“Aku akan kembali”
.
.
.
.
Sudah setahun sejak Lia mengucapkan kata itu padaku.
.
.
.
Namaku adalah Aston. Lelaki yang dikenal sombong dan tidak terlalu banyak bicara.
Memasuki usia dewasa, entah mengapa dari sekian banyak wanita, hanya dia yang paling menarik perhatian.
Dia memang tidak terlalu cantik. Tapi kharisma dan wajahnya yang selalu ceria membuatku tertarik.
Setelah memperhatikannya selama beberapa bulan, aku membulatkan tekad untuk menyatakan cinta.
Ia pun menerimanya.
Aku bahagia.
Hubungan kami berjalan baik, sama seperti pasangan kasmaran lainnya.
Hingga pada suatu hari, Lia pamit pergi ke rumah neneknya yang sedang sakit.
“Aku akan kembali”
.
.
.
.
Sejak kepergian Lia, aku menjadi sangat kesepian. Ia juga sudah tidak pernah lagi berkomunikasi denganku.
Dimana dia?
Kenapa dia tidak pernah memberi kabar?
Kapan dia akan kembali?
Apakah aku harus menunggu terus seperti ini?
End~