Rubby Anastasia adalah seorang wanita cantik yang bekerja di safari, Jakarta Aquarium, dia menjadi salah satu putri duyung yang sangat di minati para pendatang, dengan wajahnya yang cantik dan ramah terhadap pengunjung dirinya menjadi salah satu putri duyung yang sangat di kagumi para lelaki.
Namun dirinya sudah mempunyai calon, dan dia bisa menerima dirinya apa adanya, meski kehidupan ekonominya yang pas-pasan tapi seorang laki-laki yang bernama Ken ini bisa membuat dirinya yakin bahwa hubungan yang ia jalani saat ini itu serius.
Saat di jam kerjanya Rubby masih berlangsung, si laki-laki yang bekerja sebagai salah satu karyawan kantor di Jakarta, menyempatkan waktunya untuk mengajak kekasihnya Rubby untuk berkencan, namun Rubby tidak bisa menerimanya karena dia masih bekerja, dan belum waktunya istirahat.
Namun karena perjuangan Ken si laki-laki tangguh pantang menyerah ini, dia rela datang ke tempat kerja kekasihnya meski Rubby selalu melarangnya untuk tidak datang ke tempat kerjanya, namun Ken sangat merasa rindu jika tidak bertemu langsung.
Meski di handphone juga bisa, tapi rasa kangen ini juga tidak bisa di salurkan ke jaringan handphone, mau tidak mau, Rubby memperbolehkan Ken pacarnya itu ke tempat kerjanya, namun dengan syarat dia harus berpura-pura tidak mengenalinya.
Bukan berarti Rubby tidak menganggap Ken pacarnya, tapi dia ingin menjaga nama baik Ken agar tidak rusak olehnya, dia hanya seorang pekerja yang di tonton banyak orang dan tidak ingin sampai orang melihat Ken sebagai salah satu karyawan di perusahaan besar itu menjadi tercoret oleh namanya.
Ketulusan Ken tidak menjadi penghalang bagi perkataan Rubby yang berbaris panjang di handphone nya.
[Jika memang perusahaan itu tidak ingin menerima ku lagi, karena aku mempunyai seorang pacar duyung, tidak apa, jika aku di keluarkan, aku bisa mencari pekerjaan lagi, rejeki semuanya datang dari do'a dan usaha, bisa jadi pekerjaan ku ini, adalah salah satu do'a mu yang kau pinta dan terkabul kan untuk ku, Aku tidak akan meninggalkan mu demi pekerjaan, Rejeki akan datang kepada orang yang berusaha dan kerja keras, aku mencintaimu dan jangan pernah malu dengan pekerjaan mu. jika sampai itu terjadi, mari kita sama-sama mulai dari nol bersama 🥰🤗😍]
Isi chat dari Ken untuk Rubby, Rasa sayang Ken kepada Rubby sudah sangat melekat di tubuhnya, ia lebih baik di tinggalkan pekerjaan di bandingkan Pacarnya. Ketika barisan kata itu tertata di handphone Rubby, ia benar-benar merasa sangat beruntung di pertemukan dengan laki-laki seperti Ken, sangat pengertian dan dewasa.
Rubby membalas chat tersebut dengan keharuan dan bahagia di jiwa nya.
"Kamu benar-benar yakin dengan semua perkataan mu!! aku tidak yakin jika itu dari do'a ku yang terkabul!"
"Sayang aku yakin ini adalah do'a yang sering kau selipkan di setiap perkataan dan do'a mu saat sholat, Aku benar-benar tidak sabar ingin bertemu dengan mu, sekarang aku akan meluncur ke sana, tunggu aku di sana ya"
"Iya akan ku tunggu kedatangan mu" Senyuman manis itu terpancar jelas di wajah Rubby, ia sudah sangat siap jika takdirnya harus bersama Ken. dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk mengatakan seluruh unek-unek yang dari dulu ia simpan di hatinya.
Namun hari ini Rubby akan mengatakan nya panjang lebar padanya tentang perasaan dia terhadap Ken.
..
Ken sudah siap melangkah memasuki Aquarium besar di Jakarta itu, dengan di sekelilingnya kaca bersih dan beraneka ikan ada di dalamnya, ia tidak merasa tertarik pada ikan-ikan itu, ia benar-benar sangat ingin bertemu dengan ikan lucu nya, yaitu rubby.
Tepat saat berhadapan dengan aquarium besar yang terlihat sepi di dalamnya, membuat Ken penasaran ada apa di dalamnya, Rubby melakukan rencana untuk bersembunyi terlebih dahulu untuk menemuinya, ia berpura-pura tidak tahu dengan kedatangannya yang sudah siap di depan kaca aquarium itu.
"Apa ini di dalamnya! kenapa sangat sepi, apakah ini perkumpulan ikan hiu?? tapi tidak ada satupun ikan yang keluar dari aquarium ini"
Gumam Ken sembari memperjelas pandangan nya, tiba-tiba ia di kaget kan dengan cubukan air dari bawah, Ken langsung menjauh dan terheran-heran.
"Apa itu?? ekor ikan!! tapi kenapa sangat besar!! apakah dia Rubby!!" Ken yang merasa senang dengan perkataan ia berteriak-teriak dan sesekali mengetok aquarium itu, dengan teriakan memanggil Rubby.
Orang yang mendengarnya sangat terbengong melihat kelakuan Ken, namun, tanpa rasa malu atau gengsi Ken terus saja pokus pada akuarium besar itu.
Karen persembunyiannya sudah terlihat oleh Ken, Rubby memutuskan keluar dari sembunyi nya, Ken yang masih terus menatap aquarium itu di kagetakan kembali dengan kedatangan Rubby tiba-tiba di depannya.
"Bwaa😅" Ucap Rubby mengekspresikan nya di dalam air itu dan tersenyum menatap Ken, orang yang melihatnya tersenyum merasa lucu.
"Woahh, dasar anak jahil, untung saja hatiku tidak pindah😂" Ucap Ken yang sangat senang dengan penglihatan nya, Rubby menunduk malu-malu dan sesekali menatap Ken.
Mereka bertemu masih belum dengan cara langsung, masih ada penghalang dari mereka, sebuah kaca yang menjadi penghalang mereka, sungguh saat gereget sekali Ken melihatnya.
"Rubby aku mencintaimu, aku tidak akan pernah jauh dari mu, aku sayang banget sama kamu, hati ini aku mengajakmu kencan, apakah kamu mau??" Ken mengisyaratkan kata-kata itu agar Rubby lebih mengerti dengan ucapannya. lalu Rubby tersenyum senang ia menjawabnya dengan mengisyaratkan nya lagi.
"Tunggu, aku juga mencintaimu, aku tidak akan pernah membuat mu benci padaku, aku juga sayang sama kamu, aku sangat beruntung sekali bisa kenal dengan mu, aku akan berdo'a semoga kamu adalah jodohku😊" Dengan lincahnya Rubby memperagakan kata-kata itu dengan ekor dan tangannya, dan tidak lupa juga dengan senyumannya yang terus melintang di wajahnya.
Semua orang melihatnya sangat takjub, dan berbondong-bondong memotret kelucuan Putri duyung Rubby ini, Dengan rasa yakin dan Gentle nya Ken ia segera mengeluarkan sebuah Cincin bertanda bahwa dia sudah yakin dengan pikirannya, ia menginginkan Rubby menjadi istrinya.
Cincin itu masih di pegang di tangannya, Ken mencoba memperagakan kembali perkataannya.
"Rubby, Aku punya sesuatu yang besar untuk mu, semoga kau menyukainya" Rubby mengangguk tersenyum, Ken mengeluarkan cincin itu dan memperlihatkan ke Rubby, Rubby yang merasa sangat terkejut ia hanya terdiam merubah ekspresi nya.
"Apakah kau mau menjadi istriku!! aku yakin dengan pertemuan yang tidak langsung ini, aku sudah merasakan rasa nyaman yang melekat di tubuhku saat melihat mu, aku tidak ingin menunggu lama-lama untuk pacaran, aku menginginkan kamu menjadi seorang istriku dan menjadi seorang ibu dari anak-anakku kelak. Bagaimana kau mau menerima ku!!"
Sungguh sangat menyayat hati Rubby ia hanya bisa terdiam dan menangis tidak terlihat, karena air matanya yang tercampur dengan air aquarium itu, semua orang yang menyaksikan sangat terkejut dan merasa baper, mereka bersorak untuk menerima lamaran itu.
Rubby tersenyum dan memperdekat pandangan ke kaca aquarium itu dan menempelkan telapak tangannya di akuarium itu, dan Rubby mengangguk tanda dia menerima, Ken masih belum percaya ia memperdekat jaraknya, ia menempelkan telapak tangannya pas dengan telapak tangan Rubby, dan bertanya kembali.
"Apakah kau benar-benar menerima ku menjadi seorang iman dan kepala keluarga di rumah mu nanti?"
Anggukkan Rubby membuat Ken sangat bahagia dan ingin segera memeluk dan memasangkan cincin itu di jemarinya, namun ini sangat sulit, mereka hanya bisa saling menatap dan merasakan saluran batin dari tangannya yang terhalang kaca tebal itu.
"Aku janji, aku akan menjadi imam terbaikmu dan menjadi seorang kepala keluarga yang bertanggung jawab"
Ucal Ken semakin membius hati para wanita yang menyaksikan nya, mereka sangat merasa baper melihat pemandangan itu, dan sesekali yang merasa jomblo hanya terdiam sedih melihat nya.