Pada malam hari tepat pukul 21.00 hujan yang begitu deras tiba - tiba saja turun. Tanpa melihat berapa banyak orang yang belum berlindung, tanpa memberi peringatan. Sama seperti bahaya, tanpa peringatan datang dan membuat kekacauan, merengut nyawa seseorang, dan membuat banyak orang tersakiti.
" Aduhhh kok tiba - tiba hujan sih " ucap seorang gadis yang kala itu tengah berada diluar. Dengan cepat ia mengeluarkan sebuah payung untuk digunakan, Ia adalah tipe orang yang selalu berjaga - jaga jadi tidak akan terlalu kesusahan jika alam terkadang mencurahkan apa yang selama ini mereka tahan.
" huhh... untung aja bawa payung,, brrrrr dingin banget sihh,, mana gak ada taxi lagi hp ku juga pake lowbet lagi huh ! " omel gadis itu tak jelas
DEG !
Seakan tersadar gadis itu mulai melirik sekitar, tidak terlihat seorang pun yang sedang bertepi. Sepi ! sunyi terlalu sunyi sampai dapat mengancam gadis itu.
" duhh takut banget lagi " rengek gadis itu
" gimana ni ujan belum berhenti pula mana ini udah malem banget "
terlihat kekhawatiran mulai mengambil alih pikiran gadis itu, kini ia hanya dapat berusaha berjalan mencari jalan keluar ditengah hujan lebat pada malam kala itu. Berjalan.... tanpa arah, tidak tau bahwa bahaya menunggunya di sepanjang jalan.
[ DI TEMPAT LAIN ]
" Bos semuanya sudah siap, tinggal menunggu anda untuk memilih " lapor seorang bahawan
" Okayyy " balas ' bos ' itu dengan riang seakan diberi mainan baru.
( ..... )
" WAHHHHHH !!! CANTIK ! AKU INGIN MEREKA SEMUA, MEREKA CANTIK " ucap 'bos' itu dengan mata berbinar
" bailah kalau begitu, kami akan menuruti perinth anda " balas salah satu bawahan 'bos' trsbt dengan sopan
Setelah bawahan itu membalas ucapan sang pemimpin Ia langsung menceret 'mainan' sang pemimpin ke sebuah tempat untuk mencetak, membuat boneka ? atau lebih tepatnya pelatihan boneka ?
" UKKHHH "
" HPMPHHH "
" HIKS UMMPH "
" MMMMMHHH "
terdengar isak tangis dan rintihan kesakitan dari beberapa gadis perawan itu, mereka takut ! terkurung, tersiksa !
" DIAM ! DASAR KALIAN HARUSNYA BERSYUKUR SUDAH MAU DIPILIH BOS SAYA ! MALAH MERENGEK NANGIS GA JELAS BIKIN SAKIT KEPALA TAU ! " marah salah satu petingi disana
" khekhekhekhe santailah sebentar lagi mereka akan menjadi akan yang manis " tersenyum menyeramkan
[ KEMBALI KE KEADAAN SANG PEMIMPIN ]
" aku bosan, ayo jalan " ucap sang pemimpin
" tapi bo - " belum sempat melanjutkan kalimatnya sang bawahan telah mendapatkan tatapan yang tajam dari bosnya
GLEK ! merasa terancam sang bawahan langsung menuruti perintah majikannya
(.....)
Selama perjalanan sang pemimpin sangat bosan tak terlihat seorang pun, sampai mereka menemukan gadis itu.
" STOP ! " perintah sang pemimpin
menjadi bawahan yang baik ia langsung menuruti perintang pemimpinnya. Setelah mobil berhenti sang pemimpin mengambil payung dan mulai berjalan keluar menghampiri gadis itu.
" Kak " ucap sang pemimpin
" SETAN KECEBUR GOT " Latah gadis itu
" pftt hahahaha " tawa sang pemimpin karena mendengar latahan sang gadis
" loh kok ada ada kecil disini " tanya sang gadis mengabaikan kejadian tadi
Anak kecil itu alias sang pemimpin mulai tersenyum lalu menjulurkan tangannya sambil berkata " Aku Alice salam kenal "
Sebagai seorang gadis yang sangat lembut dan penyuka anak tentu saja gadis itu menerima uluran tangan sang gadis dan membalasnya " kakak Lune " terlukis senyum indah di wajah lune
{ CANTIKKK AKU SUKA DIA } batin gadis itu kala melihat lune tersenyum
" kakak sendiri aja, mau alice bantu ? " tawar alice
" gak usah alice, kakak nunggu taxi aja " jawab lune
" ayolah kakk " rengek alice
" humm o_okey " ucap lune ragu
" YEYYYY, AYO KAK " antusias akn jawaban Lune, Alice pun menarik tangan lune sampai memasuki mobil.
Selama perjalanan lune sangat gelisah entah kenapa tapi ia merasa akan terjadi hal yang sangat buruk pada dirinya.
" Alice ini bukan jalan ke - " belum senpat lune melanjutkan kalimatnya alice langsung memotong ucapan lune
" Iya kak ini mau ke rumah alice bentar " tersenyum misterius
Lune tak tau ingin berkata apa lagi, ingin sekali ia menengur alice tapi entah kenapa keberanian dia tidak ada. Seakan dia sedang takut dengan gadis kecil ini.
selama perjalanan tak ada yang berbicara, sangat hening. Lune yang terlarut akan pikirannya sendiri dan Alice yang terlihat tengah memainkan boneka beruahnya. sampai tiba dirumah Alice.....
" Yuk kak masuk " tersenyum sambil menggandeng tangan lune
OHH GOD !! betapa terkejudnya Lune setelah memasuki rumah alice terlihat banyak wanita yang sangat cantik berjejer memenuhi koridor rumah alice mereka sangat mirip dengan manusia tetapi bedanya mereka itu boneka,,, BONEKA !!!!
" Alice mereka semua mengapa banyak sekali ? dan ruangan apa ini ? " Tanya lune berhati hati, yaa sekrang lune mulai takut juga waspada. bagaimana tidak ? sepanjang jalan terlihat banyak wanita berjejer ah salah maksudku boneka berjejer dan sekrang alice membawanya ke sebuah ruangan yang terlihat seperti ruangan pada dongeng. Begitu indah, terdapat ranjang yang empuk dilengkapi renda putih, tak kalah dengan bunga bunga yang terlihat bermekarang disamping tempat tidur itu ada pula rumput dan sofa yang nyaman.
Melihat raut wajah lune alice pun tertawa yang mana terdengar menyeramkan di telinga Lune.
" HAHAHAHAHAHA " tawa alice
" ahahaha kak apa kau sesang waspada ? hahaha "
" alice..." ucap lune tambah waspada
" baiklah akan ku jawab pertanyaan mu " tersenyum misterius
" mereka boneka yang aku ciptakan. dan ruangan ini akan menjadi tempat mu " jawab alice
" apa ? apa maksud mu ? boneka ciptaan ? ruangan untuk ku ? " tampak raut bingung sekaligus gelisah terlihat jelas di wajah lune
" ya mereka boneka ciptaanku. dulunya mereka manusia tapi.. aku menyukai mereka makanya aku membuat mereka menjadi boneka padahal awalnya aku hanya ingin bermain tapi mereka ... MEREKA MALAH INGIN MELUKAI KU ! " jelas alice sedikit emosi
" sama seperti mereka aku sangat menyukai mu kakak maka dari itu aku ingin kakak bersama dengan ku" tersenyum manis
" t_tidak a_ak_aku tidak " takut ! lune sangat takut, perlahan ia melangkah mundur agar dapat mengambil ancang ancang untk kabur
" kakakk apa ini ? kau takut ? ingin kabur ? hehehe tidak akan bisa " ucap alice kala melihat lune saat itu.
Teringat akan dirinya yang dulu Lune atau sekrang bisa disapa Aline itu terbujur kaku di ruangan yang terakhir kali ia lihat. tak terpikirkan sekalipun di pikiranya bahwa anak yang membantu ia kala malam waktu itu adalah seorang pecinta boneka, lebih tepatnta boneka hidup. Ya alice sangat menyukai boneka hidup. Dari malam itu Alice selalu merawat Lune upss maaf maksudku Aline nama yang diberiman alice untuk boneka paling spesial yang pernah ia miliki.
Pelajaran yang dapat kita ambil. jangan mempercayai orang lain dengan cepat apa lagi itu orang asing. manusia adalah makhluk yang berdosa. sebaik apapun dia pasti memiliki perstiawa yang kejam. seperti seorang malaikat yang berkhianat manusia bahkan lebih keji dari pada iblis. Terlihat cantik bagaikan malaikat padahal aslinya seorang Iblis perengut kebahagiaan seseorang.
Saya harap kalian mengerti maksud saya, dan terimakasih telah membaca karya saya " BONEKA HIDUP" 😊.