Tema: Ciuman di atas kincir ria
-oOo-
Lia menatap pemandangan sore yang terhampar begitu cantiknya saat ia berada di dalam salah satu kotak kincir ria. Kincir ria raksasa itu berputar pelan, membuat para penumpangnya begitu menikmati momen senja yang sempurna. Kotak Lia, sedang berada di garis sudut enam puluh derajat, perlahan kotaknya akan tiba di puncak kincir ria raksasa itu.
Lia gugup, dia bisa membayangkan betapa indah dan mendebarkannya saat ia berada di puncak kincir ria itu. Sebentar lagi... sedikit lagi... .
Perlahan, kincir ria itu berputar. Tapi, sebuah getaran hebat tiba-tiba membuyarkan momen yang Lia tunggu. Gadis itu memegang erat tralis besi kotak tempat ia berada. Dia menatap sekelilingnya yang hampa bersama jerit suara orang-orang yang histeris. Lia melongokkan pandangannya ke bawah, banyak orang tengah menatap kincir ria ini. Dan, sebuah goncangan kembali terjadi.
DRRRRRRRRR
Lia mulai merasakan kepanasan. Keringat dingin membasahi dirinya. Kini, langit sore yang indah sudah tidak bisa membuatnya tersenyum. Terlebih, saat tiba-tiba kotaknya, terjun bebas bersama robohnya kincir ria raksasa itu.
Lia tidak pernah tahu, jika momen indahnya berada di puncak kincir ria adalah ciuman di atas kincir ria bersama malaikat maut.
“Aaaaarrgghhh!!!”
-Fin-
Regards Me
Far Choinice ^^