" bye ai.........muach .....katanya dengan gaya ciuman jauh.
aq yang melihatnya dengan tingkah konyol azzan hanya mengelengkan kepala.
...,.........,............
Siang ini sesuai janji aq dan azzam jalan jalan ketoko buku.kami beboncengan dengan motor azzam.aq duduk dibelakangnya.
" pegangan ay " kata azzam berteriak ketika motor berbaur dijalanan.
" ini sudah pegangan " kataku juga setengah berteriak.
Sebelah tangan azzam meraih tanganku..dan meletakkanya dipingangnya. azzam mengengam tanganku dengan erat, sedang tangan kanannya memegang stang motor.
Ada getar getar .......yang metambat dalam hatiku
entah perasaan apa. azzam teman baikku.dia juga
manis dan tampan.dan juga baik tapi kadang menjengkelkan. kami berteman sejak sma.walau tidak satu jurusan tapi kami berdua akrab. selama berteman azzam tidak banyak polah memang tapi dia cukup usil menurut ku apabila lagi bete
....................
Aq memilh milih buku yang akan aq beli dan juga
pernak pernik lucu azzam hanya memperhatiku
dari jauh ketika dia sibuk mencari buku di dibagian lain.
" sudah ......selesai " kata azzam yang sudah berdiri disampingku
" ngak ada yang menarik " kataku sambil manyun melihat buku yang lain.
" ini menarik ngak " kata azzam yang menyodorkan
buku yang membuat ku membelalakan mata.
" hah ....dapat dimana" kataku.
" mau ambil ajananti tinggal bayar" katanya tersenyum.
Kulihat harga buku 125000. dilebel harga. sejenak aq berpikir, uangku ngak vukup karna tinggal 60 000 di kantong
" ayo .....sudah selesaikan kita makan setelah dari sini" kata azzam.
aq terdiam sejenak berpikir. namun azzam langsung menarik tangan ku dan menyeretku kekasir pembayaran .
" sama yang ini mb ,azzam langsung mengambil buku yang ada ditanganku dan memberikan nya pada sang kasir.
" total 200 000 semuanya" kata sang kasir.
azzam pun mengeluarkan dompet dan mengeluarkan beberapa lembar uang dan memberkan pada kasur tersebut
" buku yang ini bunkusiin terpisah ya mb" kata azzam pada kasir.
" iya mas" kata kasir tersebut dan tersenyum pada azzam.
Setelah semua dibayar ayam memberkan buku itu padaku
" ini buatmu" katanya menatapku lekat.
" serius ....." kataku senang karna buku itu buku cahaya zaman yang dangat aq sukai.
" iyalah kan aq sudah janjiau traktir kamu ay " kata azzam.
" heh......trimakasih ya jawab ku senang.
azzam pun ikut senang melihat ku tersenyum senang
setelah dari toko buku, azzam mengajakku untuk makan bakso di sebuah cafe.setelah kejadian itu
aq baru tahu kalo azzam slalu memperhatikanku
dan perduli. yah .....bahkan lebih dari sekedar teman.karna setelah itu dia semakin sering mengajak jalan ketoko buku. walau dia hanya melihat lihat saja sesekalian. tapi dia yang slalu membayar buku yang setiap kali aq sukai pilih.
Aq baru sadar alasan azzam sering mengajakku ketoko buku, bukan cuma modus tapi alasan yang kuat untuk dekat slalu denganku.
Tamat.
.
.