"Untuk apa kau datang dalam hidupku jika hanya ingin menggoreskan luka dalam hatiku".
Yah itulah kata kata yang tepat untuknya.
Beberapa tahun yang lalu aku memang sempat menjalin hubungan sebagai kekasihnya, hubungan kita berjalan 3 tahun lamanya.
Dia sangat mencintai, menyayangi dan memanjakanku begitu juga sebaliknya denganku yang juga sangat mencintainya.
Kami saling mempercayai dan melengkapi kekurangan satu sama lain juga terbuka akan masalah apapun itu, hingga membuat kami begitu bahagia dengan hubungan kami.
Aku sangat bersyukur karena memilikinya didalam hidupku, mencurahkan segela keluh kesahku kepadanya, senang susah sedih hanya ku lewati bersamanya.
Hingga saat beberapa bulan lalu dari sekian lamanya hubungan yang kami lalui ,dia telah membuat hatiku hancur berkeping keping pada saat itu.
mengirim pesan padanya jika saat itu aku tak bisa menemaninya makan malam "Rik maaf, hari ini aku tak bisa menemanimu makan malam, karena aku ada urusan yang sangat mendadak dengan keluargaku, sekali lagi maaf".
Selang beberapa menit dia membalasnya "Tak apa sayang pergilah, aku akan meminta temanku untuk menemaniku makan malam".
"Kamu makan malam dimana? jika sempat aku akan menemuimu nanti" jawabku membalas pesannya.
"Aku makan direstoran xxxx" balasnya.
Setelah beberpa waktu berlalu akhirnya keperluan dengan keluargaku pun selesai, dan aku sudah tak sabar untuk menemui erik kekasihku.
Akupun segera menemuinya direstoran tempatnya makan dan aku berniat memberi surprise untuknya karena urusan keluargaku lebih cepat dari yang aku perkirakan.
Sesampainya direstoran aku bertanya pada resepsionis dimana erik memesan mejanya setelah bertanya aku langsung masuk dengan gembira karena rasa rindu ini yang sudah tak terbendung.
Bukan kepalang alangkah terkejutnya aku dan bagai disambar petir saat melihat dua insang yang sedang duduk berdua dengan mesra tak jauh dari tempatku berdiri.
Akupun langsung menghampiri mereka dan kedatanganku membuat keduanya sangat kaget.
"Eriiiiiik !!!!" aku memanggilnya dengan suara keras hingga membuat semua orang direstoran mengarah padaku tapi aku tak peduli dengan semua itu, yang ku utamakan hanya rasa amarah pada saat itu.
"Da dara... ini bukan seperti yang kamu fikirkan, aku hanya menemani erik makan malam saja" suara gemetar seorang cewek yang tak lain adalah sinta sahabatku sendiri.
Aku hanya tersenyum sinis melihatnya, karena yang selama ini kuanggap sahabat ternyata menusukku dari belakang.
"Erik kenapa kamu begitu tega melakukan ini !! duduk berdua dikursi yang begitu dekat dan terlihat sangat mesra, apa itu yang kau sebut sebagai teman haah !!!".
Erikpun langsung mendekatiku "Maafkan aku ra" hanya kata itu yang keluar dari mulut erik.
"Jadi benar kamu punya hubungan dengan sahabatku sendiri hahh??!".
" Lantas selama 3 tahun ini kau anggap apa hubungan yang sudah kau bangun denganku rikk !!!".
"Maaf akhir akhir ini perasaanku sudah berubah terhadapmu begitu juga cintaku padamu ra" ucap erik dengan lirih.
"Apa kau sudah gila rik, kemana semua janji janjimu itu hahh kemana!!!"
"Kau pikir kata maaf saja cukup untuk mengobati luka yang kau berikan itu!!!".
"Hehh, Ternyata selama ini aku sudah terlalu bodoh untuk percaya padamu!!!" aku tersenyum sinis sambil menahan air mataku yang sudah diujung.
"Kita putus saja ra" dengan entengnya erik mengucapkan kata putus dari mulutnya.
Tak terasa air mata yang sudah kutahan akhirnya mengalir begitu saja mendengar ucapan erik, hatiku sudah sangat sakit dan hancur karena mereka berdua telah mengkhianatiku.
Plaakkk .. tamparan yang begitu sempurna kudaratkan dipipi erik.
"DASAR BRENG*SEK!!!!" aku langsung pergi dari hadapan mereka berdua dengan tangis yang terisak isak.
Setelah hari itu aku langsung mengemasi semua barang barang yang telah ia berikan padaku dan aku membakarnya bersama dengan kenangan kenangan yang pernah terjadi diantara kami.
#mengandung bawang😭
jangan lupa mampir ke CSku yah guys "Bad Boy And Fierce Girl" dan Cs yang lain juga😊
terimakasih sudah mampir dukungan kalian sangat berharga bagiku, love you❤❤❤