Langkah yang pasti ku hayunkan menuju bandara meninggalkan tempat kelahiran ku dengan hati yang penuh dibaluti luka.Luka yang mereka torehan sehingga tidak bisa sembuh meskipun memerlukan waktu yang teramat lama.
Namaku Vanida Eleskandra.Punya segala-galanya.Namun satu yang tidak pernah bisa aku dapatkan.CINTA.Aku tidak pernah beruntung dalam soal percintaan.Percintaan ku sentiasa terkandas ditengah jalan.Disaat hatiku mula berdamai dengan masa lalu,lagi dan lagi hatiku dipatahkan.Ku punya kekasih.Tapi malah seorang playboy.Didepanku cinta,dibelakangku dia malah melakukan hal yang lebih menjijikkan yang aku kira.Aku memutuskan dirinya karena tidak bisa melihatnya gonta-gonti pacar dan selalu membohongi ku agar berubah.
Putus cinta berkali-kali,tidak membuatkan aku jera dalam soal cinta..Aku sentiasa berpikiran positif apalagi mau membangunkan sebuah pertemanan dan sebuah hubungan yang pasti.Setelah gagal berkali-kali, akhirnya aku menyerah.Aku berhenti seketika di persimpangan jalan untuk mencari haluan yang pasti.Setelah aku rasa sudah cukup untuk berehat,aku berencana untuk melangkah lagi.
Sekali lagi aku membangunkan hubungan yang direncana oleh seorang teman akrab.Kami akhirnya bertunangan setelah merasa cocok.Namun sekali lagi aku harus menelan pil pahit kehidupan.Sekali lagi aku gagal meneruskan hubungan yang sudah dibangunkan sejak setahun lamanya.Ternyata pertunangan aku dan dengan si dia ternyata adalah rencana semata-mata untuk mempermainkan dan mempemalukan aku.Sahabat yang aku kenal cukup lama,cukup kenal luaran dan dalaman sebenarnya iri pada apa yang aku miliki.Karena itu dia merebut tunangannya dan memiliki hubungan badan dengan tunangan ku sehingga hamil.
Aku merelakan dia buat sahabat pengkhianat seperti temanku.Ah,aku tidak harus memanggilnya teman setelah apa yang dia lakukan kepadaku dan juga keluarga ku.Dia seharusnya ku panggil j****g atau orang ketiga karen hadir diantara aku dan tunangku.
Sekali lagi aku pergi dengan membawa hati yang luka.Aku berhenti sekali lagi setelah merasa lelah dengan semua yang aku hadapi kini.Banyak tahun telah pun berlalu setelah aku putus tunang.Akhirnya aku menerima perjodohan dari keluarga.Awalnya semua perkenalan berjalan dengan amat baik.Aku dan calon suamiku berkenalan pada orang umumnya.Bercerita tentang masa lalu,mengenali hati masing-masing dan melakukan hal-hal yang bisa mendekatkan dia hati yang akan bersatu sekali lagi.
Ada hal yang begitu menganjal hatiku.Aoakah yang aku pernah perbuat dimasa lalu sehingga semua hubungan yang aku lalui tidak pernah berjalan mulus seperti apa yang aku maukan.
Kini aku berdiri ditengah kerumunan lautan manusia yang datang dan pergi ke destinasi yang mereka inginkan.Destinasi yang kita tidak pernah tau dan duga.Destinasi yang ajaibnya kadangkala bisa mempertemukan dua hati dan benua.
Di bandara.Kini aku memilih untuk pergi setelah pernikahan aku gagal karena calon suamiku tidak bisa lagi membohongi bahawa dia mencintai gadis lain dan tidak bisa menerima aku seadanya.
Haishhh,
Ku hela nafasku berkali-kali seakan-akan sudah berputus asa dengan jalan yang aku pernah lalui.Ku imbas kembali hubungan kelamku dimasa lalu.Ibarat keset yang telah rusak,aku mengingati kembali apa salahku pada mereka sehingga dengan teganya mematahkan hatiku berkali-kali.Atau apakah aku yang sudah salah pencaturan.Aku juga tidak tau.
Kini aku milih untuk bebas dari segala bentuk hubungan yang menyakitkan.Yang aku perlu tau dan aku maukan adalah masa untuk diriku sendiri.Sudah lama aku tidak berkeliling dunia.Sekarang waktunya aku lakuin untuk diriku sendiri.Setelah patah hati,tampaknya juga tidak buruk.Ada waktu untuk menenangkan diri.Mencintai diri dengan melakukan apa yang kusukai.
Pesawat sudahpun siap berlepas dari landas.Aku menggenggam satu tekad dalam diriku bahawa aku tidak akan lemah dan tunduk pada cinta.Aku sudah menerima segala kekalahan.Jadi tidak salahnya jika mulai sekarang aku akan belajar untuk menjadi wanita yang tegar dan sepenuhnya mencintai diri sebelum melepaskan sekali lagi hatiku buat seorang pria yang ditakdirkan untukku.
♥️♥️♥️TAMAT♥️♥️♥️