Pagi ini tak seperti pagi yang biasanya. Aku terbangun dalam keadaan duduk di dalam sebuah lorong gelap yang di penuhi dengan ular dan kelelawar. tangan beserta kakiku di ikat menggunakan rantai yang sangat besar. Rasa takut,panik serta gelisah sedang menyelimuti ku di sini. mataku di tutupi dengan kabut yang sangat tebal. mulutku serasa sedang mati rasa sehingga aku tidak bisa berbicara bahkan mengeluarkan suara. Dalam hati aku bertanya: "apa yang sedang terjadi,di mana aku?"
dari jauh terasa hentakan kaki yang begitu kuat sehingga membuat seisi lorong bergetar. aku merasakan ada suatu sosok yang mendekat. sosok itu perlahan semakin mendekat dan semakin mendekat. "sosok apa itu?" dalam hati ku berbicara dengan ketakutan. Perlahan, tiba-tiba kabut ini menghilang dari mataku. Sedikit demi sedikit aku melihat sosok itu. Badannya sangat besar serta memiliki bulu lebat berwarna coklat kehitaman. Sosok itu menyerupai manusia tapi aku tau bahwa itu bukan manusia. perlahan sosok itu membalikan badan dan menghampiriku. matanya berwarna merah menyala dan melotot kearahku. badannya mungkin 100 kali lipat lebih besar dari badanku. giginya tajam serta memiliki kuku yang sangat panjang dan tajam.hidungnya lebar seperti hidung kera. sosok itu memiliki tanduk seperti kambing di kepalanya. "buto!!!" sontak ku berteriak dalam hatiku. buto dalam bahasa indonesia artinya adalah raksasa. Aku langsung menyadari bahwa itu adalah seekor raksasa yang sedang berusaha menculik dan ingin memakanku. perlahan sosok itu semakin dekat denganku ia mengeluarkan suara seperti auman seekor macan,namun aku rasa suarnya 1000 kali lebih besar dan kencang. rasa panik dan ketakutan semakin mendalami perasaanku. Aku ingin berteriak namun mulut ini terasa semakin mati rasa dan tidak bisa mengeluarkan suara.
Perlahan namun pasti, raksasa itu semakin mendekatiku. aumannya terasa semakin kencang. Aku hanya bisa menangis saat itu. Namun entah mengapa mulutku tiba-tiba berasa bisa berbicara, aku langsung teriak sekencang mungkin yang aku bisa "Aaaaaaaaaaaaaaaaaa" namun sepertinya itu tidak mempan bagi raksasa ini. tangannya yang begitu besar bisa langsung menggenggam badanku seperti menggenggam sebuah bola tenis. genggamannya begitu kuat sehingga tak mungkin bagiku untuk melepaskan diri. aku hanya bisa pasrah,pasrah dan pasrah.
Namun entah mengapa tiba-tiba dari arah kegelapan ratusan bahkan ribuan kuda bersayap dan bertanduk emas tiba-tiba datang menghampiri raksasa itu. Aku tak tahu apa yang sedang terjadi. setelah ku pikir-pikir ternyata suara teriakankulah yang memancing ribuan kuda datang. kuda-kuda itu terbang mengelilingi raksasa serta mengeluarkan cahaya. Akibat kilau cahaya aku langsung terlepas dari genggamannya dan terjatuh. namun entah mengapa aku berasa sedang terbang saat terjatuh. para kuda itu bisa menembus badanku dan aku tidak merasakan apapun. Dan ya betul!!! ,aku tembus pandang saat ini. Ini adalah kesempatanku untuk kabur dari lorong ini. Namun tiba" auman raksasa itu semakin membabi buta dan seketika berubah menjadi teriakan manusia yang menjerit kesakitan. raksasa itu terjatuh dan menghasilkan gempa yang otomatis langsung meruntuhkan dan menghancurkan lorong itu. Sinar matahari yang sangat terik dan panas langsung menyinari aku raksasa beserta para kuda. bisa di lihat bagian luar lorong rupanya adalah hutan rimba yang sangat lebad. Matahari yang sangat panas seketika membakar hangus raksasa. memang aneh rasanya ,namun... entahlah. para kuda pun langsung berlari berhamburan dan terbang.
Tiba-tiba kabut tebal kembali menutupi mataku. "tidak!!! apakah raksasa itu kembali lagi?" dari jauh terdengar suara auman yang terlihat memanggil namaku. "apa raksasa itu tau namaku?" ucapku sambil kembali ketakutan. suara itu perlahan semakin dekat dan semakin dekat. "byurrrrrrrr" suara air menyiramku. Tiba-tiba aku terbangun di kamarku. "apa??? ternyata semua itu cuma mimpi!!". "hei cepat Bagun!!! gini nih kalau nonton kartun sampai tengah malam!! sampai tidur pun masih di bawa-bawa!" ujar ibu yang tiba-tiba muncul di samping tempat tidurku.
"ja..jadi semua itu cuma mimpi??? raksasa itu adalah ibuku sendiri?? dan air ini!!!?? ucapku sambil kaget. "kamu sihhh gak bangun-bangun, terpaksa ibu siram pakai air" ucap ibu sambil marah. "yahhhhhhh"
TAMAT.