Aku mencintaimu dengan segala ketulusan hati, dibalik luka besar yang telah terukir ini.
Menerimamu di atas segala kekurangan yang kau punya, adalah hal terhebat dalam lembar kehidupanku.
Kita berdua lahir di tahun, bulan, dan tanggal yang berbeda. Tapi kita satu dalam hubungan percintaan.
Mengenalmu adalah satu hal terindah dalam hidupku. Karena ketika aku terpuruk dan dalam kondisi tidak stabil, kau akan selalu ada disisiku untuk membuatku tersenyum sekaligus tersadar, bahwa di dunia ini aku tidak sendirian.
Aku adalah orang pertama yang menyatakan jikalau raga ini tidak sempurna. Namun, kaulah orang pertama yang memberi pengakuan bahwa aku bagaikan seorang bidadari surga.
Begitu banyak wanita yang menginginimu. Tapi apa pilihanmu? Jatuh ke pelukan gadis sederhana dan tidak berguna sepertiku.
Aku bukan pacar yang baik. Gadis yang setiap harinya menangis dan menyusahkanmu selalu. Tapi anehnya, kau tidak marah atau mengeluh. Hanya senyuman yang terus terukir di wajahmu. Apa kau malaikat? Atau seorang dewa? Sungguh aku beruntung memilikimu.
Kita melalui hari yang cukup panjang di hubungan ini. Saking senangnya menjalani kisah asmara, aku sampai tidak tersadar bahwa sebenarnya kau sedang bersandiwara.
Kau melakukan semua ini demi satu tujuan, yaitu untuk mendekati sahabatku yang sudah kuanggap seperti saudara sendiri.
Ketika raga dan jiwaku ini mulai tenggelam dalam beribu luka dan rasa sakit, memutuskan hubungan denganmu adalah jalan terbaik. Kejarlah dia! Gadis yang sebenarnya kau cintai. Aku tidak apa-apa, hanya sedikit terluka dibagian perasaan.
๐
๐
๐
๐
๐
5 bulan kemudian, saat aku mulai melupakan setiap jejak kasih sayang dan cinta busukmu itu, kau malah datang dengan menyatakan ingin kembali ke sisiku.
Hei, apa kau manusia? Atau binatang?
Aku bukan mainan yang bisa kau perlakukan sesukamu. Kau dulu berkata, dia yang kau inginkan. Tapi sekarang? Kau mengatakan sebaliknya.
Kenapa kau selalu membuatku terpuruk dalam kesedihan dan penderitaan? Apa salahku? Tolong jangan membuatku bingung dan setiap hari selalu bertanya dalam hati tentang apa yang harus kulakukan.
Aku terus memutar otak untuk mencari cara bagaimana menghadapi setiap perlakuan dan perkataanmu. Namun apa yang terjadi? Belum sempat aku mengatakan ingin kembali ke pelukanmu, kau malah meninggalkan dunia selamanya.
Hanya air mata yang bisa aku keluarkan untuk mengiringi kepergianmu ke surga. Apalagi disaat membaca sepucuk surat cinta yang tersimpan dalam buku catatan harianmu, hal itu seketika membuatku ingin mati saja.
Di surat itu kau mengatakan, "Hai, si gadis berhidung pesek dan berwajah cantik? Apa kabarmu? Apakah kau sudah makan dan minum? Aku benar-benar mengkhawatirkanmu. Namun, apa boleh buat, hubungan kita telah berakhir hanya karena satu kesalahan besar yang kutimbulkan sendiri. Pesek, kuakui bahwa aku menyukai sahabatmu. Tapi itu hanya perasaanku dulu. Saat itu, makna dari cinta yang sesungguhnya belum kudapatkan. Hingga ketika bertemu dan berpura-pura mencintaimu, aku malah terjebak dalam kehangatan yang kau ciptakan. Dari situlah aku yakin, jika hati ini sudah sangat lama mendambakanmu, meski terbutakan oleh sedikit ketidakpengertian. Satu hal yang ingin sekali kusampaikan padamu. Aku selalu mencintaimu."
Cintaku, mantan terindahku, dengarkanlah suara hatiku. Simaklah uraian tentang perasaanku. Dan bacalah rangkaian kata yang kususun ini.
โAku mencintaimu, aku menyayangimu. Kaulah segalanya bagiku. Tidak ada yang sesempurna dirimu. Kau bagaikan terang dalam kegelapan, jawaban dalam setiap pertanyaan, jalan keluar dalam setiap kesesakan, serta tujuan dalam setiap perjuangan. Satu hal yang ingin kusampaikan padamu, bahwa aku sangat merindukanmu. Wahai mantanku.โ
๐๐๐ง๐ ๐๐ง ๐ฅ๐ฎ๐ฉ๐ ๐ฅ๐ข๐ค๐ ๐๐ง๐ ๐๐จ๐ฆ๐๐ง๐ญ ๐ฒ๐ ๐ซ๐๐๐๐๐ซ๐ฌ, ๐๐ซ๐ข๐ ๐๐ญ๐จ๐ฎ!
ยซยซ๐๐๐ยปยป