"Peringkat satu diraih oleh … Ananda KEYSHA MUTIARA." seru Bu Laila. Nay termangu. Bukan dirinya, bukan dirinya yang meraih peringkat satu kali ini. Tapi, sahabatnya…
"Mut, lo hebat banget, Mut. Bisa bisanya lo peringkat satu." puji Zaki teman sekelas Mutia dan Nay. Mutia tersenyum.
Hari ini pengumuman peringkat, Nay mengira ia akan mendapat ranking satu lagi, tapi tidak.
Nay menyukai Zaki, sejak kelas 8, hingga kelas XI kali ini. Biasanya, Zaki lebih dekat dengan Nay. Menghibur Nay, menyejukkan hati Nay, dan lainnya. Tapi, kali ini, Zaki bahkan memeluk Mutia. Zaki mengajak Mutia pulang, Zaki tak pernah melakukan hal itu pada Nay. Nay sakit hati, cemburu, kesal, sedih marah, semua bercampur jadi satu, mirip Es buah campur garam dan sambal. Rasanya tidak enak. Seperti perasaan Nay kali ini.
Nay terdiam lama. Ia tak rela. Sungguh, Nay tak rela. Akankah seseorang rela jika seluruh impiannya direbut oleh sahabatnya sendiri? Ya, seperti itulah Nay. Sahabat Nay, Mutia merebut gelar "Juara Kelas" darinya, merebut peringkat satu darinya, merebut perhatian para guru, dan merebut perhatian Zaki. Nay terisak. Ya tuhan....
Pagi ini, peringkat kelas diumumkan. Nay yang selama ini terkenal pandai, selalu peringkat satu, sekarang peringkatnya diluar 3 besar. Ranking 5. Dan, Mutia sahabatnya, yang menempati ranking satu. Bukan salah Mutia, semuanya bukan salah Mutia.
Tapi, dirinya bukan tak berusaha. Siang malam ia belajar, sampai pukul 3 dini hari ia belum tidur karena menyelesaikan persoalan matematika. Tapi … Kenapa hasilnya seperti ini? Kurang keras-kah usaha belajar Nay?
Nay tidak marah jika Mutia meraih gelar Juara Kelas, namun Nay marah kalau Mutia merebut Zaki pula.
Ia menangis, sesenggukan. Nay ingat perkataan Mutia ketika Mutia tahu dia peringkat satu.
"Nay, kok kamu rankingnya turun, sih? Tapi nggak apa apa, ya, karena rankingmu turun, aku bisa ranking satu. Xixixi…"
Nay menangis keras lagi. Jahat!!! Perkataan Mutia seolah dirinya senang bisa menyingkirkan Nay. Ya, mungkin Mutia lebih keras berusaha dibanding Nay.
Nay mencintai Zaki. Nay dan Zaki selama ini sangat dekat, bagaikan sepasang kekasih. Namun, bagi Zaki, Nay hanya seorang sahabat saja, tidak lebih tidak kurang.
Nay sangat sakit hati melihat Zaki memeluk Mutia, merangkulnya, bahkan mencubit pipi Mutia. Selama ini, Zaki tak pernah melakukan hal itu pada Nay. Nay kali ini menangis makin keras.
Sudah pukul 5 sore. Sekolah sudah sepi. Nay masih duduk di pinggir kolam ikan dan menangis.
"Masih di sini, Nay?" tanya seseorang. Nay menghapus air matanya, dan menoleh. Zaki!!!
"Eee emm iiya…" ujar Nay. Zaki tersenyum, ia duduk di samping Nay. Nay senang, Zaki datang. Setidaknya Zaki tak melupakannya.
"Lo habis nangis, Nay?" tanya Zaki lembut. Nay terdiam.
"Eh, emg enggak…" ujar Nay. Zaki menatapnya sambil tersenyum.
"Ayo, jujurlah…" sahut Zaki. Nay tersenyum,
"Mana Mutia?" tanya Nay. Zaki tertawa,
"Dia sedang berbahagia di cafe bersama kekasihnya." sahut Zaki. Nay terserentak. Kekasih? Mutia?? Siapa???
"Siapa, Ki?" tanya Nay. Zaki menjawab,
"Mereka baru jadian habis Dzuhur tadi, namanya Ryan. Mereka teman masa kecil. Cocok banget deh." ujar Zaki sambil tertawa. Nay lega, itu bukan Zaki. Ya iyalah, Zaki nya di sini.
"Kok kamu nggak cemburu, Ki?" tanya Nay langsung. Zaki menatap Nay
"Maksudmu, Nay? Cemburu?" tanya Zaki bingung.
"Yaahh, kukira lo suka sama Mutia." ujar Nay sambil tertawa. Walaupun, hatinya sakit mendengar perkataannya sendiri.
"Nggaklah. Gue udah punya kekasih, Nay." ujar Zaki. Nay kali ini terkejut luar biasa.
"Si siapa, Ki?" tanya Nay.
"Aahh masa lo nggak tau, Nay?"
"Beneran, gue gak tau. Siapa, Ki??"
"Kekasih gue kan ada di samping gue…"
Nay terkejut. Dirinya!
"Maksud lo??"
Zaki menghela nafas, "Gue udah lama suka sama lo, Nay. Sejak kelas 7. Tapi Gue malu nyatain perasaan gue. Pas kita bareng bareng, gue tuh seneng banget. Nyaman deket lo."
Nay terdiam, cintanya ternyata tak bertepuk sebelah tangan
Nay serontak memeluk Zaki sambil menangis. sore ini juga, nay dan Zaki jadian. Akhirnya Nay tahu, Tuhan Maha Adil. Terima kasih, Ya tuhan …
THE EN
karya alunna...
-TERIMAKASIH...