Jika saja aku telat menyelamatkannya, mungkin kami tidak akan melaksanakan pernikahan hari ini.
Di pernikahanku dan Shilo, ada begitu banyak Dewa dan Dewi dunia sihir yang hadir.
Mereka bersorak gembira dan mengucapkan doa demi sebuah hubungan yang lebih lama, bagi kami berdua.
Aku tampil dengan gaun yang indah nan anggun. Wajahku bersinar seperti mentari. Aku merasa bahwa dunia adalah milikku saat ini.
Begitupula sebaliknya, Shilo menggunakan pakaian yang membuatnya terlihat gagah.
Di dunia Moonlight, tidak ada yang setampan dirinya. Aku beruntung memilikinya.
“Apa kau bersedia menerima Shilo sebagai suamimu?”
“Aku bersedia”
“Apa kau bersedia menerima ratu Riantanika sebagai istrimu?”
“Aku bersedia”
Cup.
Sebuah ciuman manis, menjadi akhir dari pengucapan janji suci pernikahan kami.
Setelah melalui banyak cobaan, akhirnya kami diberikan kesempatan untuk saling memiliki satu sama lain.
Sejak menikah denganku, Shilo resmi menjadi Sri Dewa Maharaja Rembulan. Sedangkan aku adalah Sri Dewi Ratu Agung Rembulan.
Akankah kami akan bahagia?
Tidak bisa dipastikan.
Selesai.