Kanoru... adalah seorang anak laki-laki yang berusia sekitar 8 tahun. Kanoru hidup bahagia bersama ayah, Ibu, dan adiknya di rumahnya.
Suatu pagi, Kanoru harus berangkat ke sekolah untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Di kelas banyak yang menyambut ceria kedatangan Kanoru.
Kanoru bahagia di sambut oleh mereka se ceria itu. Dan pagi itu adalah pagi yg ceria untuk nya.
Saat siang...
Sepulang Sekolah Kanoru di rumah dengan Ibu dan adiknya saja. Lantaran sang Ayah pergi untuk bekerja di luar kota kata Ayahnya tadi pagi saat sarapan bersama.
"Aku Pulang..." Ucap Kanoru.
"KAKAK!!!!" Seru panggil sang Adik Perempuan nya Kanoru, Sena.
"Haha... Sena, Apa kau menungguku pulang sekolah?" Tanya Kanoru.
Sena mengangguk iya..
Lalu Ibu menghampiri Kanoru...
"Ayo ganti bajumu dan segera makan siang. Ibu ingin ke rumah Bibi Ran" Ucap Ibunya mengingatkan dan pergi.
"Baik Bu" Jawab Kanoru.
Selesai Ganti baju, Kanoru pergi makan siang bersama adiknya. Setelah itu ia bermain dengan adiknya sampai Sore saat ibunya pulang.
"Ibu Pulang..."
"Selamat datang kembali Ibu!" Ucap Kanoru yang masih bermain dengan Sena.
Ibunya terharu melihat sikap Kanoru...
Ibunya pun menangis karena melihat sosok Kanoru mirip dengan Ayah nya...
Sebenarnya... Ayahnya Kanoru meninggal dunia saat ia sekolah. Ayahnya Kanoru meninggal karena kecelakaan pesawat yang terjadi.
Sampai saat ini Kanoru belum di beri tahu kabar tentang Ayah nya yang sudah tiada...
Ia selalu menanti kepulangan Ayah nya saat sore menjelang Malam di depan teras rumahnya. Ia duduk di tangga teras rumah dan menunggu kepulangan Sang Ayah...
Kanoru selalu menunggu kepulangan Ayah nya, Ibunya hanya bisa berbohong kalau Sang Ayah masih bekerja di luar kota.
Sudah banyak waktu Kanoru menunggu kepulangan Ayahnya dan merindukan Ayahnya. Ia menanti elusan lembut Sang Ayah saat pulang ke rumah.
Ibunya yang merasa sudah waktunya untuk memberi tahu yang sebenarnya... Pada akhirnya memberitahu semuanya.
Kanoru hanya bisa menangis sambil menatap langit sore di teras rumahnya. Mengingat wajah Ayahnya atau kenangan bersama Ayahnya di teras itu.
Angin berhembus...
Kanoru melihat sosok Ayahnya di depannya. Ia sangat terkejut. Ayahnya menunduk menyamakan tubuhnya setinggi Kanoru dan mengelus Kepala nya dengan lembut seperti yg ia lakukan sepulang kerja saat ia masih hidup.
Kanoru hanya bisa diam membisu tanpa ia sadari air matanya mengalir dengan deras...
"Kanoru... Jadilah anak yang baik ya, Ayah akan ada di sampingmu selamanya... Walaupun Ayah sudah tiada" Ucap Ayah nya Kanoru dan memberi sebuah senyuman terakhirnya untuk bertemu Kanoru terakhir kalinya...
#Tamat#