di malam hari yang hangat dan bukan dingin terdapat beberapa barang dari angkasa yg jatuh ke muka bumi tanpa terjadi bencana apa pun di bumi ini, saat benda (meteorit) itu jatuh ke bumi terdapat sinar terang dari meteor itu. setelahnya, semua orang tidak tapi semua makhluk hidup tertidur dengan lelap termasuk aku.
halo, nama ku Aura yang saat ini berumur 13 tahun. hari ini pertama kalinya aku belajar di sekolah saat pertama kali masuk SMP. sebenarnya, 2 tahun yang lalu terdapat virus yang menyebar ke seluruh bumi, kini kian membaik dan aku juga belum pernah terjangkit virus itu.
selesai kegiatan sekolah dan ekskul basket aku pulang kerumah sambil nyantai di teras. rumah ku dekat dengan pegunungan, sungai, kebun, dan sawah. aku tinggal di desa kecil dengan nama sojotaro. desa kecil yang berdekatan dengan alam, disini sangat sejuk dan tenang, saking tenangnya aku takut jika sewaktu-waktu terdapat bahaya bencana , desa ini juga jauh dari perkotaan dan sulit untuk berkomunikasi disini. kami masih menggunakan telepon umum dan menurutku ini menyenangkan, untungnya masih ada televisi dan radio di desa ini.
suatu hari, benda angkasa yang begitu kecil jatuh di hutan dekat pedesaan.cahaya yang begitu bersinar muncul dari benda tersebut dan menghebohkan para warga. para warga beramai ramai untuk memeriksa TKP tersebut dan terdapat kucing putih dengan mata biru gelap dan terdapat kalung lonceng di lehernya. kucing itu dapat berbicara dan berpikir layaknya manusia. dia mengatakan bahwa dunia yang kita tinggali ini akan hancur dan beliau mendapat izin dari sang kuasa untuk membuka gerbang menuju dunia lain. beberapa lama kemudian lonceng kucing itu terbuka dan bersinar terang, dan aku sampai tidak bisa melihat apa yang terjadi dengan lonceng tersebut. saat aku kembali membuka mataku terdapat gebang besar yg bahkan sebuah mansion bisa masuk ke dalam gerbang tersebut. gerbang berwarna putih, besar dan terang itu membuat para warga terpukau tidak bisa berkata-kata. seorang anak kecil yg iseng masuk ke dalam gerbang tersebut, anak kecil tersebut kembali dan anehnya dia bersinar terang persis seperti kucing putih tersebut, dia juga menceritakan beberapa hal yg luar biasa yg tidak ada di dunia ini. itu berarti apa yg dikatakan kucing itu benar. kepala desa tetap merasa curiga pada hal tersebut dan mengadakan rapat terlebih dahulu. ada beberapa warga yang menghubungi polisi, tetapi tidak ada yg peduli. 1 malam terlewati dan kembali pada pagi hari, tetapi masih saja gelap. jam 11.00 langit masih saja gelap bagaikan saat malam hari, beberapa berita di tv menjelaskan bahwa dunia akan kiamat. warga kembali menelpon polisi dan menjelaskan apa yg terjadi di desa dan akhirnya mereka percaya dan datang ke desa. setelahnya, tanpa saya sadari mungkin semua manusia yg ada di muka bumi ini sudah bergerombol. pemerintah mengajukan untuk masuk ke dalam gerbang sebelum dunia ini hancur. beberapa masuk dan ada juga yg tidak termasuk aku , keluargaku sudah masuk ke dalam tanpa mempertimbangkan hal lain. kulit semua orang yang belum masuk ke dalam gerbang menjadi gelap, bahkan warna mata pun menjadi gelap, dan..