Dulu saat aku dan suamiku berjalan di atas batu-batu kerikil yang tajam, tidak seorangpun mau melihat kami. Saat hinaan demi hinaan yang kami dengar dan lihat, kami hanya bisa tersenyum kami hanya saling menguatkan. tidak perdulu lelah dan sakit melalui jalanan kerikil itu kami terus berusaha
Hingga aku bermimpi dalam lamunan, membayangkan jika aku mendapatkan uang 200 milyar, aku berniat bersedekah bagi anak yatim piatu. membantu dan menolong orang-orang yang membutuhkan. dan yang sangat aku impikan, adalah aku ingin memberangkatkan orang tuaku untuk berhaji. keinginan yang begitu mustahil dalam anganku
Namun suamiku tidak pernah menyerah, ia selalu mengatakan jika ingin sukses maka harus pedih dahulu. dan kami pun terus berusaha. tidak pernah lelah kami terus mengejar mimpi
Hingga suatu hari, impian kami terwujud syukur alhamdulillah kami ucapkan kepada alloh swt. kami juga tidak lupa dengan janji kami. perlahan-lahan kami wujudkan impian kami yang dulu hanya di angan
Dan sekarang kehidupan kami penuh dengan keberkahan karena kerja keras dan juga do'a. tidak ada yang tidak mungkin, jika alloh swt sudah berkehendak
Maka jangan pernah berhenti untuk bermimpi karena kesuksesan berawal dari impian,
Semangat dan terus berusaha untuk menjadi orang sukses agar kita bisa membantu orang-orang sesama kita dulu
Jangan lupa tetap rendah hati dan selalu bersyukur kepada alloh swt karena darinya kita mempunyai kesuksesan dan akan kembali padanya juga ketika kita melupakan awal dari kesuksesan kita