Anak itu bernama Eliya. Eliya tinggal di sebuah rumah yang terletak agak jauh dari tempat penduduk. Namun rumah yang ia tempati sangat besar dan juga mewah. Rumah itu terletak di area persawahan.
Eliya Berumur 10 tahun Dia tinggal bersama Kedua orang tuanya dan juga dua adik nya.
Eliya dan kedua orang tua nya baru saja tinggal sekitar satu minggu di rumah besar itu. Kedua orang tua eliya sangat tertarik dengan rumah besar itu selain itu harga rumah itu tergolong sangat murah.
Kisah ini di mulai pada suatu malam...
Eliya dan dua adik nya sedang tidur di salah satu kamar yang ada di dalam rumah nya. Eliya merasakan kaki seperti di tiup dan di gelitiki.
Karena merasa terganggu dengan tidur nya eliya pun mulai membuka kedua matanya.
Eliya mulai mengedarkan pandangan nya. Namun Eliya tidak melihat sesuatu dan tiba tiba saja angin yang bertiup di kakinya hilang.
Eliya kembali tertidur...
Sekitar jam 00:00.Rita adik eliya yang paling kecil membangun kan nya.
"Kak... ".Rita manggil Eli sambil menggoyang badan Eli.
" Emmm.. Ada apa dek ".Eli mulai membuka kedua matanya.
" Kak.. Ita mau pipis.. Temenin ita pipis kak ".Ita menatap kakak nya.
" Ya udah ayok... ".Eli segera menggandeng tangan rita menuju toilet.
Di perjalanan menuju toilet tak sengaja Rita melihat bayangan hitam dari tembok. " Kak itu apa.. ".Tanya Rita sambil menunjuk bayangan hitam itu.
Eli segera melihat ke arah yang di tunjuk rita namun Eli tak melihat apa pun di sana. " Apa dek??. Kakak nggak lihat apa apa ".Ucap Eli.
" Kak ada bayangan hitam di sana ".Tunjuk rita lagi.
" Mungkin perasaan kamu aja kali. Ya udah ayo ".Eli kembali menggandeng tangan adek nya menuju toilet.
" Ta udah belum .Kok lama banget si ".Eli merasakan sesuatu yang membuat bulu kuduk nya merinding. " Bentar lagi kak ".Jawab rita dari dalam toilet.
Setelah rita selesai mereka kembali menuju kamar nya. Namun saat melewati dapur. Tidak sengaja Rita melihat ke luar jendela kaca. Terlihat batang pepaya yang sudah sangat tinggi. Namun tatapan rita lebih fokus pada sesuatu yang ada di atas daun pepaya itu.
" Kak.. Kak Li".Panggil Rita.
"Ada apa lagi si ".Eli mulai merasa kesal dengan adik nya.
" Kak coba lihat itu. Kenapa wanita itu duduk di sana?? ".Tanya rita. Rita menunjuk ke arah barang pepaya itu. Lebih tepat nya ke arah salah satu daun pepaya yang di atas nya terdapat sosok wanita dengan pakaian putih dan rambut panjang.. Sosok duduk di atas daun pepaya itu ia menundukkan wajah nya kaki nya terlihat sangat putih dan terjuntai .
Eli dapat melihat dengan jelas sosok itu. Namun bukan nya lari tapi Eli dan Rita malah mendekat ke arah sosok putih itu.
"Kak ngapain di sini.. Nanti jatuh lo .. ".Ucap rita sambil menatap sosok putih itu.
Sosok putih itu mulai mengangkat kepalanya.
Dia menatap ke arah Eli dan juga rita kedua matanya terlihat berwarna putih. " Tolonggggg.... ".Ucap nya sambil menatap ke arah Eli.
" Tolongggg Aku ".. Teriak sosok itu...
" Aaahhhhggggg".Eli dan rita berteriak dengan keras sehingga kedua orang tuanya terbangun.
Kedua orang tua Eli segera menghampiri nya.
Eli dan rita menutup kedua matanya...
"Ada apa nak ".. Tanya ibu dan Ayah Eli.
" Ibu itu ada yang minta tolong ".Ucap Eli sambil menunjuk ke arah barang pepaya.
" Siapa nak. Tidak ada siapa pun di sana ".Ucap Ayah Eli.
Eli dan Rita kembali melihat ke arah pohon pepaya itu namun Eli dan Rita tidak lagi melihat sosok itu.
Mereka berdua kembali ke kamar nya ... Eli dan Rita kembali tertidur..
Sekitar jam dua malam.. Kini giliran kedua orang tua Eli yang mendapat gangguan..
Ayah Eli merasakan ada sesuatu yang menghimpit badan nya. Rasanya sangat sesak. Dan Ayah Eli susah untuk bernafas. Ayah Eli perlahan membuka kedua matanya...
Dan hal yang Ayah Eli lihat adalah sosok berwarna hitam yang terlihat sangat seram sedang menghimpit tubuh nya.
" Tolongggg Aku ".. Teriak sosok itu tepat di depan wajah Ayah Eli..
Ayah Eli ingin sekali berteriak. Namun entah kenapa Ayah Eli tidak bisa mengeluarkan suaranya. Bahkan ayah Eli tidak bisa menggerakkan mulut nya...
" Tolong Aku ".... Teriak sosok itu semakin kuat.
Ayah Eli segera membaca Ayat kursi dan doa doa dari dalam hati nya. Dan berhasil sosok yang berada di atas tubuh ayah Eli sudah tidak ada lagi...
" Ahhhh ..."Ayah Eli mengambil nafas dalam lalu menghembus kan nya .. Ayah Eli bertanya tanya kenapa sosok itu kembali menganggu nya. Karena selama seminggu ini sosok itu sering menganggu Ayah dan ibu Eli. Dan hanya ada satu kata yang sering di ucapkan oleh sosok itu yaitu"TOLONG".
Ayah Eli kembali tertidur...
Tidak berhenti sampai di situ tiba tiba Ibu Eli berteriak dengan kencang tepat jam tiga pagi..
"Aarrrrggggg... ".Teriak ibu Eli..
" Ada apa sayang ".Ayah Eli terbangun dari tidur nya saat mendengar teriakan istrinya. " Mas dia menganggu ku lagi ".Mama Eli segera memeluk suami nya dengan erat.
" Pasti ada sesuatu yang tidak beres ".Ucap ayah Eli yang mulai curiga dengan rumah yang sedang mereka tempati. " Ya sudah sekarang kembali tidur. Besok aku Akan panggilkan ustad ".Ucap Ayah Eli..
Pagi harinya...
Kini jam sudah menunjukkan pukul Delapan pagi.
Seperti yang ayah Eli katakan semalam. Bahwa hari ini dia akan memanggil kan ustad .
Kini Ayah dan Ibu Eli sedang duduk di ruang tamu bersama seorang ustad.
Ayah Eli mulai menceritakan semua nya ke ustad itu. Namun tiba tiba..
" Ayah... Ibu... "Teriak Rita dari kamar Nya..
Ayah dan Ibu Eli segera berlari ke kamar Anak nya di ikuti oleh ustad yang dikenal ustad Ahmad itu.
" Kenapa Nak?? ".. Tanya Ayah Eli..
" Ibu ayah kak Li.. "Ucap Rita. Rita segera membawa Ayah nya.
Ayah dan Ibu Eli. Melihat Eli sedang kesurupan kedua mata Eli bewarna putih.
Ustad itu segera mendekat ke arah Eli..
" jangan ganggu anak ini.. Keluar dari tubuh anak ini ".Ucap ustad itu.
" Tolong aku ".. Ucap sosok yang ada di dalam badan Eli.
" Apa yang bisa kami bantu?? ".Ucap ustad itu.
" Tolong temukan jasad ku ".Ucap sosok itu lagi.
" Di mana kami harus mencari jasad mu ".Tanya ustad itu lagi.
Sekitar tiga tahun yang lalu....
Daerah itu terkenal dengan area persawahan yang begitu luas...
Sekitar jam lima sore dua orang gadis cantik yang dikenal dengan nama sandra dan nindi .
" Aduh nin Udah sore banget kita pulang. Aku takut Bapak ku cariin " . Ucap Sandra.
"Nggak bakal. Kan tadi kamu udah bilang mau ke sawah ".Ucap nindi.
" Iya tapi rumah kita jauh lagi. Bisa bisa udah magrib kita sampai rumah ".Ucap Sandra lagi.
" Nggak papa bapak kamu pasti ngerti . Lagian kita juga pergi ke sawah ".Ucap nindi lagi.
Hari sudah semakin sore. Sementara itu sekelompok Anak muda sedang duduk di dekat jembatan yang berada tidak jauh dari persawahan itu..Jika di hitung mereka berjumlah sekitar Sepuluh orang. Mereka membawa beberapa botol miras.
Sandra dan nindi berjalan melewati jembatan itu.
" Hai cantik mampir dulu di sini yuk ".Ucap salah satu dari mereka.
" Maaf bang kami mau pulang. Soal nya hari udah malam takut nya nanti bapak ku cariin".Ucap nindi. Nindi dan Sandra biasanya juga pernah main di dekat jembatan itu.
Namun Kesepuluh anak muda itu sudah berada dalam pengaruh alkohol. Karena di tolak nindi. pemuda itu sangat marah dia segera memukul kepala nindi dan kepala sandra dengan botol miras itu.
Nindi dan Sandra pun pingsan karena pukulan di kepala nya. Ke sepuluh orang itu segera membawa Sandra dan nindi ke salah satu gubuk kecil yang sudah tidak terpakai dan letak nya sangat dekat dengan lokasi persawahan.
Dan mereka satu persatu mulai bergantian memperk*sa Sandra dan nindi. Mereka terus melakukan nya berulang kali.
Hingga Sandra dan Nindi terbangun dari pingsan nya. Kondisi Sandra dan nindi sangat mengenaskan..
Namun tidak berhenti sampai di situ. Mereka takut ketahuan memperkosa Sandra dan nindi dan mereka takut kalau sampai mereka masuk penjara.
Akhirnya mereka ber sepuluh memutuskan untuk membunuh Sandra dan nindi. Mereka memukul kepala Sandra dan nindi berulang kali menggunakan botol miras itu. Hingga kepala Sandra dan nindi pecah. Tidak berhenti sampai di situ. Mereka kembali memperkosa mayat nindi dan Sandra hingga merek puas.
Setelah selesai mereka segera mengubur mayat Sandra dan nindi di dekat area persawahan yang sudah tidak terpakai, Karena area persawahan itu sudah di jual dan rencananya di sana akan di bangun rumah. Oleh pemilik sawah baru itu.
Tubuh Sandra dan nindi di tenggelamkan dalam lumpur itu. Mereka menenggelamkan tubuh nindi dan Sandra sekitar satu meter agar bau busuk mayat Sandra dan nindi tidak tercium.
Setelah selesai mereka kembali ke gubuk tempat mereka membunuh Sandra dan nindi tadi mereka segera membersihkan tempat itu.
Ke esok harinya kedua orang tua Sandra dan Nindi pergi ke sawah untuk mencari anak nya. Namun mereka tidak menemukan keberadaan Anak nya.
Sementara itu area persawahan tempat Sandra dan nindi di kubur. Sudah mulai di timbun tanah karena proyek pembangunan rumah nya akan segera di mulai.
Namun pemilik rumah itu sering di ganggu oleh dua sosok misterius. Hingga dia memutuskan untuk meninggalkan rumah itu.
Tiga tahun kemudian.. Ayah Eli tertarik dengan rumah itu. Ayah Eli segera membeli rumah itu. Dan juga pemilik rumah itu menawarkan harga yang sangat murah dengan Ayah Eli.
Siapa sangka rumah yang mereka tempati berada di atas kuburan Sandra dan nindi.
Jasad nindi berada di bawah kamar Eli dan adik nya.
Sedangkan jasad Sandra berada di bawah kamar ibu dan ayah Eli.
Setelah menceritakan semua nya sosok itu segera keluar dari tubuh Eli.
Dan siang ini juga Ayah Eli Membawa beberapa warga untuk mengali kamar nya dan juga kamar Eli untuk menemukan jasad Sandra dan juga nindi.
Penggalian nya berjalan sekitar dua jam. Dan akhirnya mereka menemukan tulang belulang yang di ketahui milik Sandra dan juga nindi.
Setelah itu mereka seger mengubur tulang belulang nindi dan Sandra dengan layak.
Setelah itu Eli sekeluarga memutuskan untuk meninggalkan rumah itu.
END...