Karya Cerpen Buatan Yooo! Selamat membaca!
°•▪︎---▪︎•°
Liburan musim panas sudah tiba, kita semua pergi menjelajah melihat kasus kasus dipegunungan. Banyak kasus orang hilang disana, jadi kami semua akan menyelidiki kasus itu dan melaporkan nya di musim panas ini.
Matahari bersinar sangat terik, hawa sejuk dari angin sepoi sepoi masuk ke mobil kami, seperti di pedesaan rasanya!
"15 menit lagi kita akan sampai, jangan ada barang yang tertinggal di mobil!" Sahut Maii, dia adalah ketua dikelompok kita sekaligus yang mengendarai mobil.
Aku Omura, aku adalah salah satu detektif yang lumayan terkenal dikota, Aku adalah salah satu penggemar cerita cerita mistis, konon katanya orang yang hilang disana karena ulah setan! Aku sangat tertawa mendengarnya, namun aku ingin membuktikan hal itu.
Anggota yang lain bernama Kenzi dan Billar, Mereka berdua memiliki status yang bertolak belakang, Kenzi adalah anak dari ilmuwan moderen terbesar, sedangkan Billar adalah anak dari pemanggil roh kelas atas yang percaya takhayul dan masa lalu, namun keduanya akrab, aku yakin mereka berdua sangat berguna dikasus ini!
Sedikit lagi akan sampai, aku sudah menyiapkan barang untuk turun, namun tiba tiba setir tak dapat dikendalikan! Lalu...
.
.
.
BRAK!!!
Mobil kami mengenai salah satu pohon besar bercabang cabang daun, aku masih bisa melihat Maii yang terluka karena kepalanya terbanting setir mobil, badanku juga rasanya sakit sekali, tiba tiba aku menutup mataku seperti orang yang mengantuk dan ingin tidur dengan badan yang kesakitan.
.
.
.
Eh..
.
.
Apa..?
.
Apa yang sedang terjadi...?
Aku kembali membuka mata? Aku tidak mati? Apa tuhan sedang membantuku?
Aku terbangun terkejut melihat tiba tiba aku berada di sebuah tempat penuh dengan lonceng emas, lonceng emas itu terlihat sangat kuat, dan hawanya sedikit panas.
Lonceng itu digantung dimana mana, beberapa ada yang terlepas, ada banyak tempat disini, tapi kenapa sepi sekali??
Aku melihat Kenzi, Maii dan Billar masih hidup, mereka tampak kebingungan namun tak ingat apa yang telah terjadi.
Mereka tidak mengingat kejadian tabrakan tadi? Apa karena kepala mereka semua pecah? Tetapi Kenzi masih bisa mengingat sedikit kejadian tadi, Apa kepala Kenzi tidak pecah???
Tidak ada luka atau bekas luka sedikit pun ditubuh kami, bahkan tubuh kami bersih, sekaligus bajunya, tidak ada bekas cipratan darah, debu bahkan keringat. Aku sangat kebingungan, atau apa aku sedang di alam yang berbeda?
"Aku tau kalian semua kebingungan kenapa kita bisa ada disini! Tapi lebih baik sekarang kita mencari tempat tinggal dan makanan terlebih dahulu!" Ucap Maii tegas. Padahal kepala nya terbentur, tapi tampaknya dia masih mengingatku, apa aku benar benar sedang di alam yang berbeda?
"Kita mampir ke beberapa rumah dulu! Banyak rumah yang tampaknya kosong, kita bisa tinggal disana dulu" Ucap Billar sambil mengajak.
Banyak rumah disekitar sini, tapi semuanya kosong, beberapa rumah ada darah disekitarnya, atau aku belum mati? Apakah ini kasus orang hilang yang dibicarakan itu? Tapi memang mungkin? Aku saja sudah tertabrak pohon tadi.
Tiba tiba angin sepoi sepoi datang, semua lonceng bergerak dan menimbulkan suaranya pelan, tiba tiba ada lonceng yang mengenai Maii.
CRAKK!!!
Lidah Maii terpotong karena mengenai lonceng itu, dan Maii langsung tidak sadarkan diri. Sepertinya dia akan siluman dalam waktu yang lama. Dan Semuanya membantu membawa Maii ke salah satu rumah kosong.
Aku menemukan buku kosong di meja dekat kasur yang ditiduri Maii, Akupun langsung segera menulis apa yang terjadi. Namun aku berfikir orang orang pasti tidak akan percaya akan fakta konyol ini.
Aku berjalan ke tempat aku terbangun tadi, aku menemukan kamera ku yang tadi aku pegang di mobil, aku langsung merekam lingkungan sekitar. Aku ingin tau, jika aku terbebas apa masih ada video ini, atau jangan jangan ini hanya sebuah mimpi!
Malam pun tiba, kita tidur berbarengan dekat dengan Maii juga, sambil menjaganya.
Angin tertiup sangat kencang, aku mendengar lonceng berdering pelan, dan beberapa bangunan dan properti hancur. Aku juga mendengar suara jatuhnya lonceng putus.
Suara suara itu sangat menggangguku! Aku mencoba bangun untuk menompang beberapa bagian yang rusak dirumah ini agar tidak runtuh, tetapi saat aku bangun aku tersadar, Kenzi tidak ada di kasur. Aku bergegas melihat ke jendela Kenzi sedang berjalan ke salah satu bangunan lain, tampaknya dia baik baik saja dan tidak terkena satu pun lonceng yang ada didekatnya. Aku terheran heran tapi mungkin karena dia hebat menyingkir dari lonceng lonceng itu. Aku segera membuang pikiran itu dan segera memperbaiki beberapa bagian rumah yang rusak.
Angin lama kelamaan menghilang, beberapa bagian rumah juga sudah beres, jadi tidak akan ada yang rusak lagi. Aku masih heran jam segini Kenzi belum pulang juga, apa dia sedang menyelidiki? Aku berfikir seperti itu. Aku tidak terlalu khawatir, karena dia adalah orang yang kuat, dan aku langsung bergegas masuk ke dalam dan kembali tidur.
Keesokannya, aku dan Billar sudah bangun, aku mencuci muka, dan langsung pergi keluar dengan Billar. Aku melihat Kenzi sedang tertidur di gazebo dengan orang lain. Orang itu terlihat tidak asing, namun aku tetap tidak mengingatnya, dan aku bertanya tanya ke Billar, apa dia mengingat orang itu? Dan ternyata Billar tidak mengingatnya juga.
Kenzi lama kelamaan membuka matanya, melihat aku dan Billar berbincang bincang, Kenzi langsung memanggil Aku dan Billar dan mengajak ikut ke gazebo. Kenzi mengingatkan aku dan Billar tentang orang itu, ternyata dia adalah penanggung jawab di departemen saluran tv, aku pernah bertemu dengannya, salah satu karyawannya mewawancarai ku lalu aku berbincang dengannya setelah wawancara.
Namanya adalah Tera, aku lebih sering memanggilnya Nyonya Tera, 2 bulan sebelum aku ke tempat ini aku sedang memecahkan kasus pembunuhan berantai, setelah selesai, bukti dan lain lain semuanya sudah ditemukan, dan pelakunya sudah pasti, semua orang heboh, karena sudah tau siapa pelakunya, lalu ada salah satu penanggung jawab departemen saluran tv ingin mewawancarai ku, yaitu Nyonya Tera. Aku berangkat pagi pagi dan langsung ke tempat janji untuk wawancara tentang kasus pembunuhan berantai yang sudah ditemukan pelakunya, dan pelakunya adalah ms.ida!
Ms.ida adalah ketua departemen pendidikan, sesuai faktanya, ms.ida menghilang selama berbulan bulan tanpa kabar, ms.ida ditunjuk sebagai pelaku kasus pembunuhan berantai yang terjadi pada saat itu. Dan sekarang keberadaannya dikurung di penjara bawah tanah.
"Ah! Halo! Kamu Omura kan?" Sapa Nyonya Tera. Aku pun mengangguk dan memperkenalkan Billar juga, lalu kami berbincang bincang di gazebo sampai siang hari.
Matahari sudah naik ke atas, sudah jam 12 lebih 47 menit, aku menemui salah satu restoran untuk makan. Aku mau mengajak Nyonya Tera juga untuk makan bersama, tetapi, tiba tiba dia menghilang didesa ini, dia tidak ada dimanapun, Apa Nyonya Tera tadi juga terjebak disini? Aku tambah heran dan sedikit takut, ini adalah kasus pertama yang membuat ku takut dan merinding, sebenarnya apa yang terjadi sih!
Sekian lama aku memanggil Nyonya Tera, sepertinya dia sudah tidak ada dimanapun lagi, aku langsung masuk ke restoran, melihat ada beberapa makanan disajikan. Namun akupun mengecek dapurnya, ada banyak sekali serangga dalam makanan! Aku langsung melarang semuanya untuk makan disini.
Dibeberapa toko, aku melihat boneka manekin berwarna putih, dan terbaring dilantai, ada beberapa sisa bau darah ditempat boneka manekin itu, aku juga menulis ini di laporan kasus ini.
Tak disangka malam sudah tiba lagi, Maii masih belum siluman, bahkan lukanya malah tambah parah! Malam ini benar benar berisik, lebih berisik dari malam kemarin, banyak seluruh bangunan runtuh, aku langsung mengecek keluar karena angin tertiup sangat kencang. Aku melihat Kenzi sedang berusaha memutuskan lonceng lonceng yang digantung, Kenzi sudah sangat terluka, aku langsung membantunya, begitu juga dengan Billar, Dan akhirnya Kenzi dinyatakan meninggal.
Angin semakin kencang! Aku segera berlari membawa Billar sambil berpegangan tangan ke tempat yang lebih aman!
Aku terus berlari dan terluka karena terus mengenai lonceng tersebut, aku berlari sangat kencang dan tidak melepaskan Billar.
TRAKK!!!
Aku dan Billar masuk kedalam jurang yang curam! Saat aku sudah berada di ujungnya, aku merasa sangat sakit, kepala ku seperti sudah pecah begitu pula dengan badanku. Aku melihat Billar pingsan, badannya berlumuran darah sepertiku, dan akupun menutup mataku dengan kesakitan.
.
.
.
Eh..?
.
.
Apa ini...?
Bukankah ini pohon yang kita tabraki tadi..?
Aku terbangun, melihat aku seperti habis bangun tidur didepan pohon yang kita tabraki tadi. Aku masih bisa merasakan bahwa aku masih memegang tangan Billar, aku melihat disamping kananku ada mobil kita yang tadi tertabrak, aku melihat kepala Maii masih terlihat seperti tadi, masih terluka didalam juga ada Billar dan Kenzi.
.
.
.
Eh...?
Itu Billar?
Dia terluka karena kecelakaan?
Bukannya dia sedang bergandengan tangan denganku ya...?
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Halo.....?
°•▪︎---▪︎•°
END
°•▪︎---▪︎•°
Terima kasih banyak sudah membaca! Semoga hari kalian menyenangkan! ^^