Pagi ini Bima masih tertidur di samping Ell sang putra, sedangkan Raya sudah pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri karena suara adzan subuh sudah berkumandang ! saat berada di kamar mandi perut Raya terasa sakit sekali dia mual muntah. "Oooeeekkk.. oooeeekkk... !!!." suara Raya dari kamar mandi, mendengar sang istri Muntah muntah Bima bergegas pergi ke kamar mandi menemui Raya ! tuturnya "Kamu kenapa sayang, kamu sakit ?." Wajah Raya nampak pucat sekali, diapun mengelak dan berkata "Nggak kok mas, aku cuma kelelahan saja." lanjut Bima memastikan lagi "Yakin, kamu nggak papa ?." Raya mengangguk dan berkata "Iya mas, aku nggak papa kok. aku cuma butuh istirahat saja !!!."
Raya kembali ke tempat tidur untuk kembali istirahat, sedangkan Bima pergi mandi setelahnya keluar membeli makanan untuk sarapan ! usai membeli sarapan Bima kembali pulang ke rumah. "Ayo sayang makan dulu." kata Bima sambil membawa sarapan ke dalam kamar, Rayapun bangun dan mengiyakan ! ketika lagi makan habis satu sendok dia mual muntah kembali. Melihatnya Bimapun sangat panik, tuturnya "Sayang bener kamu nggak papa? kita ke dokter yaaaa....!!!! biar tau kamu sakit apa." Raya menggeleng dan menjawab "Nggak usah mas, aku nggak papa kok... !!! aku cuma kelelahan saja kok." Hari semakin siang Bimapun bersiap berangkat kerja, "Sayang hati hati di rumah yaaaaa....!!! aku kerja dulu." sahut Raya "Iya mas."
Sehari hari Bima bekerja menjadi tukang ojek online, gajinya pas Pasan hanya cukup untuk makan sehari hari dan jajannya Ell sang putra ! namun Bima sudah sangat bersyukur dengan gajinya tersebut. Di rumah Raya tak bisa tidur terlebih Ell sudah bangun, dia sibuk momong Ell. Kala tengah asyik bermain dengan Ell tiba tiba Raya merasakan perutnya kembali mual, diapun berlari ke kamar mandi untuk muntah muntah ! "Ya Allah saya kenapa ini?." Beberapa hari ini memang Raya sering merasakan pusing dan mual muntah, dia ingat betul kalau bulan ini dia belum menstruasi ! tiba tiba wajah Raya seketika menjadi sangat panik sekali.
Raya ingat betul kalau diia sudah telat satu bulan tidak menstruasi, dia bergegas ke warung sebelah untuk membeli tespack guna mengecek kondisinya ! saat usai di cek ternyata Raya beneran positif hamil. Raya sangat senang.bercampur sedih, senang karena akhirnya dia hamil lagi meskipun Ell masih kecil belum pantas mempunyai adik lagi ! karena usia Ell yang baru 2 tahun. Raya sedih sekali pasti keluarganya sangat marah sekali kepadanya, karena dia dan Bima masih banyak mempunyai banyak hutang kepada Bella sang kakaknya ! di tambah lagi belum beban hidup mereka yang masih serba kekurangan.
Suatu hari saat Bima sudah pulang dari kerja, Raya bermaksud memberitaukan kabar gembira tersebut kepada Bima. Tuturnya dengan bahagia "Mas, aku punya kejutan untuk kamu." sahut Bima "Kejutan apa sayang?." Lalu Raya menunjukkan tespack kepada Bima dan berkata "Aku hamil lagi mas." Bak di sambar petir di siang bolong Bima mendengarnya "Apa sayang kamu hamil lagi ?." kata Bima sedikit tak percaya, dia sangat menyayangkan kehamilan Raya karena dia belum siap mempunyai anak lagi ! karena faktor ekonomi dan Ell yang masih sangat kecil. "Iya mas aku hamil lagi, ini buktinya." kata Raya sambil menunjukkan hasil tespacknya, mata Bima terbelalak lebih terkejut lagi dia benar benar syok ! jawabnya dengan nada tinggi "Nggak sayang, kamu nggak boleh hamil dulu lagi." sahut Raya dengan terkejut "Apa maksud kamu mas? kamu nggak mau anak ini lahir, dia nggak berdosa mas....!!! tega kamu."
Semenjak kehamilan Raya terkuak, sikap dan perilaku Bima sangat berbalik dratis ! yang tadinya perhatian kini menjadi sangat cuek. Yang dulunya selalu ada untuk keluarga kini menjadi sibuk sendiri tak ada waktu lagi untuk mereka, kini Bima selalu pulang larut malam ketika Raya dan Ell sudah tidur ! semuanya ini membuat Raya syok dan stres sekali. Sesungguhnya Raya juga tak ingin kembali hamil lagi, namun dia tak berdaya karena semuanya sudah kehendak Tuhan ! kita sebagai hambaNyA tak bisa menolaknya. Setiap kali Raya mendekati Bima Bima selalu menghindar, Raya sudah tak tahan lagi dengan sikap Bima ! karena kini Bima menjadi lebih dingin terhadap Raya. Bima ingin agar Raya menggugurkan kandungannya, namun Raya menolak untuk menggugurkan kandungan tersebut ! karena dia yakin kalau rezeki sudah ada yang mengaturnya. "Aku tak Sudi sama kamu lagi kalau kamu nggak mau menggugurkan kandungan tersebut, ngertiiii....!!!." jawab Raya dengan tegas "Nggak, saya nggak akan gugurkan dia ." lanjut Bima " kalau begitu ,kita pisah rumah saja."
Pertengkaran sengitt dan hebat tak bisa di hindari lagi oleh mereka, hingga suatu hari Bima membereskan barang barangnya dan dia pergi meninggalkan rumah ! dia pindah ke rumah pak Anton dan Bu Gita kedua orang tuanya. Raya semakin stres dan kalut, dia sudah tak tau lagi apa yang harus di lakukan nya ! bahkan dia hampir putus asa dengan semua ini. Hingga suatu hari Raya benar benar nekat karena jalan fikirnya sudah buntu tak menemukan solusinya, saat Ell sudah tidur nyenyak Raya melakukan aksinya ! Raya meminum obat penggugur kandungan. "Maafkan Mama ya sayang, Mama harus menggugurkan kamu....!!! Mama sayang kamu, ini yang terbaik untuk kita nak." bisik Raya sambil menitikkan air mata, sesungguhnya dia tak rela sang janin harus di gugurkan ! setelah meneguk obat menggugurkan kandungan Raya jatuh pingsan. Raya tergolek lemas tak berdaya, mulutnya mengeluarkan busa dari mulut dan dari selangkangan kaki mengalir darah ! namun keberuntungan masih menyertai.
Setelah Raya meneguk obat dan tak sadarkan diri, tiba tiba datanglah Bela sang kakak datang ke rumah ! pintu rumah Raya tak terkunci. Bella langsung masuk ke dalam rumah, betapa terkejutnya Bella saat mendapati sang adik sudah terkapar tergeletak di lantai ! Bellapun berteriak meminta tolong kepada para tetangga. "Tooollloooonnngggg.... toloooonnngggg.... tooollloooonnngggg.....!!!!." begitu teriak Bella sambil berlari keluar rumah, para tetanggapun berdatangan dan berkata "Ada apa buuuu...????." sahut Bella dengan panik "Tolong adik saya." Mereka beramai ramai menolong Raya, Raya segera di larikan ke rumah sakit ! dan beberapa kali Bellla menghubungi Bima sang suami Raya namun Bima tak ada menjawab.
Setiba di rumah sakit Raya segera di tangani oleh para tim medis, nyawa keduanya masih selamat dan tertolong ! Raya hanya mengalami sedikit pendarahan dan janinnya selamat. Seharian Raya masih dalam kondisi kritis dan pemulihan, setelah lama tak sadarkan diri akhirnya Raya siuman juga ! Bella tersenyum lega melihat sang adik telah sadarkan diri. "Di mana aku...???." bisik Raya dengan lirih, jawab Bella " kamu di rumah sakit Rayaaa....!!! kamu hamil ya Rayaaaa..??? anak kamu selamat." Raya terkejut dan berkata "Apa selamat kak?." lanjutnya "Kenapa kamu masih selamat nin janin...??? kenapa tidak gugur saja." betapa terkejutnya Bella mendengar penuturan dari Raya, katanya "Kenapa Yaaaaa... apa yang terjadi ?."Rayapun menceritakan semuanya kepada Bella sang kakak, Bella sangat sedih sekali mendengar penuturan dari Raya ! katanya "Sudah yaaa.... fokus saja pada kehamilanku, biarkan dia nanti di adopsi oleh Ilham dan Anisa saja !!! biar hidup dan masa depannya kelak terjamin."
Rayapun menyetujuinya karena sesungguhnya dia tak ingin menggugurkannya, Ilham dan Anisa adalah sepasang suami istri yang sudah menikah lama namun belum di karunia seorang anak ! mereka adalah anak semata wayang oleh Bella. Setelah berhari hari di rumah sakit akhirnya Raya sudah di perbolehkan pulang oleh dokter, kini Raya sudah semakin lebih baik lagi ! semakin hari usia kehamilan Raya terus bertambah dan perutnya terus membuncit besar. Kini telah tiba bulan di mana hpl sang bayi Raya, kini Raya pindah rumah ! dia sekarang tinggal bersama Ilham dan Anisa sang keponakannya. Suatu hari Raya merasakan perutnya sangat sakit sekali sepertinya mau melahirkan, Raya segera di larikan ke rumah sakit ! tak berselang lama lahirlah sang bayi yang cantik sekali sang anak berjenis kelamin perempuan. Raya tersenyum lega sang putri lahir dengan selamat, sang putri di bernama Nayla Safitri yang berarti anugerah suci ! setelah melahirkan Nayla Raya masih di perbolehkan untuk tinggal di rumah Ilham dan Anisa. Karena Raya di jadikan baby sitter oleh mereka, toh mereka sendiri juga sibuk dengan pekerjaan masing masing ! kalau siang hari Nayla bersama Raya sang ibu kandung dan kalau sudah malam hari Nayla bersama Ilham dan Anisa. Keduanya satu sama lainnya saling kompak, Meskipun harus berbagi anak Raya sudahlah merasa bahagia ! melihat anak anaknya berbahagia hidupnya dan terjamin masa depannya. Toh Ilham dan Anisa juga tak menghalangi Raya untuk bertemu Nayla, karena sejelek jeleknya dan seburuk buruknya Raya ! dia adalah ibu yang telah mengandung dan melahirkan Nayla.
Kini semakin hari Ell dan Nayla terus tumbuh dewasa, mereka telah tumbuh dewasa kini keduanya sudah beranjak remaja ! kini keduanya telah lulus SMA. Ell tumbuh menjadi cowok yang cooll dan ganteng, sedangkan Nayla tumbuh menjadi cewek elegant dan cantik mempesona ! remaja mana yang tak jatuh hati kepada keduanya. Lama menghilang tak ada kabarnya suatu hari Bima muncul kembali, sudah bertahun tahun dia mencari Raya dan Ell ! namun belum bertemu juga. Suatu hari Bima mendatangi rumah Ilham dan Anisa, dia menanyakan keberadaan Raya dan Ell ! "Mau apa kamu mencari Raya dan Ell, belum cukup dan puas mereka kamu sakit.?" Bima menangis merengek rengek ingin bertemu Raya dan Ell, katanya "Please mbak, beri kesempatan saya bertemu Raya dan Ell. !!! saya telah berdosa meninggalkan mereka." Karena tak tega melihat Bima akhirnya Bella memperbolehkan Bima bertemu Raya dan Ell, "Raya di depan ada tamu, sana temui dulu." bisik Bella terhadap Raya, jawab Raya "Tapi saya belum selesai masaknya mbak." sahut Bella "Sudah tinggalkan, biarin mbak yang menyelesaikannya." Raya hanya bisa nurut diapun beranjak ke depan, betapa terkejutnya Raya ketika melihat Bima ! dia. tak menyangka kalau Bima sang suaminya masih ingat terhadapnya dan Ell. Raya takut dan panik, saat dia sedang berjalan mundur Raya menyenggol pot bunga di meja sampingnya ! pot bunga jatuh ke lantai Raya sontak kaget diapun hendak berlari. Namun Bima telah melihatnya dan mengejarnya, katanya Bima "Raya sayang....!!!!!." Kedua mata keduanya saling beradu pandang, Bima lalu menggenggam kedua tangan Raya dan memeluknya ! Rayapun berteriak meronta ronta ""Lepaskan saya mas....!!!!!." sahut Bima semakin erat memeluknya "Nggak, saya menyesal telah meninggalkan kamu dan Ell." Raya menghardik "Terlambat sudah mas, silakan pergiiii.....!!!! dari sini." jawab Bima "Nggak, aku tidak akan pergi sebelum kamu maafkan dan ketemu Ell." lanjut Raya dengan berkaca kaca "Ell nggak ada, silakan pergiiii...!!! saya sudah maafin kamu." Ketika Raya dan Bima bertengkar adu mulut datanglah Ell dan Nayla, melihat sang ibu ketakutan Ell menghampiri keduanya dan tanpa berfikir panjang lagi ! Ell menghajar habis habisan Bima. "Ibu nggak papa?." seru Ell sambil memeluk Raya, jawab Raya "Ibu tidak papa kok Ell...!!!." Bimapun menyahut ucapan mereka berdua "Jadii ini Ell anakku Rayaa...???." Ell menatap Bima lalu dia memandangi Raya sang ibu, ujarnya "Siapa dia Bu? kok kenal Ell." Rayapun membuka suara, ia ceritakan semuanya kepada Ell juga Bima ! ketiganya pun lalu berpelukan penuh bahagia campur haru. Lanjut Bima "Lalu anak yang dulu ada dalam kandunganmu mana?." Ell menatap Raya sang ibu dan berkata "Apa Ell punya adek Bu?." Rayapun mengangguk dan menceritakan semuanya, lanjut Ell "Jadi Nayla itu sebenarnya adiknya Ell Bu." Ell dan Bima berlari memeluk Nayla, Ilham dan Anisa tersenyum melihat mereka berbaikan kembali ! dan mereka juga tak keberatan jika harus berbagi anak kepada Bima dan Raya. Hubungan kedua keluarga ini semakin lebih baik lagi, tidak ada perbedaan itu orang tua kandung ataupun orang tua angkat ! Nayla merasa bersyukur mempunyai keluarga yang utuh dan lengkap. Dan Bima kembali rujuk terhadap Raya, kini mereka menjadi keluarga yang bahagia dan harmonis ! masa lalu jadi pengalaman dan masa depan adalah tujuan.
TAMAT