Tae Tae pov
"Appa, kita akan bertemu eomma sekarang?" kata malaikat kecilku, Sasa, Kim Cheon Sa.
Aku menganggukkan kepalaku.
Aku menggandeng Sasa menuju tempat eomma nya.
"Hana ... "
"Aku membawa Sasa, putri kita," kataku ke Hana.
Sasa menaruh buket bunga mawar merah yang baru saja kami beli tadi di makam ibunya.
"Eomma ... Sasa datang ... " kata Sasa.
Flashback.
Aku bertemu Hana enam tahun yang lalu. Dalam satu tahun itu aku bertemu dan kehilangan cinta sejatiku.
Pertemuan kami seperti cerita drama.
Hana menubrukku dan tidak sengaja menumpahkan minuman yang dipegangnya ke pakaianku.
Hana meminta maaf dan memberikan nomor telfonnya untuk kuhubungi bila laundry bajuku selesai.
Aku tak butuh uangnya. Biaya laundry hanya beberapa ribu won saja. Dicuci tangan juga beres.
Tapi aku ingin bertemu dengannya. Aku menghubunginya untuk mengganti biaya laundry bajuku.
Kami bertemu.
Hana mengajakku menonton musical. Aku menerima ajakannya.
Aku mentraktirnya makan malam setelah kami selesai menonton musical.
Hana bercita-cita menjadi aktris musical.
Aku tertarik padanya.
Aku memintanya menjadi kekasihku. Tak butuh waktu lama, kami menikah di bulan berikutnya.
Berita bahagia datang, Hana hamil. Ada hasil cinta kami di rahim Hana.
Tapi kondisi kesehatan Hana semakin menurun seiring pertumbuhan bayi kami di rahimnya.
Berkali-kali Hana masuk rumah sakit.
Sampai akhirnya kelahiran Sasa, putri kami. Hana tersenyum bahagia saat melihat Sasa untuk yang pertama kalinya. Setelah itu Hana tertidur untuk selamanya.
Oppa ...
Apa kau tau?
Aku sengaja menubrukmu saat itu.
Aku hanya ingin mengenalmu.
Mengajakmu nonton musical hanya alasanku supaya aku bisa bersama denganmu lebih lama.
Oppa ...
Saat kau memintaku menjadi kekasihmu, aku sangat bahagia.
Saat kau memintaku menjadi istrimu, aku lebih dari sangat bahagia.
Saat aku tau aku mengandung anak kita, aku tau waktuku untuk bersamamu tidak akan lama lagi.
Tapi melihatmu bahagia dengan kehamilanku, itu lebih dari cukup untuk meyakinkan diriku untuk melahirkan anak kita
Oppa ...
Aku yakin kau akan membesarkan putri kita dengan baik.
Oppa ...
Saranghae ...