Perang yang mendadak terjadi, membuat seorang pangeran harus menyelamatkan putri dari raja dan ratu. Putri yang merupakan penerus kerajaan Anderes, terpaksa pergi bersama prajuritnya.
"Ayahmu yang menyuruhku menjaga adinda. Baginda raja tidak akan mau, bahwa adinda kenapa-kenapa." ujar Guo.
"Tapi, aku tidak tahu harus tinggal dimana." jawab Putri.
"Aku akan membawamu ke suatu tempat." ucap Guo.
"Baiklah, aku akan ikut denganmu." jawabnya.
Beberapa jam dalam perjalanan, akhirnya mereka telah sampai. Putri terkejut, karena Guo membawanya pada sebuah istana.
"Kamu, kenapa membawa aku ke sini?" tanya Putri.
"Ini adalah istana, milik kedua orangtuaku." jawab Guo.
"Lalu, kenapa kamu menjadi prajurit di kerajaan milik orangtuaku?" tanya Putri penasaran.
"Karena aku ingin kamu mengerti, bahwa ada pria yang akan menjagamu. Tidak peduli hal apapun itu, dia tetap ada di sudut keberadaan paling dekat." jelas Guo.
"Maksudnya, selama ini kamu pria tangguh yang menyembunyikan kekayaan? Lalu, semua itu kamu lakukan karena mencintaiku?" Bertanya berlipat ganda.
"Benar, Ayahmu sangat setuju bila aku menjadi menantunya." Jawab Guo.
Mereka masuk ke dalam bersamaan, disambut oleh orangtua Guo. Mereka akan menjadikan Putri, sebagai permaisuri anaknya. Mereka senang, karena Guo dan Putri bisa saling cinta.
(The End)
****
Alasan cerpenku ini pendek banget, karena aku sudah menulis novel.