Karya Cerpen Buatan Yooo! Selamat membaca!
°•▪︎---▪︎•°
Malam minggu yang dingin... Suara hujan dari luar terdengar merdu... Kau mengajak bertemu denganku langsung... Apa aku mengecewakanmu...?
Namaku Avery, Seorang pianis yang masih berkuliah. Sudah cukup membanggakan orang disekitarnya, dan lumayan terkenal dikotanya.
Suara lonceng pintu berbunyi, agak mengganggu suara merdu dari hujan, "Dia" sudah datang, dia yang mengajakku bertemu disini, Aku tidak tau apa yang mau dia bicarakan, terlihat tersenyum pahitnya yang bercampur emosi.
Dia bernama Azura, Laki laki yang aku cintai saat pertama bertemu disebuah kompetisi para pianis. Kami sudah berpacaran selama 3 tahun, sering berbincang bincang di sebuah telepon, kami jarang bertemu, jarang menemui. Kami sama sama sibuk, sama sama mengurusi latihan dan lain lain. Karena itu kami jarang bertemu. Dan kali ini dia ingin bertemu langsung denganku, seperti ada hal yang penting yang mau disampaikan.
"Aku akan pindah kota, aku ingin menjadi sukses! Tak ada waktu untuk mengurusi kamu! Aku mau segera putus sekarang!" Ucapnya tegas dan hampir satu kedai mendengarnya. "Kasian laki laki nya kaya nya miskin banget! Mau terkenal ya biar dapet uang? Hahaha!" "Laki lakinya sangat egois! Perempuannya tampak tenang, sepertinya laki laki itu mau buang buang tenaga hahaha!" "Laki laki level kaya gitu masih bicara sombong didepan cewenya yang kaya?! Punya mata gak sih hahaha!" Semua orang memandang remeh dia, dia juga tampak panik dan salah tingkah. "Ah! Pokoknya aku mau putus! Selamat tinggal!" Ucapnya pergi sambil mengedor pintu, dia langsung pergi tanpa membawa payungnya, semua laki laki menatapku, wajahnya tampak mengasihani sekaligus seperti menggoda, siapapun pasti tidak mau berpacaran dengan laki laki rendahan yang suka bergosip sepertinya! Firasatku mulai tidak enak, aku langsung pergi membayar dan segera pulang.
Di rumah aku ingin bermain piano, karena suara hujan semakin lama semakin merdu, aku bermain piano sambil menyesuaikan tempo pada suara hujan itu. Lama kelamaan aku merasa tidak mood bermain piano, hatiku masih sakit dan sedih karena dia memutuskanku! Aku harus menemuinya lagi suatu hari nanti!
Bertahun tahun aku latihan, mengikuti kompetisi, acara dan lain lain, kini aku juga sudah lulus kuliah, aku akan lebih sibuk ke mempelajari dan memainkan piano, aku akan menghadiri salah satu kompetisi di akhir tahun nanti, dan pergi ke luar negeri!
3 tahun, setelah dia pergi, pada akhir tahun, aku bertemu dengannya lagi!
Terdengar denting piano yang dimainkan duluan oleh orang lain sudah tak terdengar, aku melihat orang itu masuk ke dalam, dan ini saat nya aku tampil!
Aku memberi salam ke orang orang, terlihat wajah yang tidak asing bagiku tersenyum pahit, terlihat wajahnya yang ingin menangis itu, setelah melihat, aku langsung duduk dan memainkan piano, aku memainkan musik yang hampir sama note nya dengan saat aku memainkan nya dengan hujan 3 tahun lalu. Suara piano terdengar seperti air hujan yang turun, menciptakan suara yang begitu indah dan enak didengar, aku pun mau nangis rasanya, pertama kali aku memainkan ini, setelah aku diputuskan oleh dia, lama kelamaan musik hampir habis dan lanjut penutup.
Aku masuk ke belakang, belakang panggung tempat menunggu para pemain yang lain, setelah itu akupun pergi ke luar.
Saat aku di luar atau lobby, aku melihat dia berlari lari ke arahku, "dia" yang sudah menghilang selama 3 tahun, mantan ku yang egois! "Kamu memainkan nya sangat bagus tadi Avery!" Ucapnya dengan tegas, aku hanya mengangguk dan berterima kasih, aku tidak tau apa maunya kali ini! "Avery, kau masih mencintaiku kan? Tolong beri aku kesempatan lagi! Aku janji tidak akan egois lagi! Aku mohon Avery!" Ucapnya sambil memegang tanganku sambil memohon, Aku segera menepis tangannya itu, menjijikkan! Setelah dia memanfaatkan ku dia mau aku balik lagi? Apa katanya cinta? Aku memang masih cinta padanya, tapi aku tidak mau apapun itu terjadi lagi, Dia pasti ada maunya! Aku hanya ingin segera menikah! Dia bukan laki laki yang pantas untukku!
Setelah beberapa lama, aku lolos seleksi, dan akhirnya aku memenangkan tiket ke luar negeri! Aku yang pergi kali ini! Aku tak mau melihat wajahmu itu lagi, semua hanyalah kenangan, dan kenangan itu akan tersimpan dalam melodi hujan.
°•▪︎---▪︎•°
END
°•▪︎---▪︎•°
Terima kasih banyak sudah membaca! Semoga hari kalian menyenangkan! ^^