Aku adalah korban dari permainan yang mengerikan. cerita berawal dari seminggu lalu.
" ah bagaimana aku mendapatkan uang secepat itu"
keluh seorang wanita, seorang anak terbaring di atas kasur dengan peralatan medis.
Wanita yang bernama Ayano itu adalah ibu dari anak itu.
tiba tiba ada seorang pria misterius datang menghampirinya
" hei aku tahu kamu sedang kekurangan uang, aku menawarkanmu untuk ikut sebuah game dengan hadiah uang tunai yang banyak"
kata pria misterius itu
" apa yang kau bilang tadi, permainan dengan hadiah uang? mana ada" tanya Ayano
" mungkin kau masih bingung tapi hubungi aku kalau kau sudah berubah pikiran" kata pria itu sambil pergi menjauh
beberapa hari kemudian
" Bu biaya operasi harus dibayar sebelum melaksanakan operasi" kata salah satu dokter
" tapi dok apakah tidak bisa hutang dulu? " tanya Ayano
" mana ada yang namanya hutang di RS bu, maaf tapi tidak bisa" tegas dokter
" pak tapi saya mohon " kata Ayano sedih
" maaf bu tidak bisa hutang disini " jelas dokter
" ok, saya cari uangnya sekarang, tapi awas saja kalau saya bayar masih kurang uangnya " kata Ayano marah sambil pergi dari ruangan dokter itu
" halo saya bersedia untuk ikut permainanmu, tapi awas saja kalau kamu bayar hadiah uangnya hutang " kata Ayano masih marah akibat tidak boleh hutang ke RS
" ok saya jemput kamu ditempat kemarin"kata pria itu
" mana sih orang itu, anak masih di RS ,hutang banyak, sekarang nunggu lama " omel Ayano
lalu tiba tiba seseorang membius Ayano dari belakang dan membawanya ke tempat terpencil
" ah... aku ada di mana ini? " tanya Ayano
" kamu sekarang ada di pulau terpencil " kata pria yang memakai topeng
" hore bebas dari penagih hutang" sorak Ayano
" ayo bersiap sebentar lagi kita akan berlomba " kata seorang wanita peserta lainnya " miku namanya
" ok " sahut Ayano
"perlombaan kali ini adalah lampu lalu lintas, ketika boneka yang ada didepan sana berbunyi lampu merah kalian harus berhenti dan mematung namun sebaliknya ketika boneka itu mengatakan lampu hijau kalian boleh berjalan " ada pengumuman
" kalau hanya itu aku juga bisa kok" kata peserta lainnya
" permainan dimulai" da pengumuman lagi
" lampu hijau " kata boneka
mereka langsung berlari menuju garis finish
" lampu merah " kata boneka
tapi beberapa peserta tidak sengaja bergerak
dorr.....dorr..... dorr.... dan mereka tewas seketika
" apa yang terjadi " kata peserta gadis yang ketakutan
" jangan takut ini hanyalah tembakan eliminasi " ada suara pria
" lampu hijau " kata boneka
mereka semua berlari sekencang mungkin untuk ke garis finish
" lampu merah " kata boneka
dorr.... dorr.... dorr....
semakin banyak korban yang berjatuhan
dan semakin sedikit yang masih hidup
" ayo semangat Ayano, ingat anakmu yang sakit "
kata Ayano menyemangati dirinya
" lampu hijau " kata boneka
mereka tetap berlari, kini mereka hampir mendekati garis finish
" lampu merah" kata boneka
dorr.... dorr.... dorr... kini mereka tinggal berdua yang terdiri dari Ayano & miku
" lampu hijau" kata boneka
mereka berlari dan tinggal beberapa meter lagi lalu
" lampu merah " kata boneka
miku yang licik menedang Ayano hingga Akhirnya Ayano tereliminasi
" maafkan ibu nak ibu tak bisa membayar operasimu. ibu merasa bersalah tapi ibu telah tinggalkan sesuatu yaitu hutang ibu dulu nak, kamu harus lunasi semua hutang ibu berjanjilah nak" setelah mengucapkan kata kata itu Ayano meninggal
TAMAT