Flash back «
Lin su'er, seseorang yang bereinkarnasi ke tubuh seorang yang lemah dan selalu dianiaya oleh keluarga tirinya. Namun, Lin Su'er yang mengisi tubuh gadis "malang" itu, memiliki sifat yang kejam terhadap siapapun yang menganiaya dan melukainya
Flashback off»
Brakkk... (suara menutup pintu) "Bos, sepertinya kita telah mendapat 'santapan' yang luar biasa untuk malam ini!", ujar seseorang dengan nada genitnya. "Benar! Meskipun Lin Su'er memiliki nasib yang buruk, namun tubuhnya memang indah!", ucap bis dari orang tadi. Kedua orang itu pun mulai mendekati Lin Su'er yang sedang terpengaruh oleh obat tidur.
Namun, rencana orang itu pun gagal, Lin Su'er justru membuka matanya, dan mengartikan bahwa ia sudah sadar dari 'tidurnya'. "Wah, bagus sekali ia sudah bangun!", ucap orang itu dengan genitnya. Lin Su'er yang merasa kedua orang di depannya bukanlah orang yang baik pun langsung mengambil vas bunga dan melemparkan ke salah satu orang yang ada di depannya itu. "Sialan wanita jalang! kamu berani melempar vas bunga itu ke bosku!?", ucap si anak buah.
Plakkk... Lin Su'er melempar sebatang lilin besar ke arah orang tadi sembari berkata, "Banyak omong!". Lin Su'er tidak langsung pergi, namun ia menyiksa dan menginterogasi kedua orang tersebut. Brukk... Lin Su'er menginjak kepala orang itu dan berkata, "Siapa yang menyuruh kalian melakukan ini?", ucap Lin Su'er. "Itu... Adikmu! Lin Rou'er yang menyuruh kami melakukannya!", ucap seorang yang dilempar vas bunga tadi.
"Bodoh! Aku tidak punya adik!", ucap Lin Su'er sembari menambah tekanan injakannya. "Ampun nona, jangan siksa kami! Nona Lin Rou'er yang memaksa kami melakukan ini!", bela orang itu tadi. "Cih, dasar tak berguna!", ucap Lin Su'er sembari melempar kedua orang itu ke dalam gudang dan menguncinya.
POV Lin Su'er:
Apa aku terlahir kembali? Bukankah aku sudah mati karena ledakan saat aku meracik obat di lab itu? Kenapa tiba tiba aku ada di kamar ini? Siapa yang membawaku kemari?
Tiba tiba, Lin Su'er merasa kepalanya sakit seperti dihantam sebuah batu besar. "Akh...", ia merasa ada memori memori tersembunyi di tubuhnya itu. Dan, memori memori itu adalah ingatan pemilik tubuh asli, alias gadis malang itu. "Rupanya aku benar benar bereinkarnasi! Sepertinya Tuhan memang berpihak padaku dan memberiku hidup lagi!", batin Lin Su'er.
Lin Su'er pun segera keluar dari kamar itu dan mencoba mencari arah dan tempat untuk ia tidur. Namun, pemilik asli tubuh itu memiliki tubuh yang lemah, hanya berjalan dua meter saja sudah mulai sempoyongan. Lin Su'er pun mencoba bersabar dan duduk di bawah pohon agar menetralkan rasa tubuhnya itu.
"Menurut ingatan pemilik tubuh ini, dia selalu dianiaya oleh keluarga tirinya dan teman temannya, karena ia adalah orang yang bodoh, lemah, dan mudah ditindas! Hehe sepertinya kelahiran ku ke sini sangat berguna!", pikir Lin Su'er. Tiba tiba, ada sesuatu yang mengkilap yang menarik perhatiannya. Lin Su'er pun mencoba mencari sumber kilapan itu. Dan ternyata, yang ditemukannya adalah buah langka yang ada di tempat sebelum ia bereinkarnasi.
"Buah Meimei!?", ucap Lin Su'er sembari terkejut. Ia pun mengambilnya dan memakannya. Tiba tiba, Lin Su'er merasa tubuhnya menjadi lebih kuat dan memiliki daya tangkap yang lebih besar dari pada sebelumnya. Bisa dibilang, buah itu adalah buah yang ajaib. Ia pun berusaha untuk mencari tempat untuk untuk tidur hingga pagi datang.
Lin Su'er pun pergi ke hotel dan menginap di sana. Dari mana uang untuk membayar hotel? tentu ia mengambil uang dua orang yang tadi dia ikat dan masukkan ke dalam gudang di rumah tua itu.
Sampai di hotel...
Lin Su'er pun mendapat nomor kamar 566. Tiba tiba, saat ia sedang berjalan sambil melamun, ia bertabrakan dengan seorang wanita dan kartu yang dipegangnya jatuh. "Hei! Jalan itu pakai mata!", ujar wanita yang bertabrakan dengan Lin Su'er. "Suara ini... sangat familiar!", Lin Su'er pun menghadap ke arah wanita itu. Dan Lin Su'er melihat orang itu adalah adik tirinya yang bernama Lin Rou'er yang dulu suka menindas pemilik tubuh aslinya. Beruntung saat Lin Su'er membalikkan muka, Lin Rou'er tidak melihatnya. Sehingga, adik tirinya itu tidak tahu kalau dia lepas dari dua orang cabul tadi.
Lin Su'er dengan cepat mengambil kartu kamar hotelnya tadi dan pergi ke kamar yang ada di nomor kartunya tersebut.
Lanjut part 2 ya, kepanjangan nanti kalian capek bacanya 😌 »
Tokoh yang ada di bab ini:
• Lin su'er › MC wanita
• Lin Rou'er › Antagonis wanita
Jangan lupa baca komik aslinya ya~ Seru kok, dijamin gregetan (。•̀ᴗ-)✧
Judulnya "Istri Reinkarnasi Presdir yang Galak" karya Iciyuan
~Selamat membaca~