Sejenak diam dan bingung, Bunga pun menjawab sapaanku padanya.."
"Haii.."
"Ehh.. Iyaa!"
"Mahasiswa baru yahh?"
"Ii.. Iyaa . Kakak pasti senior disini yahh?
"Hehhe keliatan yahh?
"Iyaa.. Gondrongg, sama sedikit berantakan.. hehe becanda kak"
Sambil menepuk bahuku, dia tersenyum dengan indah dan senyuman itu ia berikan hanya untuku.."
"Dunia seperti berhenti berputar.."
Dengan refleks yang sangat natural aku menawarkan jabatan tanganku kearahnya dan mengenalkan diri..
"Nama gue Biru.. Sinema 12.
Lalu dengan lembut ia menyambut jabatan tanganku dan memperkenalkan dirinya..
"Bunga, Tari..
"Woiii.. bisa ajee luh anjingg!!"
Dengan cengengesannya, seorang pria yang bisa ku kenal bahkan dengan hanya mendengar suaranya menepuk pundakku sambil berbisik..
"Siapa tuh, Cemcem-an lu yang baru nih?? Kenalin ke gua dongg!!
"Kenalin Tom Tom, temennya Biru.."
"Ehehhe iyaa, Bunga.."
Dengan ramahnya bunga membalas jabatan Tom Tom yang sedikit kurang ajar dan menyebalkan ini.
"Elu ngapain sih monyett, kaga bisa liat sikon sedikit ape sih lu, ngerusak suasana luh bangsat!!
Sambil berbisik Aku dan Tom Tom sedikit berdebat didepan Bunga yang hanya tertawa kecil melihat kekonyolan kami..
Tak lama berselang Mas Ari pun membawa menu makan siang yang Bunga pesan dengan plastik dan kemasan. Ia pun membawa bungkus makanan yang ia pesan dan lalu bergegas pergi..
"Kak, gua duluan yahh.."
"Iya cantiikk, perlu dikawal gak?"
"Gausah kak, makasih.."
Sedikit perbincangan antara puajaan hatiku dan si bangsat yang tak berdosa.. Aku hanya bisa diam dan terpaku melihat langkahnya pergi.."
"Kok lu diem aje, begoo!! cepett kejarr, minta Wa nye kek!!"
Berkata Tom Tom dengan keplakan tangannya dikepalaku.
"Bungaa.. Tunggu!! Huhh huhh..."
Sambil sedikit berlari aku mengejarnya dan ia pun berhenti.
"Iyaa.. kenapa kak?"
"Hmm..Aaa...aa.."
"Kenapa kak? ngomong aja, gapapa.."
"Hmm.. Gu..Gue boolehh..Aaa.."
"Minta nomer Wa?"
"Ehmm.. Iyaa hehe.. Kalo boleh itu juga, kalo engga gapapa kok.."
"Hmm.. Nih, catet disini aja kak nomer whatsapp luh.. Hp gua ketinggalan disanggar dan gua gak apal nomernya.."
Ia mengeluarkan binder kecil yang ia bawa ditasnya dan memberikan padaku beserta bolpoinnya yanh berwarna lilac.
"Aku pun menulisnya disana, dibuku catatan perempuan yang memenuhi isi kepalaku belakangan ini. Aku menulisnya dengan sepenuh jiwa, Layaknya surat cinta untuk kali pertama.."
"Nih.. Gua tunggu whatsapp dari luh.."
"Hehe Iyaaa.. Tunggu aja!!"
Ohh Tuhan.. aku hanya bisa terdiam dan terpana kala itu, ketika aku memandang bening kedua matanya.
"Semua kejadia ini seperti mimpi bagiku dan kumohon, siapapun jangan bangunkan aku..."
"Hari pun berlalu, Aku bercerita banyak sekali pada Tom Tom mengenai wanita itu. Wanita yang bisa dengan sekejap meluluh lantakan hatiku, Aku rasa aku benar-benar telah dibuatnya jatuh cinta.."
Tom Tom hanya tertawa sambil mengejek perkataanku mengenai cinta, dia bilang..
"Tokai lah cinta, ujung-ujung yang lu mau juga kesana juga..."
Di ujung hari ini ditutup oleh tembang lagu dari James - She's A Star.."