Judul : menceritakan kisah muda..
"Nenek luna!"
"Astaga cucuku lia sudah disini.."
"Nenek luna !! Kakek jinchen ada di mana?"
"Kakekmu ada didalam pergi dan buat kejutan untuknya.."
"Baik!! /pergi"
"Ibu bagaimana keadaanmu?"
"Ya kau pikir aku sudah sakit sakitan? Aku dulunya adalah pemimpin pasukan militer kau tau!"
"Iya iya bu.."
"Ibu mertua maafkan mulutnya itu.."
"Aku tidak apa apa jika menantuku berkata begitu.."
"Terimakasih ibu mertua (⌒o⌒).."
"I-ibu? Aku adalah anak kandungmu loh\( ̄▽ ̄;)/.."
"Suamiku jangan begitu"
"Hehe istriku maafkan aku"
"Apa kau masih anak dingin yang bernama lu nan sheng yang ku lahirkan?"
"Mama!! Papa!!"
"Astaga?!"
Si kakek membawa cucunya untuk bermain senjata / pistol kecil
"Memang pantas menjadi anakku.."
"Hei pak tua jinchen!! Jangan lakukan itu dirumah!! Atau kubunuh kau sekarang!!"
"Ayah mertua tolong jangan lakukan itu aku khawatir"
"/hahahaha maaf maaf.."
"pak tua jinchen bodoh! /plak!"
"maafkan aku istriku"
"Nenek nenek ceritakan tentang masa lalumu!!"
"Kakek juga ya aku mohon"
"Bagaimana istriku?"
"Ibu kurangi bagian yang menyeramkan ya"
"Hei anak bodoh kau pikir aku seseram itu?!"
"Ibu mertua maafkan suami bodoh ini ya"
"Istriku sebenarnya kamu dipihakku atau dipihak ibu 〒_〒"
"Tentunya aku dipihak ibu mertua ≡^ˇ^≡"
"Gadis yang baik.."
"Papa!! mama!! Aku mau nenek menceritakan kisahnya dengan kakek dulu!!! kenapa malah kalian mengambil nenek darikuヽ(`⌒´)ノ"
"E? Cucu kakek yang cantik ini marah marah saja.."
"Baik baik akan nenek ceritakan..ayo kemari lia.."
"Yey /tidur dipangkuan"
"Baiklah Lia cucu nenek yang cantik.."
Ini dimulai pada tahun 2020 yang lalu...
Pada saat itu aku masih menjadi pemimpin pasukan militer China dan tidak memikirkan apapun kecuali rencana untuk perang..
Sebenarnya aku sudah diberikan pelatihan militer sejak aku masih berumur 10 tahun
Dan dulu aku hanya memikirkan rencana perang..
Tidak memikirkan pernikahan
Tidak memikirkan tentang punya suami
Tidak memikirkan punya anak
Bahkan aku tidak memikirkan tentang masa depanku..
Dan pada saat aku berumur 20 th aku memutuskan keluar dari militer dan pulang ke tempat aku dilahirkan
"apa nenek kembali ke China waktu itu??"
"itu salah sayangku..nenek kembali ke korea saat itu"
"waw nenek keren"
"lanjutkanlah ibu.."
"baiklah"
Saat itu aku kembali ke korea aku memutuskan untuk masuk kuliah dibidang manajemen keuangan karna permintaan Ibu dan ayahku...
Disaat itu aku bertemu dengan senior yu..
"apa itu kakek yu?"
"itu benar sayang.."
"dia adalah teman kakek"
"woah keren"
"bagaimana dengan kakek?"
"no 2 keren!!"
"no 1 nya siapa nak?"
"yang pasti ayah dong!!"
"hei lia jangan memotong cerita nenekmu"
"baik ma maaf nek"
"tidak apa apa menantu..aku akan lanjutkan"
Senior yu membantuku sangat banyak di saat aku kuliah di korea
Bahkan temanku yang lama ikut militer dan tidak pernah terlihat sebelumnya juga disana..
"Biar aku tebak apa itu bibi Si, Ibu?"
"benar menantuku.."
"lanjutkanlah nenek!!"
"baik baik..."
Pada saat itu kami sering bertemu tapi kami seperti menghindar satu sama lain
Senior yu mulai mendekatiku dan aku belum mengetahui bahwa lulu memiliki perasaan untuknya..
"nenek perasaan yang nenek maksud itu apa"
"perasaan yang nenekmu maksud akan kamu dapat nanti"
"eee kakek aku penasaran"
"suatu saat kamu akan mendapatkan perasaan itu.."
"hei hei jangan memotong lia"
"iya aku tau kok pa!"
"jangan memarahi cucuku yang manis ,bocah!!"
Lalu senior mengundangku ke suatu pesta dan disana aku bertemu dengan assassin yang sangat ganas
Aku berdansa dengan senior yu dan aku kelelahan dan berkeliling sedikit..
Dan aku menemukan dia sedang menerima pengakuan cinta
Dia menemukanku yang sedang bersembunyi dan menarikku dan berkata bahwa dia sudah memiliki pacar
"Bagaimana nasib gadis yang memberi pengakuan cinta itu nek?"
"Dia pergi meninggalkan kita berdua disana sayang"
"Jadi pria itu kakek Jinchen?"
"Benar sayang"
"Wow! /ฅ(๑*▽*๑)ฅ!!"
"Anak kita sangat tertarik dengan cerita ibu"
"Kau benar suamiku.."
Lalu aku melepaskan tangannya yang menarikku itu tapi tidak bisa...
Dan dia berkata bahwa dia mengetahui identitasku yang sebenarnya
Identitasku sangat tersembunyi dan bahkan sangat tertutup
Ayahku dan ibuku menutupi kebenaran bahwa aku adalah pemimpin pasukan militer di china
Itu tidak pernah bocor kemanapun
Dan herannya dia mengetahuinya
/Lirik samping
"M-maaf dong"
"/Hmph"
"Nenek sepertinya marah"
Lalu pada saat aku kuliah...
Dia ternyata kuliah disana..
Dan dia adalah teman dari senior yu
Disaat senggang aku mencoba untuk menyelidikinya dan aku menemukan hal yang biasa dan tidak begitu menarik dari biodatanya
Sampai aku mendengar satu hal...
Bahwa dia adalah assassin yang hampir membunuh assistenku karna mengira assistenku itu adalah pegawai dari targetnya..
"Lalu bagaimana bisa kakek dan nenek menikah?"
"Kakek akan menjawab itu"
Saat itu aku memang mengira bahwa itu adalah pegawai dari targetku
Lalu aku mencoba membunuhnya dan dihentikan oleh seorang wanita yaitu nenekmu,lia
"Nenek keren sekali dulu"
"Pastinya sayang"
"Tentu saja dong...dia adalah istriku juga"
Kami kabur karna takut ketahuan satu sama lain..
Dan kami bertemu di universitas
Waktu itu aku diminta untuk bertunangan dengan tuan muda li yang sangat menjijikan dan sangat suka memiliki banyak wanita
Jujur saja jika menikah dengannya itu akan membuat diriku cepat meninggal
Dan dipikir pikir itu membuatku frustasi lalu aku memikirkan sesuatu
Pacaran kontrak dan nikah kontrak
Itu yang kupikirkan
Aku menemui pria itu lalu mengajaknya untuk membuat perjanjian karna kami sama sama membutuhkan pasangan atau bisa dibilang nasib kami sama
Lalu kami berdua berjanji dan menjalani seperti orang biasa yang sedang berpacaran
Lalu masalah muncul sedikit demi sedikit
Tapi kita bisa melaluinya bersama waktu itu
Kami mulai merasakan kalau kami itu menyukai sama lain
"Nenek menyukai kakek waktu itu??"
"Sangat ╰(*´︶`*)╯"
"Ibu mertua bolehkah aku t-tidur dipangkuanmu sama seperti lia?"
"Tentu saja..kemari shushu"
"Em"
/Tidur pangkuan
Lalu kami bertunangan secara resmi dan menikah..
Dan kami memutuskan untuk tinggal di china dan mendirikan keluarga kecil kami disini..
"/Tidur"
"Astaga..mereka berdua memang anak dan ibu..cepat sekali tidur..pulas sekali.."
"Hei bocah... gendong istrimu dan bawa kekamar untuk beristirahat..kasian dia.."
"Baik ayah..lagi pula aku bukan bocah"
"Pak tua jinchen gendong cucuku yang manis ini..dan awas jika dia terbangun sedikit saja akan ku bunuh kau"
"/Pfftt istriku membunuhku saja tidak bisa ^ω^"
"Iya juga bagaimana pun kamu itu menggemaskan hehe"
"yasudah aku bawa lia ke kamar.."
"baiklah suamiku.."
"Menceritakan masa muda juga tidak begitu buruk.."
"Walau aku tidak ingin mengingat kejadian kejadian itu"
Beberapa dari cerita yang disebut luna itu memang ada yang terpotong..
Tapi karna lia meminta untuk menyeritakannya jadi luna tidak bisa menyebutkan yang membuatnya sedikit takut..
Karna luna sudah berjanji pada anaknya dan menantunya itu...
Mereka hidup bahagia selamanya...
Dan tamat...
semoga suka ya jangan lupa like..
kalau bisa komen sekalian dong..
dan...
kalau bisa follow juga dan sekalian mampir ke karya ku yang lain..
terimakasih bagi yang sudah membaca..
stay safe ya semua...