Dimalam yang dihiasi bintang dan bulan. Aku duduk di kursi di sebuah taman kota bersama dengan dia dan kenangannya. Yang ku tulis didalam diary kecilku.
Ku buka lembar demi lembar dalam diary itu. Mengenang kisah cintaku dengan nya.
Saat itu aku yang hanya manusia biasa sangat mencintai dia yang berbeda. Dia sangat populer dan disukai semua orang. Aku selalu bermimpi bisa hidup bersamanya. Tapi aku tidak pantas mendapatkan cintanya.
Pernah pertama kali kami bertemu. Saat itu aku sedang melakukan hal yang biasa aku lakukan yaitu duduk di kursi taman dan menulis sesuatu di diary kecilku. Dia menemuiku, dia bertanya "apakah diary ini milikmu". Aku bingung mengapa dia menanyakan hal itu. Aku pun menjawab "iya".
Setelah itu dia bertanya lagi
"Apakah aku boleh tahu siapa namamu?"
Aku gak menyangka dia akan menanyakan namaku. Aku merasa begitu gugup saat didekatnya. Lalu aku pun menjawabnya.
"Ak..ku vany"
"Aku fikri. Vany,Kamu mau gak jadi temanku?
Dia memberikan kelingking pertanda persahabatan kepadaku. Aku pun menerimanya.
"Iya, aku mau"
Sejak saat itu kami sering bersama melalui hari-hari. Aku begitu bahagia saat bersamanya.
Suatu hari dia mengatakan kepadaku kalau sebenarnya dia itu buni, teman ku saat aku kecil. Dan dia juga mengajakku pacaran dengannya. Aku pun sangat senang mendengarnya. Dan hari itu adalah hari paling bahagia dalam hidupku.
Semua kenangan itu akan selalu tertuang dalam buku diary ku.
I LOVE YOU FIKRI
LOVE DIARY