Apa yang kamu lakukan jika melihat seorang Dewi yang sedang berhadapan denganmu? Takut? merasa bingung? atau...malah keduanya?
Ya..itulah yang dialami Keyla Anastasia, gadis berusia 17 tahun yang didatangi seorang Dewi selepas kehancuran dunia.
Saat sedang berjalan pulang menuju rumahnya, Keyla tidak sengaja menginjak sebuah liontin merah di tengah jalan saat ia hendak menyebrang.
Dunia yang awalnya baik-baik saja, tiba-tiba mengalami perubahan yang begitu dahsyat. Air laut menaik ke daratan dan mengancam bisa membuat banyak warga dapat meninggal di tempat.
Begitupun di tempat Keyla, langit yang mulanya berwarna biru cerah berubah menjadi merah disertai hujan darah yang turun.
Semua orang berbondong-bondong pergi kesana-kemari untuk menyelamatkan diri, termasuk Keyla.
Keyla yang sudah sedari kecil anak yatim piatu dan hanya anak satu-satunya di keluarga, membuat dirinya bingung harus kemana. Rumahnya sudah hancur lebur karena api yang tiba-tiba saja muncul dari bawah tanah, entah karena apa.
Hubungan Keyla dan teman-teman nya juga tidak terlalu baik karena sifatnya yang introvert.
Beribu nyawa menghilang saat kejadian itu.
Disaat Keyla sudah tidak kuat, disaat dirinya sudah putus asa, seorang wanita bersayap yang cantik menerangi jalannya.
'Bangunlah' bisik wanita itu pelan.
Mata Keyla terbelalak melihat sinar terang dari tubuh wanita itu, ditambah...wanita yang sangat cantik itu sekarang sedang mengajak dirinya mengobrol.
"Si-siapa kamu?" tanya Keyla bingung sekaligus takut.
'Jangan khawatir, aku bukan orang jahat kok" ucap wanita itu dengan senyum manis di wajahnya.
'Apa kamu mau menyelamatkan dunia ini? Apa kamu ingin semuanya kembali seperti semula?' tanya si wanita sambil memegang kedua pipi Keyla.
Keyla yang sudah berada di ujung keputus asaan mengangguk dan mengiyakan perkataan wanita bersayap itu tanpa memikirkan apapun.
Di pikirannya hanya satu, "Selamat! Selamat!" Itulah yang ada dipikirannya.
'Kalau begitu...bangunlah dari mimpi buruk ini!' ucap si wanita tersenyum.
"Hah? Mimpi?" Keyla nampaknya tidak percaya pada perkataan wanita itu.
'Ya, putarlah waktu di dunia ini! Selamatkan duniamu, sekaligus duniaku," wanita itu kembali tersenyum.
"Apa ini mimpi? Lalu, siapa kau?" Keyla kembali bertanya.
'Tentu bukan, tapi..ini akan menjadi mimpi burukmu! Anggap saja seperti itu. Untuk masalah siapa aku, aku adalah Dewi keempat negri kayangan' jelas si wanita itu.
"Sepertinya aku sungguh sedang bermimpi! Tapi, kenapa terasa begitu nyata?" Batin Keyla.
'Ya ini nyata, tapi, ini akan menjadi mimpi jika waktu telah terulang' jelas wanita itu lagi.
"Jadi ini benar-benar nyata?! Memang dimana duniamu? Dan kenapa kamu bisa bertemu denganku?" tanya Keyla.
"Dunia ku ada di atas langit, di negri kayangan tempat para Dewi bersayap berkumpul. Aku juga bisa bertemu denganmu karena aku dikorbankan ke dunia ini agar duniaku tidak hancur, sama seperti bumi ini!"
"Lalu, kenapa dunia bisa seperti ini?" tanya Keyla.
'Liontin merah...Raja kegelapan!' ucap wanita itu untuk yang terakhir kalinya sebelum cahaya putih muncul di hadapan Keyla.
"A-apa ini?" Batin Keyla bertanya tanya.
BRUKKK....
Keyla membuka matanya, "huftt apa itu tadi?" tanya Keyla.
"Eh..aku dimana?" batinnya.
"Sayang, Keyla! Udah jam setengah tujuh ini lho! Kamu cepat siap-siap pakai bajunya dan sarapan sini! Jam setengah tujuh kamu udah harus ke sekolah kan?!" Teriak seorang wanita yang bersumber dari bawah.
"Suaranya kayak ga asing" gumam Keyla.
Keyla mengucek matanya dan berlari ke lantai bawah.
"Sejak kapan rumah kontrakan ku ada lantai bawah?" Tanya Keyla.
"Rumah kontrakan apa? Jangan aneh-aneh deh" seru seorang wanita sambil menyentil dahi Keyla.
Mata Keyla membulat sempurna melihat kehadiran sosok yang selama ini ia rindukan.
"IBU!" Keyla menangis dan memeluk sang ibu.
'Apa benar aku terlahir kembali? Jelas-jelas tadi bukan mimpi!' batin Keyla.
"Sayang, kamu kenapa kayak gini sih? Tumben manja!" tanya sang ibu agak aneh.
"Bu, ayah mana?" tanya Keyla.
"Oh, ayah ada kok di depan" jawab ibu Keyla menunjuk ke arah luar gerbang.
Keyla berlari keluar gerbang, setelah melihat ayahnya, ia langsung memeluk ayahnya dan menangis keras tidak berhenti.
'Jika menang benar aku terlahir kembali, aku akan mengubah segalanya! Aku akan melunasi hutang ayah dan ibu agar mereka bisa hidup dan menemaniku! Aku akan mencegah terjadinya kehancuran dunia! Liontin merah, raja kegelapan, atau apapun itu! Aku akan mengubah takdir seluruh dunia!!!" Batin Keyla yakin.