Di sebuah hutan yang banyak tumbuhan belukar dan hewan buas terutama segerombolan serigala , disinilah aku dibuang oleh beberapa teman jahatku . Aku bernama Li Jian dari kota Beijing . Saat ini aku sedang dikejar oleh segerombolan serigala tadi . Aku pun berhasil diterkam oleh mereka . "Apa ini adalah akhir hidupku , aku harap setelah aku di surga nanti aku dapat bertemu dengan seorang malaikat cantik berparas lembut ". Itulah Aku , di kondisi sedang sekarat aku masih saja bernafsu .
Perlahan- lahan Aku mulai menutup mata . Tapi apa yang terjadi , aku pun tersadar lagi dan mengalami penderitaan di cabik- cabik serigala . Aku pun berteriak " Aaaaaahhh , ya Tuhan . Apakah aku akan hidup abadi hingga seperti ini ?!" . Aku pun merasakan kesengsaraan .
Tiba-tiba ada seseorang yang menjawab teriakanku tadi . " Kau akan selalu hidup abadi dan tidak bisa mati " . Datanglah seorang gadis berbaju merah, berambut panjang keabu-abuan . Dia mendekatiku dan mengulurkan tangannya ke dadaku dan menukar jantungku dengan jantungnya. Seketika aku tidak merasakan sakit apapun walaupun hanya tulang yang tersisa . Dan pada saat itu dia mengusir segerombolan serigala tadi .
Seketika tubuh yang penuh luka cabik kembali utuh dan bugar lagi . Aku langsung kabur pergi ke kota dan menaiki bus. Saat Aku mengintip di jendela bus , ternyata si gadis tadi mengikutiku . Perlahan dia berjalan menembus dinding bus dan mendekati ku . Dia pun mengancam ku "Kalau kau tidak menurutiku , akan ku ambil lagi jantungku dan kau akan menderita lagi secara abadi ".
Waktu pun berhenti ketika dia selesai bicara . Dia memekik leherku dan menaruh tangannya di dadaku dan berbisik .. " Bahagia atau Menderita , bahagia atau menderita , bahagia atau menderita " dia terus terusan berbisik dengan melodi lagu seperti nada yang diucap oleh Boneka Squid Game . Dia langsung cekantan mengambil jantung kembali . Tiba-tiba aku merasakan sakit yang luar biasa , dan seketika luka cabik tadi kembali muncul .
Aku pun meneriakinya " To.. Tolong kembalikan padaku lagi " . Dia pun mengembalikan nya . Aku pun bugar kembali .
Karena dia mengancamku untuk ikut , aku membawa nya ke rumahku yang kebetulan orang tuaku sudah tidak ada ( meninggal) . Dia pun menggigit tangan ku . Tanganku ku elakkan. Dia pun bilang " Gumi lapar.. Gumiho lapar ... nya nyaooa". Dia berbicara seolah-olah seperti kucing yang merengek meminta makanan.
Aku pun menjawabnya " Oh jadi namamu Gumiho , kau mau makan apa ?" . Dia terus menggigit tangan ku namun dengan pelan . Tiba-tiba pandangan matanya mengarah pada peternakan sapi milik tetangga ku . Dia pun berlari menuju peternakan dengan cepat bagai petir .
Dia menerkam salah satu sapi Milik tetangga , aku pun panik bukan kepalang . Aku menarik pinggang Gumiho dan membawanya pulang ke rumah . Dia pun marah namun mukanya masih terlihat manis dan menggemaskan . Aku pun mengajaknya ke restoran daging sapi .
Setibanya di restoran dia memakan lebih dari 3 kilo gram daging sapi . Tapi aku membiarkan nya . Ketika pulang ke rumah dia menuju kamar mandi dan menariku , lalu dia mempertunjukkan sesuatu . Ternyata dia adalah seekor siluman rubah ( HuliJing). Namun aku menghiraukan nya . Dia pun bicara padaku " Nya Gumiho suka Kakak , kakak tolong jangan marah ke Gumiho tentang tadi saat di hutan dan bus ya ". Dia terduduk di lantai dan menarik narik celanaku .
Aku pun bicara padanya , "Tidak apa apa , tapi perbuatanmu tadi mengerikan sekali " . Aku memeluknya erat .