mengenal mu adalah hal paling terindah dalam diri ku
memiliki mu adalah kehancuran bagi hidup ku.
itu lah kalimat yang selalu tertancap dalam pikiran ku sebelas tahun yang lalu
tiga tahun menjalin hubungan dengan mu, perasaan ku biasa biasa saja, tak ada ke indahan yang aku rasakan.
meskipun begitu banyak pengorbanan yang sudah kau lakukan pada ku, kau memberikan kasih sayang yang tulus untuk ku, kau begitu setia menemani ku, dan menunggu ku.
tapi entah mengapa aku hanya menyia nyiakan mu mungkin pikiran ku saat itu masih di penuhi dengan ke tidak Setiaan.
kembali ke lima tahun yang lalu saat aku tak lagi bersama mu, saat aku tak lagi melihat mu, dan saat itu pun aku telah menghancurkan kesetiaan mu. maaf kan aku.
yang telah meninggalkan mu, menikah dengan dia pilihan hati ku, mulai saat itu kau menghilang tanpa kabar, ku pikir kau telah membenci ku.
sembilan tahun berlalu kini aku kembali ke kehidupan ku sebelumnya, aku sendiri rumah tangga ku hancur berantakan aku tak tau lagi harus bagaimana, tak bisa lagi aku mempertahan kan rumah tangga ku.
kini aku berjalan sendiri tanpa arah dan tujuan.
pada saat ini juga kau kembali dari masa lalu ku menemani ku melewati hancurnya hati ku.
sekecil pun tak ada sedikit perubahan dalam perasaan mu, kau masih sama mencintai ku seperti delapan tahun yang lalu, bahkan saat ini kau lebih menyayangi ku meskipun telah aku hianati cinta mu.
dua tahun kembali menjalin cinta dengan mu, untuk yang ke dua kalinya aku menghianati mu aku kembali menikah dengan orang lain.
aku pergi meninggal kan mu tanpa meninggalkan kabar tentang ku.
saat kau mengetahui semua yang aku lakukan kau hanya tetap tersenyum, dan tetap menghubungi ku kau mencurahkan kasih sayang mu yang tulus,
meskipun aku telah bersama dengan orang lain.
kau selalu mengabari ku, tapi aku hanya mengacuhkan mu, kadang aku tak mau bicara dengan mu, bagi ku kehadiran mu sangat mengusik kebahagiaan ku, tanpa aku sadari kau sangat menyayangi ku, dan aku begitu angkuhnya tak pernah menghargai perasaan dan pengorbanan mu.
sebulan kini kau tak lagi mengabari ku, aku begitu resah, kenapa dia tak lagi menghubungi ku tak seperti biasanya, kali ini aku yang memikirkannya.
saat aku mengabarinya dia hanya mengacuhkan ku, saat ku tanya kenapa sudah tidak ada kabar dia hanya diam, tak merespon pertanyaan ku.
aku merasah kecewa kenapa dia berubah ?
dia tak seperti yang aku kenal, aku ingin marah tapi tak mungkin.
aku semakin kesal padanya.
mungkin apa yang aku rasahkan sekarang, begini lah yang telah dia rasakan dulu, betapa sakit di hianati orang yang kita sayangi.
seminggu tanpa kabar.
tiba tiba dia menghubungi ku, dan berkata aku telah menyayangi seseorang, dan itu bukan kamu lagi.
mungkin saat ini dan seterusnya aku tak akan lagi MenganGu kamu, jaga diri baik baik yah jangan lupa makan yang banyak dan jaga kesehatan kamu.
membaca pesan darinya, tangisan ku pun pecah, dada ku terasah sesak, jantung ku berdetak dengan cepat ternyata aku menyayangi nya, aku terlalu egois.
hanya Selalu menyakitinya, dan saat ini dia sudah menyerah dengan ku, dia tak lagi mencintai ku dan dia telah menyayangi orang lain, betapa beruntungnya wanita itu.
aku tetap menghubunginya dan meminta maaf aku tak ingin dia mencintai orang lain, aku merasah dia tak pernah menggangguku.
saat ini baru aku menyadari betapa berartinya seseorang saat dia telah pergi meninggalkan mu dan mencintai orang lain.