Pada suatu hari aku mengalami kecelakaan bermotor. Tubuhku terlempar jauh ke depan sekitar sepuluh meter hingga mengenai sebuah pohon dan mengakibatkan aku tidak sadarkan diri.
Dalam jangka waktu sepuluh menit aku mulai sadar, kubuka mata perlahan dan berusaha untuk bangun. Setelah berusaha sekuat tenaga akhirnya aku berhasil bangun. Dan setelah aku bangun ternyata tubuhku tidak ikut bangun dan aku melihat banyak orang mengelilingi tubuhku sambil memanggil namaku serta menagis, diantaranya adalah keluaragaku dan teman-temanku.
Ternyata aku sudah tidak bernyawa lagi, dan sekarang hanyalah jiwaku yang bagaikan angin tidak terlihat yang menatap semua kesedihan mereka.
Lalu tubuhku dibwa ke rumah sakit untuk diperiksa. Sesampinya di rumah sakit dokter mengatakan kalau nyawaku tidak bisa tertolong lagi dan langsung dibawa ke kamar mayat.
Dalam suasana sedih melihat orang-orang terdekatku menangis lalu aku mengingat kalau ada sebuah salib Yesus berada di saku celanaku yang kubawa sebelum mengalami kecelakaan. lalu aku berusaha untuk mengambil salib Yesus tersebut yang ada di saku celanaku.
Ketika aku berusaha untuk mengambil salib itu dalam sekejab jiwaku tertarik ke tubuhku bagaikan magnet. Tiba-tiba jiwaku dengan sendirinya masuk kembali ke tubuhku. lalu tubuhku mulai bergerak dan sadar. Dengan perlahan aku membuka mata dan semua orang terkejut dan tidak percaya jika tiba tiba aku bisa selamat.
Dan dokter mengatakan
“ini sebuah mujizat Tuhan!”.
Dalam hati sambil memuji Tuhan aku mengatakan “Tuhan sang juruselamat, Tuhan telah memberikan satu kesempatan kepadaku untuk hidup dan memperbaiki diriku dari sebelumnya”.
Tuhan penyelamatku dan Tuhan selalu ada di setiap kehidupanku. Aku sangat bersyukur, Terimah kasih Tuhan.
THE END