Tuhan memberkatimu !
Seorang kakek tua berjalan di sebuah gang sempit di bantu oleh tongkat penumpu yang ia pegang dengan tangan kanannya , dia terlihat memakai topi hitam bundar kecil dengan kemeja kotak-kotak longgar , Celana jeans hitam panjang yang ia pakai terlihat ketat dengan sepatu cokelat yang mecolok mengetuk-ngetuk jalanan yang basah .
" Tuhan memberkatimu " kakek tua itu berucap saat berpas-pasan dengan seorang lelaki muda yang tengah berjalan untuk pulang ke rumahnya , Sang lelaki muda kebingungan dengan ucapan kakek itu , kakek itupun pergi tanpa mengucapkan apapun lagi , Sang lelaki muda itu menggaruk-garuk pelan rambutnya karna merasa ada yang aneh , kemudian ia berbalik dan kembali berjalan untuk pulang .
Sang kakek kini terlihat menghampiri sebuah kedai kecil yang terdapat wanita tua yang tengah merapihkan dagangannya , Si kakek tiba-tiba kembali mengatakan " Tuhan memberkatimu ! " Dan tentu saja si wanita tua itu kebingungan , Si kakek kemudian pergi tanpa memesan apapun dari kedai itu , Si wania tua itu bergumam kesal dan kembali merapikan dagangannya .
Di perjalanan selanjutnya , Si kakek bertemu dengan seorang mahasiswa yang baru saja pulang dari kampus , Lagi-lagi di kakek berkata " Tuhan memberkatimu " si mahasiswa terlihat kebingungan , Tapi dia membalas dengan senyum " Tuhan memberkatimu kakek " Si kakek terlihat memgangguk dan menghentakan tongkat penumpunya ke jalan lalu pergi dengan suara sepatu yang berketuk gema , Si mahasiswa kemudian berbalik untuk melihat si kakek kembali , Namun si kakek lenyap begitu saja . Mahasiswa itu kemudian berjalan untuk pulang ke rumahnya , Tapi alangkah terkejutnya ia ketika melihat wanita tua si penjaga kedai terbujur kaku di atas dagangannya , Terlihat di tangannya terlihat goresan kecil bertuliskan " Tidak menjawab "
Lalu apa yang terjadi pada si lelaki muda ?
Mungkin yang tidak menjawab perkataan si kakek akan berakhir sama seperti penjaga kedai