hari minggu seperti biasanya, aku hanya diam di rumah dan tidak keluar dari kamar ku.
karena, aku tidak punya teman dan jarang sekali keluar rumah (nolep)....
namun saat pertama kalinya aku masuk bangku SMA (naik kelas 10) ada seseorang anak laki laki yg mengatakan " Hai siapa namamu? ". aku pikir itu cukup aneh karena semenjak SD aku tidk punya teman, dan saat SMP justru aku dibully karena wajahku yg mirip seperti perempuan.
aku tidak tau kenapa mereka membenci wajahku tpi, aku sering di kira perempuan aku bahkan berpikir "apakah secantik itu?" aku hanya bisa menerima itu karena apa pun yg di berikan Tuhan adalah yang terbaik.
"hei siapa namamu ?"
di saat aku menjawab nya dia sendikit kaget karena, aku membentak nya itu karena aku reflek saat dia bertanya.
aku berteriak "NAMAKU HIRO!!" laki laki itu berkata, "heh kamu ini kenapa?,kalo gitu salken aku dion heheh". dan seisi kelas tertawa.
"ahahhaah laki laki yg imut" perempuan berambut pendek dengan jepit rambut berwarna kuning itu mengakannya. aku kaget dia tidak membully ku.
biasanya perempuan yg melihatku akan mengatakan, TCH MENJIJIKKAN.
aku sangat bahagia karena di bangku SMA ini aku tidak akan dibully lagi dan aku mempunyai sahabat, kita berbagi kontak, kita pulang bersama, ke kantin bersama, siapa lagi kalau bukan dion.
tpi... ada hal yg membuat kita harus dipisahkan karena masalh kontrak kerja orang tua dion sudah selesai, saat itu aku sangat kaget karena tidak percaya akan di tinggalkan oleh sahabatku, namun ia berjanji akan menemui ku lagi. dan kita bisa bertemu dengan Vidcall.
aku selalu menunggu untuk bisa bertemu lagi. sudah 2 tahun berlalu sampai aku lulus SMA, katanya minggu depan dia akan kembali aku sangat senang kita bisa betemu kembali,dan di saat hari itu tiba,dan saat aku bertemu dengannya aku langsung memeluk sahabatku, baunya masih sama, dia lebih tinggi dari ku dan badanya bertambah lebar dari ku. dia membalas pelukan ku dan berkata "aku menyukaimu, hiro... " aku sangat kaget dan aku membalas.
"HIH NAJISS" begitu, dan dia memasang wajah kecewa seakan dia serius oleh hal itu,
"lo lupa ya kalo gw cowok terus sekarang gw udah gak di kira cwek lagi ama orang tau!" aku begitu
"iya gw tau gw juga cowok tpi gw gak bisa bohong kalo gw suka ama lu" dia bilang begitu dan aku
"gw juga suka ama lu" dan aku langsung lari darinya, dia kaget dan ikut mengejarku sambil kerkata "LU GAK BOHONG KAN ROO?" aku tersenyum padanya
TAMAT~
awolk awolk mintak likenya dong kawan 🗿.