Di suatu kampus ternama California, dan dengan persaingan yang tinggi antar siswa dan beragam sifat ke unikan mereka.
Dan di kampus ini juga terdapat lah seseorang siswa yang di sebut bad boy.
Dialah sang pangeran kampus yang selalu di aidol kan semua wanita di kampus tersebut dan tak ada satu pun yang tak tertarik ke pada pesona nya, bahkan para dosen pun banyak yang terpanah karena pesona dari Bryan Angelo, karena dia adalah selain tampan, ramah dan murid tercerdas di kampus itu, walau orang nya agak sedikit membangkang dan tak taat peraturan dan di karnakan Ayah nya adalah penyokong dana terbesar di kampus itu, maka tak ada yang berani mengusik nya.
Hingga suatu hari...
Datang lah...murid baru bernama Jhoanita Prasisca, dari kota sebelah yang baru di kirim hari ini dan dia adalah murid yang mendapat beasiswa dan seorang yang sederhana, tetapi agak sedikit tomboy serta cuek.
Dan... Karena ke cuekan jhoan inilah, yang membuat Bryan semakin penasaran di buat nya.
Dannn.. ini lah kejadian hari ini...
Pagi ini Bryan datang terlambat ke kampus nya dan dengan terburu-buru, iya hendak memasuki kampus nya itu.
Akan tetapi betepatan pula Jhoan yang baru saja turun dari taxi nya, dan begitu pun Bryan yang buru-buru hendak memasuki gerbang kampus nya, tiba sampai Bryan menyerempet jhoan dengan motor besar nya itu.
Terang saja dengan kejadian ini yang membuat jhoan jatuh, serta sikap Bryan yang cuek tampa meminta maaf apa lagi menolong nya.
Ini membuat Jhoan naik pitam serta langsung berdiri dan melepas sepatu kets nya dannn...
Tepat sasaran...
Ternyata lemparan sepatu itu tepat sasaran mengenai helm kepala nya Bryan dan ini tidak perna terjadi ke pada nya seumur-umur.
Bryan pun setelah mendapat perlakuan seperti ini langsung menghenti kan motor nya serta menggertak kan gigi dan mulai berbelok ke arah Jhoan.
Jhoan yang replek pun menjadi terbengong dan sedikit panik.
Akan tetapi iya tidak mau menunjuknkan kelemahan nya di depan laki-laki yang di anggap nya tidak sopan itu.
Dengan di balas tatapan tajam oleh Jhoanita.. Bryan yang awal nya menganggap remeh Jhoan pun menjadi tertantang.
Dalam hati Bryan berkata..unik..cuma dia yang berani melawan ku.
Lalu dengan tatapan dingin.. Bryan mendekati jhoan sambil berucap..."apa maksud mu melempar ku, apa kamu tidak takut kehilangan sebelah sepatu mu dan masuk ke dalam kampus dengan kaki polos mu itu hah... Bryan yang berkata sambil menatap tajam Jhoan dan mencoba menggertak nya serta di tatap nya Jhoan dan berkata di dalam hati.. ternyata dia tidak lebih buruk..sambil tersenyum sinis..
Jhoan yang semula berhadapan dan sedikit terpesonah, tetapi cepat jhoan sadar kan serta di tepis sambil berucap..kamu itu tidak ada sopan satun kepada wanita dan wajar aku memberi mu pelajaran atau kamu selama di kampus ini belum perna di ajar kan tentang tatakrama yah ke pada seseorang..dasar..bocah tengil...dengan sedikit keberanian dan sedikit juga ada keraguan Jhoan mencoba menggeretak Bryen.
mendengar nya, Bryan pun...menggertak kan gigi nya sambil berucap...hai Nona..apa kau murid baru di kampus ini, dan siapa yang tidak kenal ke pada ku..dan kau..baru kau yang berani berkata seperti ini ke pada ku, dan apa kau tidak takut ke pada ku bila ku katakan siapa aku sebenar nya.
Lalu Jhoan pun mulai emosi tapi dia melihat jam tangan dan sedikit panik karena iya telah telat masuk ke kampus nya, lalu berucap..aku tidak takut ke pada mu dan asal kau tau, kau manusia dan aku juga manusia, kenapa aku mesti takut dan aku sudah telat..nanti saja kita sambung kalau kita ketemu lagi, sini sepatu ku..dengan sedikit membentak Jhoan berkata dan meninggal kan Bryan mematung sendiri di situ.
Bryan pun tertegun serta tersadar dan berucap..hai wanita.. tunggu, aku belum selesai bicara, akan tetapi...jhoan telah berjalan terlalu cepat dan di saat Bryan menghidup kan motor nya, iya kehilangan jejak.
Shitttt... Bryan berucap dengan amarah nya dan secepat nya memarkir kan motor nya serta mulai memasuki kelas dengan santai nya.
Dan..di dalam kelas nya ternyata ada sosok wanita yang sangat tidak familiar bagi Bryan serta menatap nya dengan sinis dan beringsud duduk ke bangku nya dengan di sambut oleh semua teman kelas nya.
Dengan santai Bryan berucap ke pada salah satu teman satu kelas nya dan dengan kaki satu yang di naikan di atas meja.. Bryan tak lepas menatap Jhoan.
Lalu teman nya pun menjawab dengan santai.."cuma murid pindahan dari kota sebelah dan masuk juga karena beasiswa..hahaha..selepas itu mereka tertawa karena yakin Bryan tidak akan tertarik.
Akan tetapi sebalik nya, malah Bryan berucap..kosong kan satu bangku di sebelah untuk nya.
Kenapa bos..semua teman nya heran dan bertanya.
Turuti saja perintah ku...kucing liar ini akan ku beri pelajaran karena telah berani melawan ku.
Apaaaa...semua teman nya terkejut, dan kembali berucap...siapa yang berani melawan bos dan tidak tertarik dengan pesonah mu itu.
Dannn.. Bryan pun menjadi berang setelah mendengar nya ssmbil berucap...diammm...turuti saja perintah ku.
Dengan keributan itu, membuat Dosen serta Jhoan berhenti memperkenal kan diri nya, serta tersadar akan sosok yang baru saja membuat nya jengkel dan menatap nya tajam.
Sang dosen pun menoleh ke arah berisik tadi dan melihat serta cuma ada bangku kosong di samping Bryan serta berucap...Jhoan..silah kan kamu duduk di bangku kosong itu.
Jhoan tentu saja melotot kan mata nya sambil berucap. bisa tidak di tukar bangku nya.
Lalu sang dosen pun berucap, tidak bisa dan kita sudah telat memulai pelajaran..dan segerah lah duduk supaya kita dengan segerah pula memulai pelajaran.
Dengan berat hati Jhoan menghampiri dan mencoba duduk, akan tetapi sejak kapan bangku itu bergeser, serta menyebab kan Jhoan jatuh dan membuat sekelas heboh serta menertawai nya semua.
Dengan amarah nya Jhoan berdiri dan berucap...kamu...!!!
Apa liat-liat...Bryan berucap sambil menatap tajam Jhoan dan di balas Jhoan...dengan menginjak sebelah kaki Bryan dengan keras serta membuat nya meringis kesakitan dan dengan wajah tampa dosa Jhoan pun langsung duduk serta merapikan perlengkapan belajar nya.
Semua di situ menatap takjub, karena..baru kali ini ada yang berani menantang Bryan.
Dan dengan menggertak kan gigi nya pula Bryan berbisik...celaka lah kau setelah ini, dan tunggu pembalasan ku selanjut nya, hingga waktu belajar pun selesai dan Jhoan mulai beranjak hendak pulang.
Akan tetapi selepas jhoan berjalan hendak keluar kelas dan Jhoan di hentikan serta di hadang teman-teman nya Bryan.
Jhoan pun sadar ini sesuatu berbahaya dan segerah merogoh kantong celana serta menyalakan siaran langsung yang membuat membuat mereka semua menciut takut keburukan mereka tersebar dan nama orang tua mereka menjadi taruhan nya.
Maka dengan segerah mereka melepas kan Jhoan...
Bryan pun mengamuk hingga meng obra abrik kelas tersebut sambil berucap...cari tau segerah identitas nya dan aku ingin segerah memberi nya pelajaran.
Dengan segerah pula, salah satu teman nya mencari tau melalui internet dan mendapat kan identitas serta alamat nya.
Dengan senyum licik, Bryan berucap...ayo kita ke kantin.
Semua teman nya merasa heran, dan hanya bisa mengikuti saja.
Sesampai nya di kantin mereka makan dan mengobrol seperti biasa, hingga mereka semua pulang ketempat masing-masing.
Malam pun tiba, dan Bryan mendatangi kosan nya Jhoan dan betapa kaget nya Jhoan melihat Bryan saat ini di hadapan nya.
Jhoan tak berani mengajak nya masuk, akan tetapi Bryan menerobos masuk ke dalam kosan nya tampa permisi serta dengan santai pula, iya duduk di sofa nya dan berucap..aku haus...!
Dengan terpaksa pula Jhoan membuat kan minuman dan berkata, ada keperluan apa kau kemari.
Dengan santai Bryan berucap...kau harus menjadi pacar ku.
Dan dengan mata melotot Jhoan pun berucap...apa maksud mu, kita baru saja mengenal dan itu pun perlakuan mu..sangat buruk terhadap ku, mana mungkin aku menjadi kan mu pacar dan sebaik nya kamu pulang saja sekarang.
Aku tidak akan pulang sebelum kamu mengata kan iya, aku tertarik ke pada mu, karena hanya kamu yang berani menantang serta menolak ku dan aku mengingin kan mu dan juga kamu harus mau.
Apaaa...kalau aku tidak mau bagai mana.. dengan kembali menantang Jhoan berkata, iya merasa seperti di leceh dan di rendah kan.
Tapi dengan santai pula Bryan berucap.." kamu harus mau bila tidak mau panti tempat asal mu di hancur kan dan beasiswa mu di cabut...
Apa-apaan ini..! "kamu mengancam ku...?
terserah..Bryan berucap sambil menyedu minuman nya dan menatap sekeliling.
Dengan geram nya Jhoan berkata..siapa kamu dan Bryan pun menjawab sambil menunjuk kan internet serta keluar lah sebuah data yang mengejut kan bagi Jhoan hingga Jhoan pun mau tak mau harus mau..dan dia harus berkorban bukan hanya untuk kepentingan nya atau kehancuran anak-anak panti menunggu nya.
Dengan berat hati pula Jhoan berkata..baik lah dan kau pulang lah terlebih dahulu, karena ini sudah larut dan tidak baik bagi kita bila di lihat tetangga.
Dengan tersenyum Bryan berucap..baik lah dan aku akan jemput kamu, besok tuk pergi kampus bersama.
Jhoan pun melotot kan mata nya, akan tetapi iya tak berdaya.
Dan keesokan pagi nya, benar saja...Bryan menjeput nya dengan motor dan mengajak nya ke kampus bersama.
Dan kehebohan pula terjadi di kampus, karena sekarang si bad boy telah menaklukan si kucing liar nya.
sekian, tamat dan terimakasih.