Bagaimana jadinya jika tokoh cerita atau fiksi, itu menjadi nyata.
Rasanya akan aneh, begitu pun yg dialami oleh Firana antecilla atau yg kerap dipanggil Fira.
Gadis 17 tahun itu sangat suka sekali bergadang hanya gara² membaca cerita dunia oren itu.dia juga sangat menyukai tokoh ² fiksi nya yg begitu tampan.
Tapi kehidupan ia sangat misteri, karena setiap ia melakukan kegiatan nya, selalu saja ada seorang laki²yg seakan membisikkan sesuatu ditelinga nya, tapi tidak ada siapapun di dekat nya.
"Jangan deket² cowok, saya ga suka"begitu lah bisikan yg selalu diucapkan ditelinga Fira.
Awalnya Fira hanya menganggap angin lalu, mungkin itu hanya halusinasi gw aja, pikirnya.namun lama² bisikan itu menjadi horor.bagaimana tidak, setiap dia dekat dengan laki²selalu saja ada cobaan nya, dan bahkan orang yg Fira sukai saja meninggalkan Fira hanya gara² dia aneh.
Fira yg perustasi pun, selalu menyendiri di kamar nya, hidup nya yg awal nya baik²saja kenapa jadi seperti itu.
Fira itu sangat cantik, dan tubuh nya juga begitu ideal,muka baby face, badan tinggi, rambut panjang pirang, dan yg menjadi kesan manis nya ia memiliki ginsul, sehingga ia nyaris hampir sempurna.namun tidak dengn batinnya.
Maka tak heran jika para kaum Adam mengantri untuk mendapatkan hati nya.
Fira itu orang nya sangat ramah,lucu, baik pada siapapun dan sedikit bar².tapi semenjak hal itu terus menganggu pikiran Fira, ia menjadi aneh Dimata orang².
Karena selalu marah²tiba²,kadang juga bicara sendiri dan memukul²kepala nya.
Jadi orang²beranggapan nya Fira itu tidak waras,"cantik ² gilla"begitulah cibiran orang ².
Fira pun berubah menjadi pendiam, bahkan yg dulu nya yg selalu mendapat kan peringkat no 1 disekolah nya, kini tidak lagi, nilai nya bahkan menurun drastis, sehingga guru²pun bertanya²pada dirinya.
Yg awal nya dianggap sempurna oleh orang², bahkan dijadikan idola oleh mereka, kini ia malah dikucilkan bahkan dibuli setelah mereka tau jika orang tua nya bangkrut dan meninggalkan ia sebatang kara, tanpa sedikitpun harta yg disisihkan orang tua nya untuk dirinya, bahkan rumah saja sudah disita bank.dan sahabat nya pun meninggalkan dia karena kesalah pahaman.
Ntah dia harus bertahan apa tidak, bahkan ia tidak tau harus tinggal dimana.
Ditambah lagi bayaran sekolah sudah menunggak, sedangkan ia belum dapat pekerjaan.
Dan Fira pun berinisiatif melakukan bunuh diri direftoof sekolah nya.tapi pada saat ia ingin menjatuhkan diri nya, ia ditahan oleh seseorang,"jangan lakukan hal bodoh, kamu akan baik²saja suatu hari nanti"bisik nya ditelinga Fira.
Dan Fira pun membuka matanya,lalu melihat kearah sekeliling nya, ia tidak menemukan seorang pun didekat nya.
"LO SIAPA SIH ANJ, INI SEMUA GARA²LO, LO PENYEBAB NYA, LO ITU PERUSAK HIDUP ORANG, KALO LO PUNYA DENDAM SAMA GW, DATENGIN GW JANGAN BANCI LO ANJ"teriak Fira mengeluarkan unek-unek nya.
Namun tidak ada yg merespon nya,membuat Fira semakin emosi.
"KELUAR SIALAN"teriak Fira melihat sekeliling nya, namun tidak ada tanda-tanda orang yg akan muncul.
"Saya akan temuin kamu, pas waktunya"jawab orang itu, yg tidak tau dimana dia sembunyi nya, yg Fira dengar hanya suaranya saja.
"BANCI LO ANJ, GW BENCI LO HIKSS GW BENCI LO SIALAN, LO MAU NYA APA HA? SEKARANG GW UDAH HANCUR, DAN LO UDAH PUAS KAN LIAT KEADAAN GW YG SEKARANG,HIKSS, HIKSS, KENAPA LO GAK BUNUH GW LANGSUNG HA?, GW CAPEK ANJ HIKS"teriak Fira dan tangisan nya pun pecah.
"Saya janji akan temuin kamu, tapi setelah kamu menerima keadaan nya"ujar nya terdengar lirih ditambah angin yg kencang sehingga suara nya menjadi samar².
Fira pun mencoba mencerna kata²itu, maksud nya keadaan seperti apa, jika keadaan yg sekarang, ia rasanya ingin mati, apa lagi menerima nya dengan ikhlas,"LO PIKIR SEMUDAH ITU GW NERIMA INI SEMUA HA?"ujar Fira dengan emosi.
"....."
Tidak ada jawaban dari orang itu,Fira pun berdecih kesal.
"BANCI LO M*"*t"
Fira pun meninggalkan reftoof sekolah dengan perasaan campur aduk, ia sangat bingung kenapa takdir nya begitu miris.
Setelah Fira pergi, muncul lah bayangan putih di reftoop itu, lalu membentuk tubuh laki²yg begitu tampan,dan laki²itu pun memandangi kepergian Fira dengan senyuman"semangat, panda ku"gumam nya pelan.