Yang benar saja. Ketika terbangun mengapa aku mendadak berada di sebuah dunia yang tak ku ketahui?
Ah kepalaku sakit. Apa ini? Semacam sebuah ingatan kah? Oh tuhan yang benar saja? Mengapa aku bisa tiba-tiba berada disini?
Lalu ada apa dengan ingatan ini? Mengapa ia selalu ditindas dan direndahkan?
"Leonardo. Mulai sekarang kau harus berperan sebagai Pangeran Leon yang jahat. Tepatnya menjadi antagonis di novel yang menjadi favoritmu itu."
Sebuah suara tiba-tiba memasuki kepalaku dan memberikan perintah aneh seperti itu.
Namun itu tak membuat aku menjadi tak memahami apa yang ia inginkan.
"Baguslah kau paham. Sekarang sudah waktunya aku pergi dan mengawasimu."
Setelah itu suara tersebut menghilang berikut juga sakit kepalaku.
Ah dasar kami-sama* sialan. Dia membuatku memerankan tokoh antagonis di novel favoritku?
Walau memang itu adalah tokoh yang kusukai dan membuatku bertahan membacanya tapi yang benar saja.
Melihat kepingan kenangan miliknya tak ada sesuatu yang bisa membuat dia bertahan menjadi orang baik disini jadi memang tak ada salahnya aku menjadi antagonis bukan?
Yang akan kulakuan sekarang adalah membalas mereka berkali-kali lipat.
Tak lupa untuk membuat persiapan menghindari kematianku.
Mari kita tunjukkan pada dunia ini, seperti apa kekejaman yang sesungguhnya itu. HAHA.
FIN~~~
*Kami-sama : Dewa