Nama ku Helena, saat ini aku duduk di bangku SMK kelas 2. aku terkenal dengan sikap cuek tidak peduli dengan lingkungan disekitar ku, banyak teman-teman yang tidak suka dengan ku kebanyakan dari kalangan siswi. aku sendiri tidak tahu apa yang mereka benci dari ku, bahkan sahabat ku dulu pas SMP sekarang menjauh dari ku dan akhirnya aku ditemani oleh dua siswi yang mengalami hal serupa yaitu di musuhi siswi sekelas.
salah satu teman ku pernah bilang, mereka yang membenci ku kemungkinan besar iri dengan apa yang aku punya.
saat pengumuman hasil ujian akhir semester, aku selalu menepati tiga besar dan cenderung mendapat peringkat pertama. banyak pasang mata dari siswi di kelas ku memandang tidak suka, lalu kemungkinan besar karena aku masuk kedalam kategori siswi cantik di sekolah. tidak sedikit guru yang memuji ku akan hal itu, namun aku cuek saja.
cantik, pintar, mempunyai tubuh yang ideal, dan cuek ini menarik perhatian para siswa di sekolah.
cukup bagi ku dengan hal itu, aku sama sekali tidak tertarik dengan mereka semua karena terlepas dari semua itu aku merupakan seorang otaku. aku lebih tertarik dengan karakter anime dan manga, tidak dengan lawan jenis di dunia nyata. aku juga suka membaca novel dengan tema romantis horor, hal ini sangat menarik bagi ku.
aku sering mandi di sungai bersama teman sebaya ku, karena pada waktu itu terjadi kemarau yang lumayan panjang sehingga sumur banyak yang mengering dan hanya tersisa lumpur di dasarnya.
hingga tiba pada waktu tengah malam, tidur ku tidak nyaman. rasa gelisah terus menerus mengganggu ku, samar-samar aku merasakan hembusan nafas berat di depan wajahku. adrenalin ku terpancing bunyi setang jantung ku tidak dapat lagi di kontrol kemudian saat aku ingin membuka mata seperti ada yang menutup mataku sangat sulit untuk membukanya, ku bacakan beberapa do'a dan akhirnya aku dapat membuka mata keringat dingin mulai menetes saat ku sadari bajuku telah terbuka padahal sebelum aku tidur pintu kamar sudah aku kunci dan aku mengenakan baju dengan rapih tapi kenapa bisa begini?
tiba di malam kedua, aku masih menganggapnya hanya sebuah mimpi buruk dan tidak ada artinya. tengah malam aku mulai memejamkan mataku tidak lupa lampu kamar aku matikan dan aku tidur dalam keadaan gelap tapi masih ada cahaya lampu dari ruang tamu yang masuk kedalam kamar jadi secara tidak langsung kamar ku tidak terlalu gelap dan juga tidak terlalu terang , namun tidak lama dari itu samar-samar aku liat gumpalan awan hitam mendekat ke arah ku dan mulai melakukan hal yang tidak wajar. aku ketakutan namun suara ku tercekat dan badan ku tidak bisa di gerakan, sebenarnya siapa makhluk ini, akhirnya aku meramalkan beberapa do'a dan aku berhasil bangun dari tidur ku dengan keadaan yang acak-acakan seperti kemarin malam.
Di malam ketiga, aku mulai tidur dengan lampu kamar yang masih menyala. kejadian-kejadian aneh yang telah ku alami sebelumnya membuat ku takut dengan ruangan gelap, pukul 12.00 mataku mulai berat namun rasa takut semakin menjadi. aku berencana untuk begadang dan melihat siapa yang berani melakukan hal yang tidak senonoh kepada ku dengan tubuh yang menggigil ketakutan aku tetap bersikukuh dan melawan rasa kantukku, namun nihil beberapa menit kemudian aku tertidur di temani dengan rasa takut.
tidak lama setelah aku tertidur rasa sesak seperti ada sesuatu yang duduk di atas ku, aku berusaha membuka mataku namun hanya dapat melihat dengan samar-samar. terdapat sesosok makhluk bertubuh hitam dengan dua tanduk di kepalanya dan giginya yang bertaring membuat ku sangat ketakutan, tubuhku mulai menggigil. saat aku mulai berani untuk mendorongnya dari atas tubuh ku, sosok itu hanya menyeringai lebar sangat menakutkan.
berbagai macam do'a ku ramalkan, akhirnya aku berhasil bangun dan terduduk dengan memeluk kaki ku.
takut
seram sekali
sebenarnya apa makhluk itu
menyeramkan
aku menggigil sambil menggigit jari ku ketakutan, was-was takut sosok itu tiba-tiba muncul lagi.
akhirnya aku menceritakan tentang hal aneh yang terjadi padaku selama tiga malam ini pada ibuku, beliau pun seperti khawatir dan segera berbicara pada kakek ku. setelah itu ibu ku langsung memberitahukan kepada ku, bahwa sosok yang menggangu ku selama tiga malam berturut-turut adalah penunggu sungai semangka.
parahnya itu adalah sungai yang sering ku gunakan untuk mandi dengan teman ku, makhluk itu ternyata menyukai ku.
setelah aku di beri beberapa do'a oleh Kakek ku untuk mengusir makhluk penunggu sungai semangat, mulai dari hari itu makhluk yang selama ini mengganggu ku telah hilang.
setelah beberapa hari makhluk itu datang lagi ke mimpi ku dengan wujud yang berbeda, tubuhnya putih seperti laki-laki China dan hanya mengenakan celana panjang tanpa baju wajahnya terlihat sedih dengan senyuman yang tidak dia inginkan. sosok itu mengisyaratkan bahwa dia akan pergi dan tidak akan menggangu ku lagi, aku merasakan perasaan yang sedang di rasakan oleh makhluk itu.
sesak
sedih
ini sangat membuat ku ingin menangis, betapa beratnya perasaan ini. akhirnya makhluk itu membalikkan badannya dan segera berjalan menjauh dari ku dengan langkah kaki yang berat.
akupun terbangun dengan mata yang basah dan perasaan yang tidak bisa aku jelaskan, di sisi lain aku lega namun di sisi lainnya lagi aku sangat sedih.
pada akhirnya manusia memang tidak berjodoh dengan bangsa jin.
Selamat tinggal cinta ku
hanya kata itu yang di ucapkan oleh makhluk yang selama ini mengganggu ku.
END
#horor #romansa